Tentang Faktor-Faktor Penyebab Kemacetan Koperasi Mitra Nelayan Di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Jawa Timur

ArafaTinnur (2010) Tentang Faktor-Faktor Penyebab Kemacetan Koperasi Mitra Nelayan Di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Koperasi merupakan salah satu lembaga ekonomi yang paling cocok jika diterapkan di Indonesia, hal ini dikarenakan sifat masyarakat Indonesia yang tinggi kolektifitasnya dan kekeluargaan. Tapi sayangnya lembaga ini malah tidak berkembang dengan pesat di negara Indonesia ini. Kapitalisme berkembang dengan pesat dan merusak sendi-sendi kepribadian bangsa tanpa berusaha untuk memperbaikinya, sehingga jurang kesenjangan semakin lebar dan tidak teratasi lagi. Seperti halnya Koperasi Mitra Nelayan di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar. Pada awalnya Koperasi ini berjalan dengan lancar bahkan mampu memenuhi kebutuhan anggotanya, namun dikarenakan beberapa faktor akhirnya koperasi ini mengalami kemacetan dan tidak aktif lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kemacetan pada koperasi Mitra Nelayan 2) Mengetahui persepsi masyarakat nelayan mengenai keberadaan koperasi Mitra Nelayan 3). Mengetahui respon anggota koperasi terhadap peranan koperasi Mitra Nelayan dibandingkan pada tengkulak (peminjam modal). Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2008-November 2009 pada Koperasi Mitra Nelayan di Desa Tambakrejo Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan teknik studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan menentukan sampel yaitu Pengurus/Karyawan Koperasi Mitra Nelayan Desa Tambakrejo, Anggota Koperasi Mitra Nelayan , non-anggota Koperasi Mitra Nelayan ataupun masyarakat Desa Tambakrejo setempat. Teknik pengumpulan data yag digunakan meliputi wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kualitatif dalam bentuk pembuatan penjelasan. Koperasi Mitra Nelayan merupakan koperasi yang sebagian besarnya beranggotakan masyarakat nelayan, namun juga tidak menutup peluang bagi masyarakat di luar dari pada nelayan untuk menjadi anggota koperasi ini. Koperasi ini awalnya didirikan pada sekitar tahun 2003 oleh kelompok nelayan setempat. Namun sekitar tahun 2007 koperasi ini mengalami beberapa kendala sehingga menyebabkan koperasi ini macet dan tidak aktif lagi. Adapun permasalahan yang menjadi penyebab koperasi ini yaitu terdiri dari beberapa faktor, diantaranya adalah faktor internal dan faktor eksternal, dimana faktor internal meliputi : 1) Permodalan, pada dasarnya, koperasi ini memiliki modal yang cukup untuk digerakkan meskipun tidak terlalu besar mengingat modal koperasi yang hanya berasal dari simpanan anggotanya saja tanpa mendapat bantuan dari pihak luar,namun dengan harapan untuk memperoleh dana bantuan dari pemerintah dengan prasyarat pengadaan kantor koperasi, maka dibangunlah kantor koperasi yang sebelumnya belum memiliki kantor pribadi dengan modal koperasi yang kecil ini, dari sini lah kemacetan koperasi berawal ; 2) Kurangnya Kesadaran Anggota Koperasi, kurangnya kesadaran dan kedisiplinan anggota koperasi untuk menyimpan ataupun mengangsur iuran pada koperasi menyebabkan perputaran dana pada koperasi kurang berjalan lancar dan tidak sesuai dengan yang diharapkan; 3) Kualitas SDM Anggota Koperasi Masih Kurang, rendahnya tingkat pendidikan yang diperoleh oleh anggota koperasi mengakibatkan rendahnya Sumberdaya manusia yang dimiliki anggota yang menyebabkan pola pikir mereka kurang maju, sehingga mereka kesulitan dalam menerima perubahan sehingga koperasi menjadi kurang bisa berkembang dan maju; 4) Kualitas SDM Pengurus Masih Rendah, Pengetahuan Pengurus/ Karyawan Dalam Bidang Koperasi Masih Kurang, kurangnya pengetahuan serta kemapuan dan pengalaman kerja dari pengurus juga dapat menghambat kemajuan koperasi ini. Sedangkan faktor eksternal yang menjadi penyebab kemacetan koperasi ini antara lain meliputi: 1) Keadaan Iklim, kondisi dan keadaan iklim yang tidak menentu juga ikut berperan dalam faktor kemacetan koperasi, seperti halnya cuaca buruk yang terjadi di laut menyebabkan masyarakat menjadi enggan melaut sehingga pendapatan masyarakat pun berkurang; 2) Adanya KUD lain yang lebih besar, dengan adanya koperasi yang memiliki dana yang lebih besar ini, masyarakat juga cenderung lebih memilih bergabung dengan koperasi ini. Persepsi masyarakat baik dari anggota maupun non-anggota koperasi mengenai keberadaan koperasi ini, beranggapan bahwasanya koperasi ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat setempat khususnya anggota koperasi ini sendiri, guna membantu meringankan kebutuhan hidup mereka, juga dapat membantu dalam upaya memajukan desa, sehingga koperasi Mitra Nelayan ini diharapkan supaya dapat aktif kembali seperti sedia kala, dengan demikian koperasi ini perlu mendapatkan perhatian serta bantuan dari pihakpihak terkait baik dari segi materiil maupun spirituil guna kelancaran lembaga usaha ini. Meskipun tengkulak / pedagang memberikan kemudahan dalam hal peminjaman modal bagi masyarakat, namun masyarakat setempat khususnya anggota koperasi tidak serta-merta langsung menjalin kerjasama dengan mereka. Hal ini juga disebabkan karena sifat dasar tengkulak yang hanya mengutamakan keuntungan pribadi dan bersifat individu, berbeda dengan koperasi yang mengutamakan kepentingan bersama dan bersifat kekeluargaan. Dengan mengacu kepada faktor-faktor penyebab kemacetan koperasi ini, maka saran yang diberikan oleh penulis dalam penelitian ini bahwasanya Sumberdaya manusia dan potensi diri serta kemampuan dari pengurus/karyawan koperasi ini perlu dikembangkan dan ditingkatkan lagi sesuai bidang masingmasing, guna memaksimalkan kegiatan koperasi. Selain itu juga diharapkan untuk kedepannya agar lebih berhati-hati dalam pengaturan serta penggunaan dana koperasi agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan koperasi itu sendiri.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2010/43/051003310
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 06 Dec 2010 09:56
Last Modified: 21 Oct 2021 06:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132723
[thumbnail of 051003310.pdf]
Preview
Text
051003310.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item