Pengaruh Pemberian Tepung Rumput laut Gracilaria verrucosa Bentuk Gel Dan Larutan Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar (Rattus novergicus)

UripFitriantoro (2008) Pengaruh Pemberian Tepung Rumput laut Gracilaria verrucosa Bentuk Gel Dan Larutan Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar (Rattus novergicus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Keinginan manusia untuk mengkonsumsi makanan lezat, cepat saji dan berlemak menimbulkan konsekuensi timbulnya penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif adalah penyakit yang disebabkan tidak bekerja secara maksimalnya organ dalam tubuh manusia. Beberapa penyakit degeneratif yang saat ini semakin banyak diderita masyarakat adalah kegemukan, diabetes mellitus , jantung koroner, stroke, kolesterol tinggi, susah buang air besar, timbul wasir dan kanker usus. Diabetes adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi. Diabetes merupakan gangguan metabolisme ( metabolic syndrome ) dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumah yang cukup atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah ( hiperglikemia ) ini menjadi racun bagi tubuh. Sebagian glukosa yang tertahan di dalam darah itu melimpah ke sistem urin untuk dibuang melalui urin. (Lanywati, 2006) Dari hasil penelitian Agustin (2006), menunjukkan bahwa pemberian tepung agar dari Gracilaria verrucosa bentuk larutan dan gel dengan konsentrasi yang berbeda mampu menurunkan kadar lipid darah tikus wistar. Pemberian rumput laut jenis gel lebih efektif dalam menurunkan kadar lipid darah tikus. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh pemberian rumput laut jenis Gracilaria verrucosa yang dimodifikasi dalam bentuk gel dan larutan terhadap penurunan kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pangan dan Gizi, Pusat Antar Universitas (PAU) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada bulan Juni-Juli 2007. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu bentuk rumput laut Gracilaria verrucosa (A) yang terdiri dari bentuk larutan dan gel, dan faktor konsentrasi pemberian rumput laut Gracilaria verrucosa (B) yang terdiri dari konsentrasi 5 %, 7,5% dan 10%. Perlakuan dilakukan sebanyak 3 kali. Adapun pengamatan yang dilakukan pada hari ke 0, 3, 6, 12, 15, dan 18 digunakan sebagai kelompok pengamatan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Untuk perlakuan kontrol digunakan tikus dengan perlakuan tanpa pemberian rumput laut (K-) dan tikus dengan perlakuan pemberian obat glibenklamid (K+) Parameter uji yang akan dilakukan pada penelitian ini meliputi analisis proksimat tepung agar, ransum standar (kadar air, protein, lemak, abu, karbohidrat), kadar serat makanan tepung agar, kadar glukosa darah tikus, kadar glukosa urin, jumlah ransum yang dikonsumsi, dan berat badan tikus.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/96/050803245
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 29 Oct 2008 09:43
Last Modified: 21 Oct 2021 03:39
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132554
[thumbnail of 050803245.pdf]
Preview
Text
050803245.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item