Survei Kesesuaian Kualitas Air untuk Usaha Budidaya Kerang Hijau (Perna viridis), Kerang Darah (Anadara sp.) dan Tiram (Ostreidae) di Perairan Pantai Kecamatan Panceng dan Ujungpangkah Kabupaten Gresik dan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur

ImamTalkah (2007) Survei Kesesuaian Kualitas Air untuk Usaha Budidaya Kerang Hijau (Perna viridis), Kerang Darah (Anadara sp.) dan Tiram (Ostreidae) di Perairan Pantai Kecamatan Panceng dan Ujungpangkah Kabupaten Gresik dan Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dalam kegiatan budidaya kekerangan, membutuhkan lokasi yang memenuhi persyaratan teknis, ekonomis dan lingkungan, supaya dapat dipergunakan dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Kualitas air merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi kehidupan organisme kerang yang akan dibudidayakan. Penelitian ini dilaksanakan di perairan pantai kecamatan Panceng dan Ujung Pangkah kabupaten Gresik serta kecamatan Paciran kabupaten Lamongan Jawa Timur pada bulan Agustus 2006. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lokasi untuk usaha budidaya kerang hijau (Perna viridis), kerang darah (Anadara sp.) dan tiram (Ostreidae). Kegunaan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui lokasi yang sesuai untuk usaha budidaya kerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Materi dalam penelitian ini adalah kesesuaian parameter kualitas air yang meliputi parameter fisika air: suhu, gelombang, arus; kimia air: salinitas, oksigen terlarut, pH; biologi: plankton (sebagai makanan kerang) dan konsentrasi logam berat (Hg, Pb, Cd) di perairan. Penentuan stasiun pengamatan didasarkan pada perbedaan kedalaman perairan pantai sampai sejauh 4 mil dari garis pantai (batas administratif perairan pantai kabupaten/kota) dengan didasarkan pada habitat alami kekerangan yang menghuni diberbagai kedalaman di perairan pantai. Stasiun pengamatan sebanyak 3 titik (lokasi sampling) pada perairan Panceng (Stasiun G2, G4, G6), perairan Ujung Pangkah sebanyak 3 titik (Stasiun G1, G3, G5) dan 6 titik pada perairan Paciran (Stasiun L1, L2, L3, L4, L5, L6). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif. Berdasarkan analisis kesesuaian kualitas air termasuk logam berat, lokasi yang masih layak untuk kegiatan budidaya adalah hanya stasiun L5 pada perairan Paciran dengan kisaran parameter kualitas air; suhu 28 oC, salinitas 34 ppt, tinggi gelombang 0,2 m, kecepatan arus 0,11 m/s, pH 8, DO 6,27 ppm, kelimpahan fitoplankton 19.529 ind/ml sesuai untuk budidaya kerang hijau dan tiram. Sedangkan jika perairan tidak mengandung logam berat maka stasiun G4 dan G6 pada perairan Panceng yang memiliki kisaran parameter kualitas air; suhu 27-28 oC, salinitas 32-34 ppt, tinggi gelombang 0,2 m, kecepatan arus 0,07 m/s, pH 8, DO 5,47-5,87 ppm, kelimpahan fitoplankton 5.287-7.327 ind/ml dan stasiun G3 dan G5 pada perairan pantai Ujung Pangkah dengan kisaran parameter kualitas air; suhu 29 oC, salinitas 33-34 ppt, gelombang 0,25-0,3 m, kecepatan arus 0,06-0,14 m/s, pH 8, DO 6,40-6,93 ppm, kelimpahan fitoplankton 3.028-9.592 ind/ml serta stasiun L5 pada peraian Paciran sesuai untuk budidaya kerang hijau dan tiram. Lokasi yang sesuai untuk budidaya kerang darah tidak didapatkan baik di perairan Paciran maupun perairan Panceng Ujung Pangkah. Kandungan logam berat Hg, Pb dan Cd pada stasiun L3 dan L4 pada perairan Paciran dan stasiun G2, G3, G4, G5 dan G6 pada perairan Panceng Ujung Pangkah telah melebihi ambang batas yang ditentukan berdasar SK Menteri Kesehatan: 173/Men. Kes. Per./VIII/77 Gol. C dan SK Menteri Negara KLH: KEP 03/MENKLH/II/1991 Gol. III. Organisme kerang pada lokasi yang tercemar logam berat sudah tidak layak untuk dikonsumsi dan hanya dapat dimanfaatkan sebagai biomonitoring logam berat. Salinitas, tingkat kesuburan peraian dan konsentrasi logam berat di perairan sangat mempengaruhi kesesuaian kualitas air untuk budidaya kerang. Perlu dilakukan penelitian mengenai penerapan teknologi (metode/tehnik) budidaya kerang pada lokasi yang sesuai dan Perlunya penelitian yang sama pada musim yang berbeda.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/136/050803181
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 23 Oct 2008 08:32
Last Modified: 19 Oct 2021 16:28
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132265
[thumbnail of 050803181.pdf]
Preview
Text
050803181.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item