Evaluasi terhadap Fish Sanctuary pantai pasir putih Prigi Kabupaten Trenggalek Jawa Timur : studi kasus tentang fish santuary Pantai Pasir Putih Prigi

FatkhurrohmanAzis (2010) Evaluasi terhadap Fish Sanctuary pantai pasir putih Prigi Kabupaten Trenggalek Jawa Timur : studi kasus tentang fish santuary Pantai Pasir Putih Prigi. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini di laksanakan mulai tanggal 15 Mei 2010 sampai dengan tanggal 30 Juni 2010. Penelitian ini dilaksanakan di Daerah Perlindungan Laut atau Fish Sanctuary Pasir Putih Pantai Prigi Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Lokasi tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa Fish Sanctuary Pasir Putih (FSPP) merupakan salah satu tempat pemulihan sumberdaya perikanan berbasis masyarakat yang dimana program ini sudah lama dijalankan serta tempatnya berada pada daerah wisata sehingga menarik untuk di kaji permasalahan yang ada di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) sejarah perkembangan (FSPP) mulai awal hingga sekarang, 2) sejauh mana partisipasi masyarakat sekitar, wisatawan, dan pengelola terhadap (FSPP), 3) Mekanisme kerja kelembagaan pengelola (FSPP), 4) unit usaha yang ada pada (FSPP), 5) langkah-langkah pengelolaan pada Fish Sanctuary untuk selanjutnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kualitatif dengan teknik yang digunakan adalah studi kasus. Analisa data yang digunakan adalah Analisis perjodohan pola, pembuatan eksplanasi, dan Analisis deret waktu. Sedangkan tekhnik yang digunakan untuk penentuan responden adalah Snowball sampling technique. FSPP berada diteluk Prigi yang terletak di Dusun Karanggongso Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Jawa Timur. Posisi kordinat desa Tasikmadu sendiri adalah 8° 17’ 43’’ LS dan 8° 24’ 25’’ LS serta 111° 43’ 08’’ BT dan 111° 45’ 08’’ BT yang memiliki batasan sebagai berikut a) sebelah utara : Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, b) Sebelah selatan : Samudera Hindia, c) Sebelah barat : Desa Prigi Kecamatan Watulimo, dan c) Sebelah timur : Kecamatan Besuki dan Samudera Hindia. Sejarah dari FSPP dibentuk Cofish Project tahun 2001, adalah sebuah lokasi yang memiliki luas 81 ha, dengan sumberdaya yang dilindungi terumbu karang. Di lokasi ini telah ditanam sejumlah 760 buah stupa yang berfungsi sebagai substrat terumbu karang. Latar belakang dibentuknya fish sanctuary pasir putih pada dasarnya adalah berangkat dari permasalahan pokok yang dihadapi pemerintah Indonesia pada sektor perikanan yang meliputi : 1) isolasi sosial dan kemiskinan masyarakat perikanan pantai, 2) berkurangnya sumberdaya di sekitar pantai. Dari permasalahan tersebut kemudian pemerintah atau Departemen Kelautan dan Perikanan kabupaten Trenggalek membuat penataan Fish sanctuary pasir putih yang merupakan hasil kerja sama antara Fakultas perikanan UB Malang dengan bagian Proyek CO-FISH kabupaten Trenggalek. Naskah kerjasama tersebut tertuang dalam kontrak (SPP) No. 37/SPP/CO-FISH/TGL/VIII/2001 tanggal 2 Agustus 2001. Kondisi fish sanctuary yang memerlukan perbaikan atau yang perlu diganti meliputi kondisi fisik serta kondisi habitat. Untuk keadaan dari fasilitas fisik dari FSPP banyak sekali yang perlu diperbarui maupun diganti, adapun kondisi fisik tersebut meliputi papan pengumuman, kapal wisata, serta tempat pendaratan kapal wisata. Sedangkan untuk kondisi habitat Terumbu alami Nampak mulai pulih, walaupun dibeberapa tempat terlihat telah mengalami pemutihan dan terndam lumpur, namun masih ada harapan kembali apabila sedimentasi, erosi dan limbah yang ada disekitarnya dapat dicegah. disepakatinya suatu gugus pengelola Fish Sanctuary pasir putih yang anggotanya berjumlah 17 orang. Anggota Gugus pengelola terdiri dari perwakilan masyarakat lokal, PSBK Prigi – Lestari, unsur pemerintahan desa, kecamatan, KORAMIL, POLSEK, Dianas Pariwisata, Lingkungan Hidup, Pertambangan, dan Energi, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Trenggalek. System pengawasan ini pada dasarnya merupakan modifikasi dari system yang telah ada selama ini dan dikenal dengan system SISWASMAS. Unit usaha yang terdapat pada FSPP sampai saat ini meliputi kapal wisata dan usaha budidaya rumput laut. Untuk kapal yang saat ini akan dibentuknya kelompok kapal wisata guna pemberian asuransi yang diberikan oleh pihak pariwisata, kemudian untuk budidaya rumput laut proses pengerjaannya masih secara indifidu oleh salah satu dari gugus pengelola. Langkah-langkah pengelolaan pada FSPP untuk selanjutnya masih terkendala dengan dana yang pernah diajukan oleh pihak DKP Kabupaten Trenggalek kepada pemerintah. Sedangkan harapan dari pengelola FSPP adalah perlu dibentuknya kembali kelompok-kelompok yang baru agar lebih fokus terhadap FSPP.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2010/92/051100140
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 28 Jan 2011 14:14
Last Modified: 21 Oct 2021 07:09
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132761
[thumbnail of 051100140.pdf]
Preview
Text
051100140.pdf

Download (8MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item