Pemetaan Area Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Purse Seine di Perairan Selat Bali Kabupaten Jembrana Bali

AnugrahOlgaPradana (2008) Pemetaan Area Penangkapan Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangkap Purse Seine di Perairan Selat Bali Kabupaten Jembrana Bali. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Perairan Selat Bali mempunyai bentuk unik yang menyerupai corong yaitu menyempit di utara dengan lebar sekitar 1 mil dan melebar di selatan sekitar 28 mil. Perairan sebelah utara berhubungan dengan Laut bali, sedang disebelah selatan berhubungan dengan Samudera Hindia. Dengan topografi seperti ini, karakteristik perairan Selat Bali sangat dipengaruhi oleh massa air yang berasal dari Samudera Hindia dan diperkirakan sangat bervariasi baik secara spasial maupun temporal (musiman). Terjadinya variasi parameter oseanografik, baik secara spasial dan temporal akan berpengaruh langsung atau tidak langsung terhadap penyebaran dan kelimpahan ikan. Jenis alat tangkap yang dioperasikan sangat berkaitan erat dengan ketersediaan sumberdaya ikan yang ada di perairan tersebut. Disamping itu juga sangat bergantung pada kondisi perairan dimana alat tangkap akan dioperasikan. Wilayah perairan yang menjadi tempat operasi penangkapan merupakan wilayah perairan yang mempunyai sumberdaya ikan yang cukup banyak. Pada alat tangkap purse seine sangat cocok dioperasikan untuk menangkap ikan yang senang bergerombol membentuk schooling dan waktu operasi penangkapan biasanya menggunakan alat Bantu pengumpul ikan seperti lampu dan rumpon. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Selat Bali Kabupaten Jembrana Propinsi Bali dengan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pengambengan Kabupaten Jembrana. Sedangkan waktu penelitian, dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2007. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan area penangkapan purse seine yang beroperasi di Selat Bali yang berpangkalan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pengambengan Kabupateen Jembrana Bali, mengetahui jumlah hasil tangkap dan jenis ikan di tiap fishing ground serta membandingkan jumlah hasil tangkapan ikan pada masing-masing fishing ground . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan Catch Effort Survey (CES). Pengumpulan data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diambil dari kantor Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pengambengan Kabupaten Jembrana, Bali dan sumber pustaka lain yang menunjang data penelitian. Analisa selanjutnya yaitu penelusuran statistik deskriptif dilakukan dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian yang dilakukan selama bulan April sampai Juni 2007, menunjukkan bahwa operasi penangkapan ikan kapal purse seine di wilayah perairan Selat Bali berada di bagian timur Selat Bali dekat dengan daratan Bali. Daerah operasi penangkapan ikan tersebut kemudian dibagi menjadi lima (5) Sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI). Jumlah hasil tangkapan ikan terbanyak ada di sub Daerah Penangkapan Tabanan (D), sedangkan jumlah tangkapan ikan terkecil berada di Sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) Ngurah rai. Ikan dominan tertangkap di lima (5) sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) adalah ikan lemuru, tongkol, layang dan slenseng. Jumlah tangkapan ikan lemuru terbanyak ada di sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) Tabanan, jumlah tangkapan tongkol dan layang terbanyak di sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) Kuta, sedangkan jumlah tangkapan slenseng terbanyak pada sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) Ngurah Rai. Hasil tangkapan pada sub Daerah Penangkapan Ikan sangat bervariasi, pada sub daerah Kuta ikan yang tertangkap adalah lemuru, tongkol dan layang. Pada sub daerah Jimbaran dan Ngurah Rai ikan yang tertangkap adalah lemuru, tongkol dan slenseng. Pada daerah Tanah Lot yang tertangkap adalah lemuru dan slenseng. Pada sub daerah Tabanan adalah lemuru, tongkol, layang dan slenseng. Hasil analisa One Way ANOVA pada semua sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) didapatkan hasil bahwa tiap sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI) mempunyai nilai rata-rata hasil tangkap yang sama dominan terhadap hasil tangkapan. Analisa One Way ANOVA pada semua jenis ikan dominan, didapatkan bahwa hasil tangkapan ikan lemuru dan slenseng merata di semua sub Daerah Penangkapan Ikan (DPI), meskipun hasil tangkapan ikan layang dan slenseng sedikit, sedangkan ikan tongkol dan layang tertangkap terbanyak di daerah Kuta.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/3/0500802986
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 14 Oct 2008 14:08
Last Modified: 20 Oct 2021 05:35
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132493
[thumbnail of 050802986.pdf]
Preview
Text
050802986.pdf

Download (5MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item