Pengaruh Pemberian Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Kekebalan Tubuh Ikan Mas (Cyprinus carpio)

MainarIkaAsfanti (2008) Pengaruh Pemberian Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Kekebalan Tubuh Ikan Mas (Cyprinus carpio). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan, Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya, Malang pada tanggal 9 Juli – 20 Agustus 2007. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) terhadap kekebalan tubuh ikan Mas ( Cyprinus carpio ) dengan melakukan uji tantang menggunakan bakteri Aeromonas hydrophila serta untuk mengetahui dosis optimal penggunaan tepung cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) sebagai immunostimulan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi petani ikan dalam menentukan jumlah dosis tepung cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) yang optimal untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada ikan Mas ( Cyprinus carpio ) serta sebagai alternatif bagi upaya pemanfaatan cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) untuk pencegahan penyakit pada ikan yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu mengadakan percobaan untuk melihat suatu hasil atau hubungan kausal antara variabel-variabel yang diselidiki. Rancangannya menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Sebagai perlakuan adalah dosis tepung cacing Tanah ( Lumbricus rubellus ) yang dicampurkan dalam pakan buatan (pellet) masing-masing adalah A (4 % tepung cacing Tanah/Kg pakan), B (6 % tepung cacing Tanah/Kg pakan), C (8 % tepung cacing Tanah/Kg pakan), K+ (0 % tepung cacing Tanah/Kg pakan), dan K- (0 % tepung cacing Tanah/Kg pakan) yang masing-masing diulang sebanyak 3 kali. Ikan uji menggunakan ikan Mas berukuran 10 – 12 cm yang diperoleh dari petani ikan di Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cacing Tanah melalui pakan memberikan hasil yang berbeda sangat nyata terhadap jumlah total leukosit, persentase monosit, limfosit, trombosit, dan neutrofil. Ini berarti menerima H1 dan menolak H0. Terjadi peningkatan sistem kekebalan tubuh pada ikan Mas setelah dilakukan uji tantang dengan bakteri A. hydrophila yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah total leukosit serta persentase monosit dan neutrofil. Sedangkan untuk parameter uji kelulus hidupan (SR), diperoleh hasil yang tidak berbeda sehingga ini berarti menerima H0 dan menolak H1. Berdasarkan hasil uji hematologi setelah uji tantang, diperoleh jumlah total leukosit tertinggi pada perlakuan sebesar 11,616 x 104 sel/mm3 dan terendah pada perlakuan A sebesar 10,523 x 104 sel/mm3. Hubungan antara pemberian tepung cacing Tanah dengan jumlah total leukosit dinyatakan dalam persamaan garis kuadratik dengan rumus Y = 30466,63 + 27508,35XX – 2204,168X2 dengan R2 = 0,9985 dan r = 0,9992. Dengan titik puncak 6,24 % dan merupakan perlakuan terbaik. Persentase monosit dan neutrofil mengalami peningkatan setelah dilakukan uji tantang dengan nilai tertinggi dicapai pada perlakuan B sebesar 72,3 % untuk monosit dan pada perlakuan C sebesar 53,3 % untuk neutrofil. Nilai terendah pada perlakuan A senilai 49,3 % untuk monosit dan pada perlakuan B senilai 6,6 % untuk persentase neutrofil. Hubungan antara dosis pemberian tepung cacing Tanah dengan peningkatan persentase monosit dinyatakan dengan persamaan garis kuadratik dengan rumus Y = -177,62 + 86,9X – 7,54X2 dengan R2 = 0,9780 dan r = 0,9889. Sedangkan untuk persentase neutrofil dinyatakan dengan persamaan garis kuadratik dengan rumus Y = 176,665 – 67,0825X + 6,45825X2 dengan R2 = 0,977 dan r = 0,9882 dengan titik puncak terendah 5,2. Perlakuan terbaik yaitu perlakuan B untuk monosit dan C untuk neutrofil. Persentase limfosit dan trombosit mengalami penurunan setelah dilakukan uji tantang. Nilai tertinggi dicapai pada perlakuan A sebesar 16,3 % untuk limfosit dan pada perlakuan A sebesar 22,67 % untuk trombosit. Nilai terendah diperoleh pada perlakuan C senilai 6 % untuk persentase trombosit dan pada perlakuan C senilai 7,3 % untuk limfosit. Hubungan antara pemberian dosis tepung cacing Tanah dengan persentase trombosit dan limfosit dinyatakan dengan persamaan garis linier dengan rumus Y = 20,44 – 1,5X dengan R2 = 0,796 dan r = 0,891 untuk limfosit dan Y = 29,667 – 2,7778X dengan R2 = 0,8507 dan r = 0,9223 untuk trombosit. Berdasarkan uji BNT, perlakuan terbaik yaitu perlakuan A untuk persentase limfosit dan perlakuan C untuk persentase trombosit. Berdasarkan hasil pengamatan, ikan yang telah diinfeksi berangsur – angsur mengalami kesembuhan selama masa pemeliharaan untuk pemulihan. Hal ini diduga karena adanya sistem pertahanan tubuh yang mempercepat proses penyembuhan luka dan juga mempercepat penyembuhan akibat infeksi oleh bakteri. Penyembuhan ini diduga akibat adanya zat Lumbricin-1 yang bersifat sebagai senyawa peptida antimikroba yang dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab penyakit di dalam tubuh ikan. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah pemberian tepung cacing tanah sebagai immunostimulan dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata untuk uji hematologi dan tidak berpengaruh untuk kelulushidupan ikan Mas. Dosis terbaik penggunaan tepung cacing Tanah sebagai imunostimulan adalah sebanyak 5,7 – 8 % tepung cacing Tanah dalam 1 Kg pakan. Penggunaan tepung cacing Tanah ini juga aman bagi lingkungan karena tidak berpengaruh pada kualitas air media. Disarankan untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh ikan Mas terhadap penyakit infeksi dapat digunakan tepung cacing Tanah dengan dosis 5,7 – 8 % dalam 1 Kg pakan ikan. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pemberian tepung cacing Tanah selama lebih dari 2 minggu sebelum uji tantang untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kekebalan tubuh ikan dan uji aktivasi makrofag.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/17/050803000
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 16 Oct 2008 08:44
Last Modified: 20 Oct 2021 05:18
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132468
[thumbnail of 050803000.pdf]
Preview
Text
050803000.pdf

Download (6MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item