Pengaruh ukuran tiram Crassostrea glomerata terhadap kecepatan penurunan kelimpahan phytoplankton Chaetoceros cerritos

AliyulWafa (2007) Pengaruh ukuran tiram Crassostrea glomerata terhadap kecepatan penurunan kelimpahan phytoplankton Chaetoceros cerritos. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Sumber daya hayati perikanan Indonesia sangat melimpah jumlahnya. Namun, tidak begitu dengan nilai pemanfaatannya. Begitu pula dengan Tiram. Dari keseluruhan nilai pemanfaatan komoditas Tiram Indonesia hanya kurang dari 1 % dari total komoditas perikanan dan itupun hanya dari mutiara dan Lola. Oleh karena itu perlu adanya usaha pembudidayaan dan pemanfaatan yang lebih baik, salah satunya adalah melalui pemberian pakan yang sesuai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium IIP Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya, pada bulan Maret 2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ukuran tiram Crassostrea glomerata terhadap kecepatan penurunan kelimpahan fitoplankton Chaetoceros cerritos yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pemberian pakan yang menggunakan Chaetoceros cerritos pada usaha budidaya tiram. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi langsung dalam Rancangan Acak Lengkap tiga perlakuan dan pengulangan sebanyak 3 kali, yaitu perlakuan pemberian tiram ukuran 2 cm, 4 cm dan 6 cm yang diletakkan di media berisi fitoplankton 2 juta sel/liter dan faktor lingkungan pada masing-masing perlakuan diupayakan homogen. Penyerapan Chaetoceros cerritos oleh tiram Crassostrea glomerata dengan ukuran yang berbeda dibandingkan dengan kontrol, menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata, karena perhitungan statistik menghasilkan F hitung lebih besar dari F 1 %, yaitu 22,69 > 7,59 kemudian dilanjutkan dengan uji BNT yang menunjukkan bahwa antar perlakuan penambahan tiram ukuran 2, 4 dan 6 cm tidak berbeda nyata dalam penyerapan fitoplankton. Tiram yang berukuran 2 cm mampu memakan fitoplankton lebih banyak bila dibandingkan dengan ukuran 4 cm dan 6 cm yaitu rata-rata sebanyak 85729,96 sel/ml/jam/ekor, sedangkan 4 cm 57138,93 sel/ml/jam/ekor dan 6 cm 43294,93 sel/ml/jam/ekor. Hal ini diduga karena tiram ukuran 2 cm berada pada masa pertumbuhan yang optimum sehingga kemampuan penyerapan juga semakin besar. Kualitas air yang diperoleh selama penelitian masih dalam kisaran yang sesuai untuk pertumbuhan Chaetoceros cerritos dan tiram Crassostrea glomerata yaitu, suhu 28,33-28,50 oC, pH berkisar 8,42 – 8,75, salinitas 30 ‰, oksigen terlarut 5,73-7,67 ppm, nitrat 0,91-1,30 ppm , orthophophat 4,87-6,29 ppm. Fitoplankton Chaetoceros cerritos dapat dijadikan sebagai makanan untuk usaha pembudidayaan tiram Crassostrea glomerata atau yang biasa disebut sebagai tiram batu. Hasil penelitian ini diharapkan digunakan dalam usaha Bio Assesment karena tiram ini mampu mengurangi kepadatan fitoplankton Chaetoceros cerritos. Tiram Crassostrea glomerata dapat diaplikasikan sebagai “biofilter” pada perairan yang mengalami kondisi blooming C. cerritos, terutama dengan menggunakan tiram yang berukuran 2 cm, karena tiram ukuran ini masih dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan makanan yang banyak dibanding ukuran 4 dan 6 cm.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/142/050803188
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 23 Oct 2008 15:19
Last Modified: 19 Oct 2021 16:34
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132272
[thumbnail of 050803188.pdf]
Preview
Text
050803188.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item