Pengendapan Albumin Ikan Gabus ((Ophiocephalus striatus) Dengan Ammonium Sulfat,

DwiArisanti (2007) Pengendapan Albumin Ikan Gabus ((Ophiocephalus striatus) Dengan Ammonium Sulfat,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Albumin berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Dalam darah albumin berfungsi membawa banyak senyawa dalam darah seperti bilirubin, kalsium, dan obatobatan. Selama ini albumin serum dihasilkan dari darah manusia, sehingga harganya cukup mahal. Alternatif pengganti serum albumin tersebut adalah albumin ikan gabus, namun albumin yang dihasilkan masih berupa albumin kasar. Salah satu cara untuk memperoleh albumin murni adalah menggunakan metode pengendapan dengan penambahan ammonium sulfat. Untuk itu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pH ammonium sulfat pada proses pengendapan terhadap rendemen dan kadar albumin ikan gabus (Ophiocephalus striatus). Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2007 sampai Mei 2007 di laboratorium Nutrisi Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya, Laboratorium Biomolekuler Fakultas MIPA Universitas Brawijaya, Laboratorium Klinik Pattimura Malang dan Laboratorium Kimia Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH Ammonium sulfat yang berbeda terhadap rendemen dan kadar albumin. Serta mengetahui pH optimum dalam proses pengendapan albumin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SX 35 dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan yang digunakan adalah pH ammonium sulfat pada proses pengendapan albumin ikan gabus. Ammonium sulfat yang digunakan meliputi pH 4; 4,5; 5; 5,5; dan 6. Parameter yang digunakan meliputi rendemen, kadar protein, kadar albumin, elektroforesis dan profil asam amino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan ammonium sulfat pH 5 merupakan perlakuan terbaik yaitu dengan kadar protein sebesar 1, 17 g/ dl: kadar albumin sebesar 0,86 g/dl dan rendemen sebesar 46%. Perlakuan pH 5 ammonium sulfat merupakan pH optimal untuk pengendapan albumin. Penambahan ammonium sulfat berpengaruh nyata terhadap kadar albumin endapan. Penambahan ammonium sulfat tidak memberi pengaruh nyata terhadap rendemen dan kadar protein endapan dan supernatan. Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan metode pemurnian albumin yang lain untuk mendapatkan albumin dengan rendemen dan kadar terbaik serta mampu mengendapkan albumin secara maksimal.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/82/050803120
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 20 Oct 2008 09:13
Last Modified: 20 Oct 2021 03:57
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132382
[thumbnail of 050803120.pdf]
Preview
Text
050803120.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item