Studi Validasi Sistem Pencatatan Data Produksi Pada Alat Tangkap Dogol Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur

Ni`matinWafiroh (2008) Studi Validasi Sistem Pencatatan Data Produksi Pada Alat Tangkap Dogol Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2008 di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil penelitian mengenai pendataan produksi pada alat tangkap dogol dengan hasil pendataan yang dilakukan oleh cabang dinas pada bulan April 2008, mengetahui sumber-sumber kesalahan dan kendala dalam pendataan produksi pada alat tangkap dogol. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengertian penelitian deskriptif yaitu penelitian yang berusaha untuk menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, jadi ia juga menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasi (Narbuko dan Achmadi, 2005). Penelitian ini dilakukan dengan mengamati dan mencatat produksi pada alat tangkap dogol dan jumlah alat tangkap dogol yang mendarat pada hari sampel di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong dengan menggunakan daftar SL-4 dan Sl-5. Dalam penelitian ini dilakukan wawancara terhadap nelayan tentang jumlah produksinya baik yang dijual ke Tempat Pelelangan Ikan, dijual langsung ke agen/bakul maupun yang dibawa pulang dan dibagi-bagikan. Dari data yang sudah diperoleh dilakukan analisa secara statistik dengan menggunakan uji t. Hasil dari penelitian yaitu pengumpulan data dari hasil penelitian dilakukan dengan cara melakukan pendaftaran semua perahu/kapal motor yang mendarat setiap hari sampel (menggunakan daftar SL-4) dan melakukan pengamatan/wawancara terhadap nahkoda perahu/kapal motor yang terpilih (menggunakan daftar SL-5) untuk mencatat jumlah produksi perahu/kapal motor yang mendarat pada hari sampel. Dalam melakukan pencatatan data perikanan pelabuhan memiliki petugas yang disebut Enumerator . Pengambilan data produksi dari hasil timbangan yang dilakukan oleh petugas TPI. Dalam melakukan pengumpulan data cabang dinas mencatat data dari hasil pelabuhan, sehingga jumlah produksi cabang dinas sama dengan jumlah produksi pelabuhan. Data produksi menurut hasil penelitian sebesar 15.235, 1 ton, sedangkan menurut data pelabuhan sebesar 4.230 ton. Kendala yang dihadapi dalam melakukan pencatatan data adalah melakukan pencatatan data harus tepat waktu, sehingga harus menunggu sampai kapal akan mendaratkan hasil tangkapannya. Dalam mengkonversikan nama lokal ke nama nasional dari berbagai macam ikan harus teliti. Pengolahan data harus melalui beberapa tahap sehingga perlu ketelatean dan ketelitian. Perlu adanya pendekatan kepada nelayan agar bisa diwawancarai, karena padatnya kegiatan di pelabuhan. Dari hasil analisa data t hitung>t tabel dengan taraf kesalahan 5%, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Dari hasil Penelitian disarankan dalam melakukan pengumpulan, pengolahan maupun penyajian data seharusnya menggunakan pedoman yang sudah ditetapkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur, Perlu adanya penambahan staf cabang dinas agar dalam pengumpulan data bisa optimal. Dan disarankan dalam pengolahan data harus teliti agar data bisa dijadikan sebagai dasar dalam membuat suatu kebijakan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/159/050901120
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 04 May 2009 10:08
Last Modified: 20 Oct 2021 05:16
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132466
[thumbnail of 050901120.pdf]
Preview
Text
050901120.pdf

Download (6MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item