Evaluasi Terhadap Implementasi Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM-MKP) di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trengggalek

SanceYuniarto (2010) Evaluasi Terhadap Implementasi Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM-MKP) di Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trengggalek. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Secara historis, bangsa Indonesia adalah bangsa bahari yang ditunjukkan oleh berbagai peradaban kerajaan nusantara dalam berinteraksi dengan komunitas dunia. Masyarakat bahari, khususnya nelayan Indonesia hingga kini terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Kondisi yang sangat ironis jika masyarakat pesisir khususnya nelayan dan pembudidaya ikan hidupnya tidak egiliter, sementara berada dalam sebuah negara yang kaya sumber daya alam. Suatu program tidak terimplementasikan maka tidak terlaksananya kebijaksanaan sesuai rencana yang memungkinkan tidak terjadi suatu perubahan didalam masyarakat, hal ini mungkin dikarenakan pihak-pihak terlibat tidak mau bekerjasama, bekerja secara tidak efisien tidak sepenuhnya menguasai permasalahan atau permasalahan diluar jangkauan kekuasaanya. Kenyataannya program PEMP yang disebabkan oleh pendekatan yang dilakukan lebih bersifat struktural dan mengabaikan variabel variabel kultural yang sedang dan terus berkembang di masyarakat, kebocoran program ditingkat implementasi yang terus berkembang terjadi oleh tindak kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) atau oleh oknum pemerintah dan konsultan pelaksanaan program, pelaksanaan program pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan tidak mempunyai mekanisme pengawasaan dan sanksi yang jelas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi pelaksanaan PNPMMKP di tahun 2009 dalam mencapai sasaran dan tujuan program, mendisikripsikan dan menganalisa respon masyarakat terhadap pelaksanaan program PNPM-MKP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif, yang terbagi menjadi deskriptif kualitatif. Jenis data yang dikumpulkan yaitu data primer dan sekunder dimana keduanya diambil dengan melalui observasi, wawancara, rekaman arsip, dan dokumentasi. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri kelautan dan Perikanan merupakan program pemberdayaan terhadap masyarakat terhadap masyarakat miskin di wilayah pesisir. Sasaran program ini adalah masyarakat bidang kelautan dan perikanan atau orang yang bertempat tinggal di wilayah pesisir atau luar pesisir dimana memiliki kegiatan di bidang kelautan dan perikanan. Implementasi pelaksanaan PNPM-MKP di Wilayah Desa Tasikmadu dan Desa Karanggandu, dimana kegiatannya meliputi sosialisasi, identifikasi sasaran program, pelaksanaan jasa konsultan, pengajuan dan pencairan dana, pengadaan barang dan jasa yang berupa Bantuan Langsung Masyarakat (BLM). Berdasarkan model Van Meter dan Van Horn (1975), proses implementasi merupakan sebuah abstraksi atau performansi suatu pengejewantahan kebijakan yang pada dasarnya secara sengaja dilakukan untuk meraih kinerja implementasi kebijakan yang tinggi yang berlangsung dalam hubungan berbagai variabel. Setelah dibandingkan dengan studi kasus yang di teliti, kinerja para pelaksana program yang masih belum maksimal sehingga masih belum tercapainya sasaran, hal ini dimaksudkan berjalannya implementasi masih belum optimal, bisa dilihat dari : berjalannya pelaksanaan program, yaitu program tepat sasaran, pencairan dan pengajuan dana tidak ada penyelewengan, pengadaan barang dan jasa Bantuan Langsung Masyarakat yang berupa barang. Kedua dilihat dari berjalannya program namun tidak terimplentasikan secara sempurna, dikarenakan pelaksana tergantung penuh sama konsultan, karakter pelaksana yang kurang tegas dan disiplin baik dalam mengevaluasi hasil pembelanjaan maupun dalam menetapkan kelompok penerima bantuan, kurangnya komunikasi maupun koordinasi terhadap organisasi terlibat. Amstein (1969) mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat akan mengikuti alur secara bertingkat, dari tangga pertama hingga tangga ke delapan dan tinggi rendahnya partisipasi yang diberikan akan berdasarkan pada tingkat keberdayaan yang dimiliki oleh masyarakat, dan kemampuan pemahaman pada setiap level dalam proses kebijakan publik. Setelah dibandingkan dengan studi kasus yang diteliti, partisipasi masyarakat penerima Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri kelautan dan perikanan sangat antusias, dimana selalu ikut di dalam kegiatan pelaksanaan yang diberikan oleh DKP Trenggalek maupun konsultan selaku para pelaksana kegiatan ini. Partisipasi masyarakat juga di wujudkan dalam : pengelolaan terhadap organisasi, aktif dalam kegiatan organisasi, merencanakan usaha, dan partisipasi pada penggunaan tehnologi. Jika dimasukkan tangga, bahwa partisipasi masyarakat masih mencapai tangga 6 dimana terjadinya kemitraan antara pelaksana dan masyarakat, sehingga masyarakat yang telah mendapatkan tempat dalam suatu program PNPM-MKP. Hasil penelitian di Kecamatan Watulimo, agar implementasi pelaksanaan program PNPM-MKP dimasa mendatang dapat berjalan lebih baik, maka disarankan untuk; 1) Pihak DKP Trenggalek diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap pihak konsultan pendamping yang bertugas dalam pemilihan kelompok penerima dengan berdasarkan kriterianya; 2) pihak DKP perlu melakukan rapat koordinasi tiap bulan terhadap para pelaksana yang di dalamnya adalah tim pemberdayaan, konsultan dan tim pendamping desa, dari kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan mengurangi miss comunication antar pelaksana sehingga dapat menciptakan kerjasama yang saling melengkapi maupun mendukung setiap tugas yang dilakukan oleh.para pelaksana; 3) perlu ketegasan dan kedisiplinan dari Tim pemberdayaan yang selaku penanggung jawab program. Ketegasan yang dimaksud di dalam mengambil keputusan, baik dalam menetapkan tim maupun kelompok dan disiplin dalam pelaporan perkembangan program maupun kendala program.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2010/52/051003490
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 06 Dec 2010 09:24
Last Modified: 21 Oct 2021 06:08
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132731
[thumbnail of 051003490.pdf]
Preview
Text
051003490.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item