Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Kelelawar Bebas Mikroba Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Bandeng (Chanos chanos Forskal) Pada Usia Tebar Sampai 3 Bulan

SuminaringAsih (2008) Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Kelelawar Bebas Mikroba Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Bandeng (Chanos chanos Forskal) Pada Usia Tebar Sampai 3 Bulan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian dilaksanakan di tambak budidaya bandeng Sidoarjo pada bulan April sampai Juni 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik kotoran kelelawar bebas mikroba dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan bandeng ( Chanos chanos Forskal) pada usia tebar sampai tiga bulan serta untuk mengetahui dosis pupuk yang sesuai untuk pertumbuhan plankton yang merupakan makanan alami yang dapat memberikan pengaruh efektif dan efisien terhadap tingkat kelulushidupan (SR) dan laju pertumbuhan sesaat (SGR). Kegunaan penelitian ini sebagai sarana penunjang dalam penggunaan pupuk organik, terutama pupuk kotoran kelelawar untuk menumbuhkan plankton sebagai makanana alami bagi pertumbuhan bandeng ( Chanos chanos Forskal). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan manipulasi terhadap obyek penelitian serta adanya kontrol. Dalam hal ini mengenai dosis pupuk yang berbeda terhadap pertumbuhan bandeng ( Chanos chanos Forskal) pada usia tebar sampai tiga bulan. Pelaksanaa penelitian meliputi pengeringan lahan,pengolahan tanah, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, penyediaan pakan organik, menimbang nener yang akan ditebar, penebaran nener, pengukuran kualitas air setiap minggu, pengambilan sampel plankton pada minggu ke 4,8, dan 12, sera penimbangan ikan pada akhir penelitian. Pupuk organik kotoran kelelawar bebas mikroba yang digunakan menggunakan dosis yang berbeda yaitu 10 g/m2, 25 g/m2, dan 40 g/m2 dengan luas petakan masingmasing 10 m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik kotoran kelelawar bebas mikroba tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelulushidupan (SR) ikan bandeng. Hal ini dibuktikan dengan F hitung < F 5%. Hasil perhitungan SGR menunjukkan bahwa penberian pupuk organik kotoran kelelawar dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju pertumbuhan sesaat (SGR). Dimana F hitung perlakuan 7, 172 > F 5 % (6.94) dengan persamaan regresi linier Y = 4.7322 + 0.0056x, R2 = 0.9979. Kelimpahan phytoplankton dan zooplankton selama penelitian dipengaruhi oleh pemberian pupuk organik kotoran kelelawar. Hal ini ditunjukkan oleh persamaan regresi linier untuk phytoplankton yaitu Y = 5.1544 + 0.0049x, R2 = 0.9253. Sedangkan kelimpahan zooplankton dengan persamaan regresi linier Y = 0.0055x + 5.1368, R2 = 0.9578. Pemberian pupuk organik kotoran kelelawar bebas mikroba dengan dosis yang berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap parameter pemunjang yang meliputi suhu, DO, pH, salinitas dan nitrat. Namun memberikan pengaruh yang signifikan terhadap amoniak dengan persamaan regresi linier Y = 0.69 + 0.0033x, R2 = 0.8929. Jenis plankton yang mendominasi dengan pemberian pupuk organik kotoran kelelawar bebas mikroba untuk phytoplankton yaitu Skeletonema costatum dan zooplankton Daphnia sp.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/24/050803007
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 16 Oct 2008 09:12
Last Modified: 20 Oct 2021 05:32
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132487
[thumbnail of 050803007.pdf]
Preview
Text
050803007.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item