Pengaruh Stress Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur

AbdulRochim (2010) Pengaruh Stress Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Masalah sumberdaya manusia masih menjadi sorotan dan tumpuhan bagi perusahaan untuk tetap dapat bertahan di era globalisasi. Sumberdaya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan perusahaan. Walaupun didukung dengan sarana dan prasarana serta sumber dana yang berlebihan, tetapi tanpa dukungan sumberdaya manusia yang handal kegiatan perusahaan tidak akan terselesaikan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa sumberdaya manusia merupakan kunci pokok yang harus diperhatikan dengan segala kebutuhannya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, membawa perubahan pula dalam kehidupan manusia. Perubahan-perubahan itu membawa akibat yaitu tuntutan yang lebih tinggi terhadap setiap individu untuk lebih meningkatkan kinerja mereka sendiri dan masyarakat luas. Agar eksistensi diri tetap terjaga, maka setiap individu akan mengalami stress terutama bagi individu yang kurang dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) Faktor stress kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang ; 2) Faktor stress kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang; 3) Faktor stress kerja secara dominan terhadap kinerja pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur. Untuk mendapatkan sampel dari pegawai DKP digunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Dengan menggunakan rumus dalam literatur Surakhmad (2008), didapatkan sampel yang digunakan untuk pegawai DKP adalah 20 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, uji hipotesis dapat diketahui pengaruh stress kerja tehadap Kinerja Pegawai Dinas Kelautan Dan Perikanan. Untuk uji f diketahui perhitungan Fhitung = 4,686 dan signifikansi level α= 10% diperoleh Ftabel sebesar 1,320 . Karena Fhitung> Ftabel yaitu 4,686 > 1,320 maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja pegawai secara signifikan dipengaruhi oleh faktor - faktor stress kerja yang terdiri dari variabel masalah dari dalam organisasi, masalah dari luar organisasi, masalah individu dan stress dari soft skill. Untuk uji t dapat diketahui bahwa secara parsial hanya variabel masalah dari luar organisasi dan masalah dari individu yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan variabel masalah dari dalam organisasi, dan variabel masalah dari soft skill tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan nilai koefisien regresi standardized tertinggi, uji dominan dapat diuji dengan melihat nilai koefiensi regresi dari masing-masing variabel, dimana variabel yang memiliki nilai koefisien regresi standardized tertinggi atau terbesar merupakan variabel yang dominan. Dari data SPSS dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan adalah variabel masalah dari induvidu dengan nilai koefisien regresi 0,400. Dari hasil perhitungan SPSS diperoleh hasil R2 (Coefficient of Determination) = 0,385 yang berarti 38,5 % perubahan variabel kinerja pegawai akan dijelaskan oleh keempat variabel bebas yaitu variabel masalah dari dalam organisasi, masalah dari luar organisasi, masalah individu dan masalah dari soft skill. Sedangkan sisanya sebesar 61,5 % merupakan perubahan kinerja pegawai yang dijelaskan oleh variabel - variabel lain yang tidak termasuk dalam penetitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah disimpulkan di atas, maka saran yang dapat penulis sampaikan adalah sebagai berikut: Bagi perusahaan/ instansi. Dari hasil penelitian ini, secara keseluruhan sumber stress kerja menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara bersamaan (serentak) dari masalah dalam organisasi, masalah luar organisasi, masalah individu dan masalah dari soft skill terhadap kinerja pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang. Dengan demikian perusahaan atau instansi tersebut dapat menjadikan Variabelvariabel stress kerja sebagai alat evaluasi dalam melihat sejauh mana masalah stress kerja tersebut mempengaruhi kinerja pegawai, serta dapat dikendalikan agar dapat menjadi pendorong untuk pencapaian kinerja yang optimal; Bagi peneliti selanjutnya. Peneliti menyadari bahwa penelitian ini mempunyai beberapa keterbatasan yang mungkin dapat mempengaruhi hasil pehelitian, antara lain: Kompleksitas masalah yang diteliti dan keterbatasan din peneliti, sehingga dimungkinkan adanya faktor lain ( yang tidak diteliti ) terhadap variabel yang diamati. Adanya kemungkinan kesalahan yang dilakukan responden seperti salah persepsi dalam menjawab isi kuesioner penelitian. Oleh karena itu sebagai saran bagi para peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian mengenai topik stress kerja dan kinerja, disarankan untuk membuat kuesioner dengan bahasa sehari-hari agar tidak menimbulkan kesalah pahaman persepsi dalam menjawab kuesioner, karena latar belakang pendidikan, pengetahuan dan pengalaman responden yang tidak sama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2010/42/051003309
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Sosial Ekonomi Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 06 Dec 2010 10:23
Last Modified: 21 Oct 2021 06:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132722
[thumbnail of 051003309.pdf]
Preview
Text
051003309.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item