Pengaruh Lama Pemanasan Menggunakan Ekstraktor Vakum Terhadap Rendemen dan Kualitas Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus)

VittaPuspitaSaraswati (2007) Pengaruh Lama Pemanasan Menggunakan Ekstraktor Vakum Terhadap Rendemen dan Kualitas Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Albumin merupakan protein utama dalam plasma manusia dan menyusun sekitar 60% dari total protein plasma. Albumin mempunyai dua fungsi utama yaitu mengangkut molekul – molekul kecil melewati plasma dan cairan ekstrasel serta menyediakan 80% tekanan osmotik protein plasma. Apabila kadar albumin plasma turun di bawah 20 – 25 g/dl, mungkin timbul suatu penyakit yang disebut edema. Dalam ilmu kedokteran cara yang dilakukan untuk meningkatkan albumin yaitu dengan cara infus albumin dari donor manusia yang sudah disterilkan dan dikemas berbentuk obat dimana memerlukan 400 cc untuk tiap pasien yang harga tiap 100 cc sekitar Rp. 1.250.000. Harga ini masih cenderung mahal, sehingga diperlukan alternatif pengganti Human Serum Albumin yaitu ikan gabus. Selama ini, metode yang digunakan untuk mendapatkan filtrat ikan gabus yaitu dengan cara mengukus dan menampung cairannya dibawah sarangan. Metode ini membutuhkan suhu tinggi, waktu yang cukup lama dan kualitas albumin yang diperoleh juga cenderung rendah karena protein (albumin) mudah terdenaturasi oleh panas. Oleh karena itu, penelitian dengan menggunakan ekstraktor vakum perlu dicoba guna mendapatkan kualitas albumin dari ikan gabus yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Laboratorium Biokimia Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang, Laboratorium Kimia Universitas Negeri Malang, Laboratorium Sentral RSUD dr. Saiful Anwar Malang dan Laboratorium Dasar Bersama Universitas Airlangga Surabaya pada bulan November 2006 – Januari 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan menggunakan ekstraktor vakum terhadap rendemen dan kualitas albumin ikan gabus dan untuk menetapkan lama pemanasan yang optimal dalam ekstraksi albumin ikan gabus sehingga diperoleh mutu dan rendemen albumin yang terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Sedangkan rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL sederhana dengan tiga kali ulangan. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah lama pemanasan yaitu 10, 15, 20, 25, 30 dan 35 menit. Sedangkan variabel terikatnya adalah rendemen albumin kasar yang dihasilkan, kemudian dianalisa mutunya yang meliputi kadar albumin, kadar protein, kadar seng dan profil asam amino untuk perlakuan yang terbaik. Data yang diperoleh diolah dengan Minitab versi 14 dan untuk perlakuan terbaik dianalisis menggunakan metode De Garmo. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa perlakuan lama pemanasan yang berbeda menggunakan ekstraktor vakum terhadap daging ikan gabus mempunyai pengaruh yang nyata terhadap kadar albumin, kadar protein dan rendemen. Tapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar Zn. Hasil terbaik didapatkan pada lama pemanasan 10 menit dengan kadar albumin sebesar 1,32 g/dl, kadar protein sebesar 3,27 g/dl, kadar Zn sebesar 4,03 ppm dan rendemen sebesar 29,42%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/98/050803136
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 21 Oct 2008 15:35
Last Modified: 20 Oct 2021 04:10
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132399
[thumbnail of 050803136.pdf]
Preview
Text
050803136.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item