Analisis Hubungan Kualitas air Dengan Pertumbuhan Dan Kandungan Agar-agar Rumput Laut Gracilaria verrucosa Berdasarkan Umur Pertumbuhan yang Berbeda Di Tambak APS Sidoarjo Desa Pulokerto Kecamatan Kra

NurulRosyidah (2009) Analisis Hubungan Kualitas air Dengan Pertumbuhan Dan Kandungan Agar-agar Rumput Laut Gracilaria verrucosa Berdasarkan Umur Pertumbuhan yang Berbeda Di Tambak APS Sidoarjo Desa Pulokerto Kecamatan Kra. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Rumput laut merupakan produk perikanan selain ikan yang sangat potensial dan bernilai ekonomis tinggi. Hasil dari olahannya dapat berupa agar-agar, algin dan karaginan. Salah satu hasil olahan yang masih dapat dikembangkan adalah kandungan agar-agarnya. Rumput laut yang menghasilkan agar-agar yang baik berasal dari kelas Rhodophyceae terutama dari species Gracilaria verrucosa . Penelitian ini dilaksanakan di tambak APS Sidoarjo Desa Pulokerto Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Laboratorium Hidrologi Fakultas Perikanan, Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang pada bulan Juli 2008. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kondisi hidrologi (kualitas air) terhadap pertumbuhan rumput laut Gracilaria verrucosa dan mengetahui hubungan pertumbuhan rumput laut Gracilaria verrucosa terhadap kadar agar-agar yang dihasilkan dari rumput laut Gracilaria verrucosa serta mengetahui hubungan kualitas air terhadap kandungan agar-agar (% berat kering) yang dihasilkan dari rumput laut Gracilaria verrucosa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif. Serta untuk mengetahui hubungan kualitas air dengan kadar agar-agar dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Parameter yang diamati adalah hasil ekstraksi rumput laut Gracilaria verrucosa berupa agar-agar berdasarkan umur pertumbuhan yang berbeda yakni umur minggu 1, 3, 5, 7, dan 9 dengan teknik budidaya menggunakan metode tebar ( broadcast method ). Pengukuran laju pertumbuhan berat rumput laut Gracilaria verrucosa serta pengukuran kualitas air yang diukur meliputi : suhu, salinitas, pH, DO, nitrat dan ortofosfat. Hasil penelitian didapatkan kandungan atau kadar agar-agar Gracilaria verrucosa umur minggu 1 (16.3 %), minggu 3 (17.4 %), minggu 5 (18.8 %), minggu 7 (24.8 %) dan umur minggu 9 (23.0 %). Hasil terbaik didapatkan pada umur minggu 7 yakni kadar agar-agar sebesar 24.8 %, setelah umur 9 minggu kandungan atau kadar agar-agar mengalami penurunan dengan kadar agar-agar 23.0 %. Sedangkan hasil dari pengukuran laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria verrucosa menunjukkan peningkatan dari umur minggu 1 – 9, minggu 1 (0.295 gram/hari), minggu 3 (0.283 gram/hari), minggu 5 (0.667 gram/hari), minggu 7 (1.486 gram/hari) dan minggu 9 (2.848 gram/hari). Dan pengukuran kualitas air menunjukkan bahwa kualitas air mempengaruhi kadar agar-agar. Parameter kualitas air selama penelitian menunjukkan suhu berkisar (27.32-28.85 ºC), salinitas (26-28 ‰), pH (7.60-7.90), DO (7.7-11.8 mg/l), nitrat (0.05-0.5 ppm) dan ortofosfat (0.15-0.25 ppm). secara umum hasil kualitas air masih dalam kisaran baik untuk pertumbuhan rumput laut Gracilaria verrucosa . Kadar agar-agar Gracilaria verrucosa tertinggi 24.8 % yaitu pada umur minggu 7 dengan kisaran faktor kualitas air (suhu 28.65 ºC, salinitas 28 ‰, pH 7.80, DO 10.4 mg/l, nitrat 0.2 ppm dan ortofosfat 0.23 ppm). Sedangkan kadar agar-agar Gracilaria verrucosa terendah 16.3 % yaitu pada umur minggu 1 dengan kisaran faktor kualitas air (suhu 27.32 ºC, salinitas 26 ‰, pH 7.60, DO 7.7 mg/l, nitrat 0.05 ppm dan fosfat 0.15 ppm). Secara kualitas kadar agar-agar yang dihasilkan cukup baik, karena secara umum nilai kadar agar-agar (% berat kering) dari penelitian ini sudah cukup baik dan memenuhi syarat ekspor. Persamaan regresi yang terbentuk antara hubungan kualitas air suhu(X 1), nitrat(X2) dan ortofosfat (X3) terhadap laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa (Y) adalah Y = -1.837 – 0.094X1 – 1.958X2 + 29.191X3 dengan R 2 = 0.562 yang artinya pengaruh suhu, nitrat dan ortofosfat terhadap laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa dalam penelitian ini sebesar 56.2 % sedangkan 43.8 % pengaruh dari faktor lain. Dan hasil dari analisa koefisien regresi sebagian dibakukan diperoleh b1=-0.052 b2=-0.341 dan b3=1.080 serta hasil regresi menunjukkan r positif yaitu r = 0.750 berarti hubungan antara suhu, nitrat dan ortofosfat dengan laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa sebesar 95.3 %. Hal ini menunjukkan antara variabel X (Suhu, Nitrat dan Ortofosfat) dan Y (Laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa ) untuk penelitian ini memberikan hubungan yang positif (searah) dan kuat. Persamaan regresi yang terbentuk antara hubungan laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa dengan kandungan agar-agar Gracilaria verrucosa (% berat kering) adalah Y = 15.93 + 6.908X dengan R2 = 0.686 yang artinya pengaruh laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa terhadap kadar agar-agar Gracilaria verrucosa dalam penelitian ini sebesar 68.6 % sedangkan 31.4 % pengaruh dari faktor lain. Dan hasil regresi menunjukkan r positif yaitu r = 0.828 berarti hubungan antara laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa dengan kadar agar-agar Gracilaria verrucosa sebesar 81.1 %. Hal ini menunjukkan antara variabel X (Laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa ) dan Y (Kadar agar-agar Gracilaria verrucosa ) untuk penelitian ini memberikan hubungan yang positif (searah) dan kuat. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisa tentang kualitas air, pertumbuhan rumput laut dan kadar agar-agar Graci laria verrucosa (% berat kering) saling mempengaruhi atau berhubungan sehingga, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas air (suhu, nitrat dan ortofosfat) mempengaruhi kadar agar-agar Gracilaria verrucosa . Untuk mengetahui hubungan antara kualitas air (Suhu, Nitrat dan Ortofosfat) dengan kadar agar-agar Gracilaria verrucosa digunakanlah persamaan regresi berganda yang terbentuk dari hubungan antara kualitas air (X) yaitu suhu, nitrat dan ortofosfat dengan kadar agar-agar Gracilaria verrucosa (Y) adalah Y = -74.962 + 2.963X1 – 3.552X2 + 59.365X3 dengan R2 = 0.907 dimana pengaruh suhu, nitrat dan ortofosfat terhadap kadar agar-agar Gracilaria verrucosa sebesar 90.7 % sedangkan 9.3 % pengaruh dari faktor lain. Dan hasil dari analisa koefisien regresi sebagian dibakukan diperoleh b1=0.507 b2=-0.181 dan b3=0.653 hasil regresi menunjukkan r positif yaitu r = 0.952 berarti hubungan antara suhu, nitrat dan ortofosfat dengan kadar agar-agar Gracilaria verrucosa sebesar 95.2 %. Hal ini menunjukkan antara variabel X (suhu, nitrat dan ortofosfat) dan Y (Kadar agar-agar Gracilaria verrucosa ) untuk penelitian ini memberikan hubungan yang positif (searah) dan kuat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa kandungan atau kadar agar-agar terbaik diperoleh pada saat umur minggu 7 serta kualitas air yang paling mempengaruhi atau yang memberi sumbangan terbesar terhadap terbebtuknya agar-agar adalah ortofosfat dan adapun saran yang dapat diberikan yaitu adanya penelitian lebih lanjut ten

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2009/18/050901906
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 17 Jul 2009 10:16
Last Modified: 21 Oct 2021 03:46
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132572
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item