Analisis Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan menggunakan Alat Tangkap Gill net dan Pancing Rawai di Pantai Sine Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung

ZusaliaNurHabibah (2009) Analisis Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan menggunakan Alat Tangkap Gill net dan Pancing Rawai di Pantai Sine Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Perikanan merupakan salah satu bidang yang diharapkan mampu menjadi penopang peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Sub sektor perikanan dapat berperan dalam pemulihan dan pertumbuhan perekonomian bangsa Indonesia karena potensi sumberdaya ikan yang besar dalam jumlah dan keragamannya. Selain itu, sumberdaya ikan termasuk sumberdaya yang dapat diperbaharui (renewable resources) sehingga dengan pengelolaan yang bijaksana, dapat terus dinikmati manfaatnya. Pemanfaatan sumberdaya ikan di Jawa Timur terutama dilakukan dengan cara penangkapan. Jenis alat tangkap yang digunakan diantaranya alat tangkap payang, purse seine, bubu, sero, pancing tonda dan pancing rawai. Jenis alat tangkap yang terdapat di Kabupaten Tulungagung dintaranya adalah payang, pukat pantai/jaring tarik, purse seine, gill net dan pancing. Berdasarkan data statistik perikanan Kabupaten Tulungagung selama tahun 2002-2006 didapatkan alat tangkap yang banyak digunakan yaitu jenis alat tangkap gill net dan pancing. Untuk wilayah di Kabupaten Tulungagung yang banyak menggunakan alat tangkap gill net dan pancing adalah wilayah Pantai Sine yang termasuk Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir. Dari data tersebut pemanfaatan sumberdaya perikanan laut dapat diketahui melalui usaha penangkapan ikan. Untuk kegiatan penangkapan ikan yang ada di daerah ini umumnya bersifat skala perikanan rakyat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). Profil usaha penangkapan ikan menggunakan alat tangkap gill net dan pancing rawai di Pantai Sine; 2). Analisis usaha pada usaha penangkapan ikan menggunakan alat tangkap gill net dan pancing rawai di Pantai Sine ; dan 3). Strategi dalam upaya pengembangan usaha penangkapan ikan menggunakan alat tangkap gill net dan pancing rawai di Pantai Sine. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Survey, jenis data yang diambil data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi : observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 25 responden. Analisa data yang digunakan adalah Analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif yang ditunjang dengan analisis SWOT. Alat tangkap yang digunakan di Pantai Sine adalah jenis gill net (jaring insang) hanyut permukaan dan pancing rawai hanyut permukaan dengan menggunakan alat bantu penangkapan berupa GPS (global positioning system), kompas, lampu dan rumpon. Operasi penangkapan pada rumpon dioperasikan pada jarak 30-60 mil dari pantai sesuai dengan letak rumpon dengan hasil tangkapannya adalah jenis ikan tuna, cakalang, lemadang dan tongkol. Sedangkan untuk non rumpon dioperasikan pada jarak 10-17 mil dari pantai ii dengan hasil tangkapan berupa ikan tongkol, teri, salem dan layur. Untuk saluran pemasaran pada usaha penangkapan ikan adalah langsung dijual ke pedagang pengecer atau ke pengepul. Tingkat pendidikan nelayan sebagian besar sampai jenjang sekolah dasar (SD). Kelembagaan sosial nelayan yang ada berupa kelompok nelayan, dan untuk kelembagaan ekonomi berupa koperasi. Dari hasil penelitian ini besarnya produksi rata-rata dari usaha penangkapan ikan dengan menggunakan gill net dan pancing rawai ini antara 2.090 Kg – 4.500 Kg per bulan, besarnya biaya operasional penangkapan rata-rata dari usaha penangkapan menggunakan gill net dan pancing rawai antara Rp 1.880.000,- – Rp 8.511.000,- per bulan, sedangkan besarnya penerimaan rata-rata yang diperoleh dari usaha penangkapan menggunakan gill net dan pancing rawai antara Rp 4.906.000,- - Rp 14.019.000 per bulan. Analisis usahanya diperoleh hasil perhitungan Keuntungan yang diperoleh tiap bulannya antara Rp 1.486.444,- – Rp 5.014.278,- dan nilai R/C ratio nya antara 1,24 sampai 1,39. Usaha ini merupakan usaha yang dipengaruhi oleh musim, teknologi penangkapan, dan kondisi armada yang digunakan. Srategi pengembangan usaha penangkapan ikan menggunakan alat tangkap gill net dan pancing adalah sebagai berikut : Meningkatkan kualitas ikan hasil tangkapan; Meningkatkan hasil produksi penangkapan ikan; Melakukan perluasan daerah pemasaran dan jaringan pemasaran; Menjaga hubungan baik antara nelayan dengan pengusaha ikan; Peningkatan peran koperasi nelayan dalam memperoleh permodalan; Mengadakan pelatihan dan pembinaan dalam diversifikasi produk perikanan; Meningkatkan skala usaha penangkapan ikan dengan penembangan teknologi alat tangkap, fising ground dan ukuran kapal; Pengembangan sumberdaya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan; Penataan wilayah penangkapan; dan Menjalin kerjasama dalam bentuk kemitraan antara nelayan dan pedagang/bakul ikan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2009/39/050901926
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 09 Dec 2009 09:06
Last Modified: 21 Oct 2021 04:15
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132594
[thumbnail of 050901926.pdf]
Preview
Text
050901926.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item