Pengaruh Pemberian Arus Lstrik Bolak Balik (alternating current/AC) dengan Beda Tegangan Terhadap Tingkah Laku Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus)

AhmadBakhtiyarJamily (2008) Pengaruh Pemberian Arus Lstrik Bolak Balik (alternating current/AC) dengan Beda Tegangan Terhadap Tingkah Laku Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penggunaan electric fishing untuk alat bantu penangkapan ikan terutama jenis Ikan Kerapu merupakan salah satu cara alternatif yang baik untuk dilakukan dalam penangkapan ikan, akan tetapi belum banyak digunakan oleh orang-orang di Indonesia yang bergerak dibidang perikanan. Hal ini dikarenakan kurangnya informasi mengenai berapa sebenarnya tegangan atau arus listrik yang optimal untuk dijadikan sebagai alat bantu penangkapan. Salah satu arus yang bisa digunakan adalah arus listrik Bolak Balik ( Alternating Current/AC ). Sehingga untuk dapat mengetahui arus listrik bolak balik yang dihasilkan dapat mempengaruhi ikan supaya mendekat dan berkumpul diarea tersebut, maka perlu dilakukan penelitian atau eksperimen. Banyak faktor yang mempengaruhi hasil penelitian tentang pengaruh arus AC ini terhadap tingkah laku ikan Kerapu Macan. Diantaranya adalah keadaan suhu, keadaan lingkungan dan keadaan cuaca. Adapun dalam penelitian ini hanya meneliti tentang seberapa besar arus listrik AC secara langsung tanpa meneliti faktor lain yang sangat mempengaruhi secara lebih dalam, dapat mempengaruhi ikan supaya mendekat dan berkumpul diarea gelombang arus listrik, berapa jumlah ikan yang mendekat arus listrik dan juga berapa tegangan yang optimal untuk menarik perhatian ikan tersebut agar mendekat dan berkumpul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2008, bertempat di Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 macam perlakuan pemberian arus listrik Balik Balik (AC) yaitu: (1,5 Volt), (3Volt), (4,5 Volt) dan (6 Volt) dengan dilakukan selama 20 menit untuk tiap-tiap perlakuan dan rehat selama 1 jam untuk setiap perlakuan yang bertujuan untuk menstabilkan kondisi ikan agar perlakuan yang pertama tidak mempengaruhi hasil perlakuan yang kedua begitu seterusnya sampai perlakuan yang terakhir. Pengacakan dilakukan 4 kali dalam setiap perlakuan sehingga di dapat 4 kali ulangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian arus listrik Bolak Balik ( Alternating Current ) dengan besaran tegangan yang berbeda iv terhadap tingkah laku ikan Kerapu Macan ( Epinephelus fuscoguttatus ), mengetahui jumlah ikan yang mendekati arus listrik bolak balik dan mengetahui besaran arus listrik yang optimal untuk menarik perhatian ikan tersebut agar mendekat dan berkumpul. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa perlakuan pemberian arus listrik Bolak Balik (AC) dengan tegangan yang berbeda memberikan pengaruh yang signifikan (berbeda nyata) terhadap tingkah laku ikan Kerapu Macan berespon terhadap arus listrik AC. Hal ini dibuktikan dengan nilai f hitung (187.0267) lebih besar dibandingkan dengan nilai f tabel 5% (3,49) (F hit > F tab). Dimana berdasarkan hasil yang diperoleh dapat diketahui bahwa perlakuan A dan B adalah mempunyai hasil yang hampir sama (tidak berbeda nyata), dimana untuk perlakuan A hasil rata-rata ikan yang berespon mendekat adalah 17 ekor dan untuk perlakuan B hasil rata-rata ikan yang berespon mendekat 16,75 ekor, ini adalah merupakan hasil yang optimal bila dibandingkan dengan perlakuan C dan D yang berbeda nyata, dimana untuk perlakuan C hasil rata-rata ikan yang berespon mendekat adalah 5 ekor dan untuk perlakuan D hasil rata-rata ikan yang berespon mendekat adalah 0 ekor. Parameter pembanding yang digunakan adalah kontrol (rehat), yaitu perlakuan dimana alat dicelupkan tanpa dialiri arus listrik. Kualitas air sangat berpengaruh terhadap konduktifitas air dan konduktivitas air media percobaan dikolam percobaan sangat mempengaruhi penerimaan rangsangan arus listrik berupa gelombang terhadap ikan. Adapun kondisi air laut di kolam percobaan adalah bisa dikatakan baik, karena dari aspek biologi kondisi airnya tergolong masih bersih dan temperatur suhunya optimum. Dimana suhunya adalah 29°C sampai dengan 32°C. DO nya adalah 7,38 sampai dengan 9,84. Rata-rata pHnya 8,218 dengan salinitasnya adalah 31 – 34 ppt. Dan semuanya sesuai dengan standar optimum dalam literatur.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/16/050802999
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 15 Oct 2008 09:52
Last Modified: 20 Oct 2021 05:17
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132467
[thumbnail of 050802999.pdf]
Preview
Text
050802999.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item