Profil Perikanan Kabupaten Pati Jawa Tengah Ditinjau Dari Aspek Perencanaan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

PujiRahayu, 410820055 (2008) Profil Perikanan Kabupaten Pati Jawa Tengah Ditinjau Dari Aspek Perencanaan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni – Juli 2008, di Kabupaten Pati Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kegiatan perikanan yang ada di Kabupaten Pati, mengetahui pengembangan kegiatan perikanan di Kabupaten Pati dan menyusun profil perikanan di Kabupaten Pati. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara terhadap Pemerintah (Dinas Kelautan dan Perikanan), pemilik usaha budidaya dan nelayan, pengolah hasil perikanan di daerah yang terdapat kegiatan perikanan di Kabupaten Pati. Sedangkan data sekunder diperoleh dari data statistik laporan tahunan Dinas Kelautan dan perikanan Kabupaten Pati yang diambil dari tahun 2002-2006. Kabupaten Pati memliki potensi perikanan yang sangat bagus baik perikanan darat maupun perikanan laut. Kegiatan perikanan di Kabupaten Pati ada 4 ditambah kegiatan pendukung yaitu pengolahan hasil perikanan. - Budidaya Air Payau (Tambak) Kegiatan budidaya tambak terdapat di 8 Kecamatan. Ikan yang dibudidayan yaitu ikan bandeng, udang windu, ikan rucah dan ikan jembret (rebon). Berdasarkan data produksi tambak, Kecamatan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya tambak ikan bandeng adalah Kecamatan Juwana, Kecamatan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya udang adalah Kecamatan Tayu. Kecamatan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya ikan rucah adalah Kecamatan Kayen dan Kecamatan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya ikan jembret/ rebon adalah Kecamatan Wedarijaksa. - Budidaya Air Tawar (Kolam) Budidaya kolam terdapat di 20 Kecamatan. Jenis kolam ada 2 yaitu kolam lele dan kolam campuran yang terdiri dari ikan mas, tawes dan mujair. Setelah dilakukan analisa LQ dan pemberian skor didapatkan bahwa Kecamatan yang sangat berpotensi untuk dikembangkan budidaya kolam ikan lele adalah Kecamatan Pati, Kecamatan yang paling berpotensi untuk budidaya ikan mas adalah Kecamatan Gembong. Kecamatan yang paling berpotensi untuk budidaya ikan tawes adalah Kecamatan Gembong dan Kecamatan yang paling berpotensi untuk budidaya ikan mujair adalah Kecamatan Gembong. - Penangkapan di Laut Kabupaten Pati memiliki 7 TPI yang tersebar di 4 Kecamatan. Dilihat dari produksinya Kecamatan Juwana memiliki TPI yang mendaratkan ikan paling banyak dan paling besar uga mempunyai fasilitas yang paling lengkap diantara TPI lainnya yang ada di Kabupaten Pati. - Penangkapan di Perairan Umum Penangkapan di perairan umum untuk waduk terdapat pada satu Kecamatan, yaitu Kecamatan Gembong dengan hasil tangkapan ikan mas, mujair, nila, tawes dan udang tawar dengan menggunakan alat tangkap jala dan serok. Sedangkan penangkapan di sungai terdapat di Kecamatan Batangan, Juwana, Tayu, Dukuhseti dan Pati dengan hasil tangkapan ikan lampan, ikan lais, ikas tawes, ikan mujair, ikan gabus dan ikan jambal, alat tangkap yang digunakan yaitu jaring insang hanyut, anco, pancing dan jala.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2008/133/050903742
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 23 Apr 2009 09:14
Last Modified: 20 Oct 2021 04:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132439
[thumbnail of 050803742.pdf]
Preview
Text
050803742.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item