Pengaruh Konsumsi Tepung Agar-agar (Gracilaria spp.) Hasil Alkali Treatment Terhadap Kadar Lipid Darah Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Hiperlipidemia

CharismaShinta (2007) Pengaruh Konsumsi Tepung Agar-agar (Gracilaria spp.) Hasil Alkali Treatment Terhadap Kadar Lipid Darah Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Hiperlipidemia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kolesterol dalam darah yang berlebihan dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah yang menuju ke jantung dan menyebabkan serangan jantung. Salah satu cara untuk mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah adalah dengan mengubah pola makan, yaitu dengan banyak mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan makanan yang mengandung serat. Rumput laut merupakan salah satu komoditi perikanan yang banyak mengandung serat. Oleh karena itu perlu dimanfaatkan lebih optimal, diantaranya sebagai makanan fungsional yang menyehatkan misalnya dimodifikasi menjadi tepung agar-agar melalui proses ekstraksi. Tepung agar-agar Gracilaria spp. mengandung serat yang cukup tinggi (± 73,23%), yang diduga bahwa serat makanan pada tepung agar-agar Gracilaria spp. mampu menurunkan kadar lipid darah tikus wistar (Rattus norvegicus). Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi tepung agar-agar (Gracilaria spp.) hasil alkali treatment dengan NaOH, KOH, dan Ca(OH)2 terhadap penurunan kadar lipid darah tikus wistar. Adapun tujuan penelitian secara khusus adalah untuk menentukan jenis tepung agar-agar (Na, K, atau Ca), serta konsentrasi dalam ransum pakan yang paling efektif menurunkan kadar lipid darah tikus wistar, dan untuk mengetahui pengaruh kekuatan gel dari tepung agar-agar Na, K, dan Ca terhadap penurunan kadar lipid darah tikus wistar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. dengan dua faktor perlakuan yang berpengaruh, yaitu faktor bahan alkali pada proses alkali treatment (A) yang terdiri dari NaOH (A1), KOH (A2) dan Ca(OH)2 (A3), dan faktor konsentrasi penambahan tepung agar-agar Gracilaria spp. pada ransum pakan (B), yaitu konsentrasi 0% (B1) sebagai kontrol, konsentrasi 7,5% (w/w) (B2) dan konsentrasi 12,5% (w/w) (B3). Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial, 9 perlakuan dan 3 kali ulangan (n=3) dengan hari pengamatan sebagai kelompok pengamatan yang terdiri dari hari ke- 0, 3, 6, 9, 12, 15, dan 18. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dan dianalisis lebih lanjut dengan uji Tukey. Parameter uji meliputi jumlah konsumsi tikus, berat badan tikus, berat feses, kadar trigliserida dan kolesterol darah, kolesterol feses, kadar serat makanan, dan kekuatan gel. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa jumlah pakan yang dikonsumsi dan jumlah feses tikus dipengaruhi oleh perbedaan perlakuan alkali (p<0.05) dan konsentrasi tepung agar-agar yang ditambahkan dalam ransum (p<0.05). Sedangkan, laju pertumbuhan berat badan tikus tidak dipengaruhi oleh perlakuan alkali (p>0.05) dan konsentrasi tepung agar-agar yang ditambahkan (p>0,05). Hasil analisis statistik terhadap kadar kolesterol darah dan kadar trigliserida darah menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan alkali dan perbedaan konsentrasi tepung agar-agar yang ditambahkan dalam ransum pakan berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap kadar kolesterol darah dan kadar trigliserida darah tikus.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2007/107/050803145
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 639 Hunting, fishing & conservation > 639.2 Commercial fishing, whaling, sealing
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 22 Oct 2008 14:34
Last Modified: 19 Oct 2021 16:03
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/132236
[thumbnail of 050803145.pdf]
Preview
Text
050803145.pdf

Download (4MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item