Pengaruh Variasi Pola Pemberian Pakan Dengan Bahan Wortel (Daucus carota L), Pelet dan Cacing tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Laju Pertumbuhan (SGR) dan kelulushidupan (SR) Pada Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus)

LutfiArdiansyah (2008) Pengaruh Variasi Pola Pemberian Pakan Dengan Bahan Wortel (Daucus carota L), Pelet dan Cacing tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Laju Pertumbuhan (SGR) dan kelulushidupan (SR) Pada Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Lobster air tawar memiliki karakter yang tidak mudah stres dan tidak mudah terserang penyakit. Asalkan kebutuhan pakan, kualitas air dan kebutuhan oksigen terpenuhi maka lobster dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat. Salah satu parameter kualitas air untuk budidaya lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) adalah kandungan oksigen terlarut. Kandungan oksigen terlarut harus tetap berada diatas 3 ppm karena oksigen sangat dibutuhkan untuk proses metabolisme dalam tubuh lobster air tawar. Semakin banyak oksigen didalam perairan maka proses metabolisme semakin cepat. Karenanya diperlukan bantuan berupa air mengalir atau pemberian oksigen yang cukup. Suhu ideal untuk pemeliharaan lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) adalah 24 – 26 o C, pH 7-8 dan kesadahan air 10-20 o dH. (Wiyanto, 2003). Lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) biasanya aktif mencari makan pada malam hari. Lobster air tawar termasuk hewan pemakan segala (omnivora). Lobster air tawar memakan tanaman, hewan dan organisme yang membusuk. Pakan yang baik adalah pakan yang kandungan protein, vitamin lemak dan karbohiratnya cukup agar lobster yang dipelihara dapat hidup dan tumbuh sempurna. Pemberian pakan cacing tanah, wortel dan pelet diberikan secara bergantian adalah sebagai pelengkap kebutuhan nutrisi bagi lobster air tawar. Untuk mengetahui pengaruh penambahan protein nabati selain protein hewani sebagai sumber protein utama pada pertumbuhan lobster air tawar ini, maka perlu adanya suatu penelitian tentang pengaruh variasi pemberian pakan pelet, wortel ( Daucus carota ) dan cacing tanah ( Lumbricus rubellus ) terhadap laju pertumbuhan (SGR) dan kelangsungan hidup (SR) pada lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu-Ilmu Perairan Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya Malang.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pola pemberian pakan Wortel ( Daucus carota L ), Pelet dan Cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) terhadap pertumbuhan dan pola pemberian pakan yang optimal untuk mendorong laju pertumbuhan benih lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ). Kegunaan penelitian ini antara lain diharapkan sebagai usaha untuk mempercepat pertumbuhan benih lobster air tawar dengan memberikan pola pakan yang beragam dengan pakan yang diberikan adalah wortel ( Daucus carota L ), pelet dan cacing tanah ( Lumbricus rubellus ) sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam menentukan langkah pengembangan usaha lebih lanjut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi langsung, yaitu pencatatan pengamatan secara sistematik terhadap fenomena yang diselidiki. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan masing-masing 3 kali pengulangan. Sebagai perlakuan penelitian adalah saat pemberian pakan yang diberikan secara bergantian untuk memacu pertumbuhan lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) dengan menggunakan bahan pakan cacing tanah ( Lumbricus rubellus ), wortel ( Daucus carota ) dan pelet yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 kontrol (K cacing, Kwortel dan Kpelet) dengan dosis adlibitum , pemberian pakan yaitu perlakuan A (pagi: wortel, siang: cacing tanah dan malam: pelet), Pada perlakuan B (pagi: cacing tanah, siang: pelet dan malam: wortel), dan pada perlakuan C (pagi: pelet, siang: wortel dan malam: cacing tanah). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh secara nyata terhadap kelulushidupan (SR) dan laju pertumbuhan (SGR) lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) dengan nilai kelulushidupan antara 93,3 – 100% sedangkan laju pertumbuhan spesifik (SGR) 0,64% - 0,66%/BB/hari. Kualitas air selama penelitian relatif masih dalam kisaran ideal untuk pertumbuhan Lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ), yaitu suhu 23,17 – 23,23oC, DO 5,11 – 6,23 ppm dan pH 7,18 – 7,42. Dari hasil penelitian ini dapat disarankan untuk pemeliharaan budidaya lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ) dapat dilakukan pemberian pakan dengan bahan wortel ( Daucus carota L ), pelet dan cacing tanah ( Lumbricus rubellus ) secara bervariasi dengan dosis adlibitum. Dan Perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang perbandingan ketiga jenis pakan dengan menggunakan dosis yang memberikan laju pertumbuhan terbaik pada lobster air tawar ( Cherax quadricarinatus ).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/33/050803032
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 16 Oct 2008 15:40
Last Modified: 20 Oct 2021 05:38
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132497
[thumbnail of 050803032.pdf]
Preview
Text
050803032.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item