Studi Kandungan Karbohidrat, Lemak dan Protein Alga Dari Waduk Selorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang

WilastiRestika (2008) Studi Kandungan Karbohidrat, Lemak dan Protein Alga Dari Waduk Selorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Fitoplankton adalah alga atau tumbuhan air mikroskopis yang berfungsi sebagai produsen primer, selama hidupnya tetap dalam bentuk fitoplankton dan merupakan makanan langsung bagi larva ikan dan zooplankton. Fitoplankton dalam suatu perairan kadang mengalami pertumbuhan melampaui batas sehingga mengganggu organisme yang ada di dalamnya sebagai akibat kelebihan hara N dan P dalam perairan. Pertumbuhan berlebih fitoplankton tersebut akan lebih bermanfaat jika dapat digunakan untuk kepentingan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar karbohidrat, lemak dan protein fitoplankton dari Waduk Selorejo sehingga dapat dijadikan sebagai sumber informasi keilmuan agar dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Fitoplankton dari waduk Selorejo diambil pada 4 stasiun kemudian dihitung kelimpahan relatif dan kelimpahan totalnya. Sampel air yang mengandung fitoplankton sebanyak 2 lt kemudian dikultur selama 7 hari selajutnya dihitung kelimpahan relatif dan kelimpahan totalnya serta diukur kandungan karbohidrat, lemak dan proteinnya. Pengambilan air dan pengukuran fisika – kimia (suhu, kecerahan, warna air, pH, nitrat, dan fosfat) diulang tiga kali. Analisis kandungan karbohidrat, lemak dan protein dilakukan di laboratorium Pengujian Mutu dan Keamanan Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya yang dilaksanakan pada bulan April - Mei 2008. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kandungan karbohidrat, lemak dan protein pada alga serta kualitas air di perairan waduk Selorejo pada tiap stasiunnya. Metode yang digunakan adalah metode survey untuk pengambilan data primer dan data sekunder dan metode eksperimen untuk kultur fitoplankton. Jenis fitoplankton yang ditemukan pada perairan waduk Selorejo selama pengambilan sampel terdiri dari 4 filum yaitu filum Chlorophyta , filum Chrysophyta , filum Cyanophyta dan filum Phyrophyta . Nilai kelimpahan relatif fitoplankton di waduk Selorejo pada masing – masing stasiun adalah pada stasiun I filum Chlorophyta 23,52 %, filum Cyanophyta 29,57 %, filum Chrysophyta 34,03 % dan filum Phyrophyta 2,94 %. Stasiun II filum Chlorophyta 53 %, filum Cyanophyta 32,8 %, filum Chrysophyta 13,39% dan filum Phyrophyta 0,79 %. Stasiun III filum Chlorophyta 59,95 %, filum Cyanophyta 24,88 %, filum Chrysophyta 16,15 % dan filum Phyrophyta 5 %. Stasiun IV filum Chlorophyta 46,67 %, filum Cyanophyta 23,05 %, filum Chrysophyta 23,89 % dan filum Phyrophyta 6,38 % . Nilai kelimpahan rata - rata fitoplankton di waduk Selorejo pada masing-masing stasiun adalah pada stasiun I kelimpahannya adalah 375 ind/ml, stasiun II yaitu 500 ind/ml, stasiun III yaitu 630 ind/ml dan stasiun IV yaitu 155 ind/ml. Kisaran nilai kelimpahan di waduk Selorejo termasuk dalam perairan yang tingkat kesuburannya rendah (oligotrofik).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/55/050803104
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 18 Oct 2008 09:03
Last Modified: 21 Oct 2021 03:24
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132514
[thumbnail of 050803104.pdf]
Preview
Text
050803104.pdf

Download (6MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item