Pengaruh Konsentrasi Natrium Sulfat terhadap Presipitasi Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus)

EllyHerlinaAristianti (2007) Pengaruh Konsentrasi Natrium Sulfat terhadap Presipitasi Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Albumin adalah protein globuler dengan berat molekul 69.000. Albumin disintesa di hati dan dikatabolisme oleh semua jaringan metabolisme (Anonymous, 2006a). Fungsi dari albumin diantaranya adalah mempertahankan tekanan osmotik, untuk pengangkutan hormon tiroid, pengikat ion kalsium dan penyangga pH (Anonymous, 2006b). Selama ini albumin yang didapatkan masih dalam bentuk crude albumin. Salah satu cara untuk memperoleh albumin adalah dengan metode presipitasi dengan penambahan natrium sulfat. Natrium sulfat dapat mengatasi masalah dalam industri karena natrium sulfat tidak reaktif dengan stainless steel, dimana stainless steel merupakan bahan utama dalam bangunan untuk fasilitas pemurnian (Anonymous, 2006c). Untuk itu dilakukan penelitian untuk mengatahui pengaruh konsentrasi natrium sulfat pada proses presipitasi albumin ikan gabus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nutrisi Fakultas Perikanan, Laboratorium Biomolekuler Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Laboratorium Klinik Pattimura Malang, dan Laboratorium Kimia FTP UGM Yogyakarta. Penelitian dilakukan selama dua bulan yaitu pada bulan Maret – Mei 2007. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi natrium sulfat terhadap presipitasi albumin ikan gabus dan berapa konsentrasi natrium sulfat yang optimal dalam mempresipitasi albumin ikan gabus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu natrium sulfat konsentrasi 15 %, 20 %, 25 %, 30 % dan 35 % dengan tiga kali ulangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan minitab 13 dan untuk perlakuan terbaik menggunakan metode De Garmo. Parameter yang digunakan meliputi kadar albumin, kadar protein, rendemen, HPLC, spektrofotometer dan elektroforesis. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan natrium sulfat pada konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap presipitasi albumin ikan gabus. Perlakuan terbaik diperoleh pada penambahan konsentrasi natrium sulfat 20 % dengan kadar albumin sebesar 0,297 g/dl dan kadar protein sebesar 0,500 g/dl. Saran yang dapat saya berikan dalam penelitian yaitu perlu adanya penelitian lanjutan untuk pemurnian albumin ikan gabus dari hasil presipitasi dengan natrium sulfat, hingga diperoleh albumin murni tanpa dikotori oleh komponen garam sehingga aman untuk dikonsumsi manusia. Selain itu juga diperlukan penelitian lanjutan dengan menggunakan range konsentrasi natrium sulfat yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/87/050803125
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 20 Oct 2008 09:44
Last Modified: 20 Oct 2021 04:01
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132387
[thumbnail of 050803125.pdf]
Preview
Text
050803125.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item