Evaluasi Performa Usaha Budidaya Ikan Air Tawar dan Analisis Prosedur Pemberian Fasilitas Kredit Lembaga Perbankan ( Studi kasus di Bank Jatim Persero Tbk jalan Jaksa Agung Suprapto 18 Malang dan UPR Sumber Mina Lestari Desa Sumber Sekar Kecamatan Dau Kab

AriFifinSitiKholifah (2008) Evaluasi Performa Usaha Budidaya Ikan Air Tawar dan Analisis Prosedur Pemberian Fasilitas Kredit Lembaga Perbankan ( Studi kasus di Bank Jatim Persero Tbk jalan Jaksa Agung Suprapto 18 Malang dan UPR Sumber Mina Lestari Desa Sumber Sekar Kecamatan Dau Kab. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Indonesia sebagai negara bahari yang kaya akan sumberdaya alam, berupaya mengembangkan sektor perikanan sebagai prime mover ekonomi nasional. Adapun faktor-faktor yang mendukung upaya tersebut menurut Marwan (2004) adalah :Komoditi perikanan merupakan komoditi eksport dimana kebutuhan ikan dunia meningkat rata-rata 5% per tahun, komponen lokal dari sektor perikanan besar, sektor perikanan merupakan industri padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja sehingga distribusi dan pendapatan efeknya luas, serta perkembangan produksi hasil perikanan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Fatchudin (2002), meskipun banyak menyimpan potensi ekonomi yang cukup besar, subsistensi sektor perikanan masih dipandang sebelah mata oleh institusi perbankan. Hal ini disebabkan karena manajemen/ regulasi kredit yang dianut oleh sebagian besar bank masih menempatkan sektor perikanan sebagai sektor usaha yang memiliki produktifitas rendah, kapasitas pembudidaya ikan dalam memenuhi kriteria minimal sebagai calon penerima kredit dianggap masih jauh dari kondisi ideal serta dianggap kurang memiliki daya saing usaha (Bargaining competition). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Performa usaha budidaya ikan air tawar di UPR Sumber Mina Lestari Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang agar UPR Ini bisa mengakses kredit di bank dengan mudah,dan untuk mengetahui Prosedur penilaian fasilitas kredit yang di berikan untuk nasabah oleh lembaga Perbankan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Sudi Kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi,partisi aktif dan wawancara dengan bentuk data primer dan sekunder. Obyek penelitian adalahPT. Bank Jatim ( Persero ),Tbk dan Pembudidaya ikan Air Tawar di UPR Sumbermina Lestari Sedangkan analisa data dilakukan dengan melakukan analisa data kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan maksud penelitian berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban atas pertanyaan pada kuisioner yang disebarkan. Dalam penelitian ini akan dilakukan penyelidikan terhadap performa usaha budidaya ikan air tawar di UPR Sumbermina Lestari agar bisa mengakses lembaga perbankan dalam pemenuhan kebutuhan modal kerja melalui fasilitas kredit untuk itu peneliti akan menganalisa aspek- aspek yang menyusun kelayakan usahanya( aspek Finansial usaha di analisis dengan analisis Cash Flow ) yang kemudian akan di rangkai ke dalam matrik analisis SWOT berkaitan dengan kelemahan , peluang, kekuatan, dan ancaman. Bank Jatim merupakan salah satu Bank pemerintah yang dirikan dengan tugas membantu perekonomian masyarakat dalam hal pemenuhan modal kerja. Kredit mikro merupakan kredit yang bersifat umum, individual, selektif dan berbunga wajar yang diharapkan dapat melayani semua kebutuhan pembiayaan usaha kecil (micro financing) di masyarakat termasuk para pembudidaya ikan. Dalam pemberian kredit mikro kepada para pembudidaya ikan yang mengajukan kredit, pihak Bank Jatim melakukan langkah-langkah analisis yang meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap faktor internal dan eksternal usaha debitur/ calon nasabah yang meliputi aspek manjemen, teknis produksi, pemasaran, keuangan, jaminan dan social ekonomi. Analisis ini digunakan untuk mengetahui, menilai, dan menganalisis calon nasabah yang akan mengambil kredit. Sedangkan penilaian fasilitas kredit perbankan meliputi seluruh aspek usaha debitur dengan melihat aspek internal dan eksternal usaha debitur jika dilihat dari analisis SWOT yang sudah di lakukan di dapatkan Nilai IFAS(Kekuatan dan Kelemahan) dan EFAS(Peluang dan Ancaman), yang mana nilai – nilai tersebut menunjukkan bahwa usaha budidaya ini memiliki performa usaha yang baik di lihat dari faktor internal( kekuatan dan kelemahan ) di dapatkan nilai sebesar 2,27( diantara 2,0 -3,0 ) yang artinya perusahaan dalam posisi yang stabil dan eksternalnya ( Peluang dan Ancaman ) di dapatkan nilai sebesar 2,60 ( diantara 2,0 -3,0 ) yang artinya perusahaan dalam posisi yang stabil untuk menghadapi adanya peluang dan ancaman . Sedangkan untuk análisis kredit yang meliputi análisis Qualitatif dan análisis Quantitatif juga sudah memenuhi syarat karena dari analisa quantitatif ( finansial ) di dapatkan hasil yang signifikan terhadap Kelayakan usaha yaitu nilai IRR 47 % ( > IRR Estimate ), Net B/C 3,28 ( >1) NPV Rp. 455.263.698,19 (> 1) jadi usaha budidaya ini memiliki performa yang baik jika di lihat dari análisis quantitatifnya.Sedangkan untuk analisa qualitatifnya juga sudah menjawab karena di dapatkan hasil yang signifikan untuk menunjang aspek finansial usaha sehingga kelayakan usahanya dapat digambarkan. Saran yang bisa di berikan adalah 1. Untuk Pembudidaya Ikan : Perlu adanya Respon yang positif dari pembudidaya ikan untuk mengakses lembaga Perbankan agar usahanya dapat berkembang dengan adanya fasilitas kredit yang di berikan, UPR Sumber Mina Lestari ini harus tetap eksis mempertahankan performa yang ada kalau perlu lebih di tingkatkan lagi agar pihak perbankan merasa tergugah untuk membiayai kredit permodalan untuk usahanya, Perlu adanya pengambilan sikap ( Solusi ) terhadap Kelemahan dan Ancaman yang ada sedangkan untuk lembaga Perbankan adalah Perlu adanya Permudahan Syarat yang harus di penuhi oleh nasabah dari Sektor Perikanan kalau bisa tanpa adanya agunan/di perkecil, Perlu adanya Penambahan Plafon Kredit untuk UKM dan Nasabah Sektor Perikanan dari Pihak Perbankan , Perlu adanya respon yang positif dari pihak perbankan untuk pembudidaya ikan air tawar dalam hal pemenuhan fasilitas kredit, Jika lembaga perbankan merasa ragu untuk memberikan pinjaman berupa fasilitas kredit terhadap sektor perikanan sebaiknya lembaga perbankan menggunakan jasa lembaga perantara yang memiliki keterkaitan dengan sektor perikanan sebagai penjamin seperti :Swamitra, Inti Plasma, Koperasi perikanan, DKP dan Lembaga konsultan UKM dsb

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/83/050803232
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 25 Oct 2008 10:47
Last Modified: 21 Oct 2021 03:34
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132543
[thumbnail of 050803232.pdf]
Preview
Text
050803232.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item