Oryzaephilus mercator (Fauvel) (Coleoptera: Silvanidae): Preferensi, Pertumbuhan dan Perkembangannya Pada Tiga Varietas Kacang Tanah dalam Simpanan

Tanzilia, Shanas (2016) Oryzaephilus mercator (Fauvel) (Coleoptera: Silvanidae): Preferensi, Pertumbuhan dan Perkembangannya Pada Tiga Varietas Kacang Tanah dalam Simpanan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogea L.) merupakan komoditas yang penting di Indonesia. Kacang tanah memiliki berbagai kegunaan antara lain sebagai bahan makanan bagi manusia, bahan pakan ternak, dan bahan dasar pembuatan minyak nabati. Produksi kacang tanah di Indonesia mengalami penurunan dalam beberapa tahun. Penurunan tersebut salah satunya dapat diakibatkan oleh serangan hama pascapanen. Hama pascapanen yang menyerang kacang tanah salah satunya adalah Oryzaephilus mercator (Fauvel) (Coleoptera: Silvanidae). Kacang tanah di dalam simpanan terdiri dari berbagai varietas yang memiliki kandungan nutrisi berbeda. Di sisi lain, kacang tanah umumnya disimpan dalam kondisi berkulit dan tanpa kulit ari. Perbedaan nutrisi dan keberadaan kulit ari dari kacang tanah dapat berpengaruh terhadap preferensi, pertumbuhan dan perkembangan hama O. mercator. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya mulai bulan Januari hingga Juli 2016. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 3 varietas kacang tanah yaitu varietas Kelinci, Bison, dan Takar 1 berkulit dan tanpa kulit ari. Pada penelitian preferensi, 30 g pakan sesuai perlakuan dimasukkan ke dalam sangkar preferensi selanjutnya sangkar diinfestasikan dengan 15, 30, dan 45 pasang imago berumur tujuh sampai 14 hari. Pada penelitian pertumbuhan dan perkembangan, 30 g pakan sesuai perlakuan dimasukkan dalam tabung perlakuan selanjutnya pakan diinfestasi dengan 15 pasang imago O. mercator berumur tujuh sampai 14 hari. Berdasarkan hasil penelitian preferensi diketahui bahwa Imago O. mercator lebih menyukai kacang tanah varietas Kelinci tanpa kulit ari daripada perlakuan lain untuk hadir dan meletakkan telur. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan antara jumlah imago betina yang hadir dengan jumlah telur yang diletakkan. Berbeda dengan hasil pada penelitian preferensi, pertumbuhan dan perkembangan O. mercator lebih baik pada kacang tanah varietas Kelinci, Bison, dan Takar 1 tanpa kulit ari daripada perlakuan lain. Keberadaan kulit ari mempengaruhi preferensi, pertumbuhan, dan perkembangan hama O. mercator. Kacang tanah dengan kulit ari yang tebal dapat menghambat aktifitas makan serangga O. mercator sehingga dapat menyebabkan kematian serangga. Hasil uji ketebalan kulit ari, menunjukkan bahwa kacang tanah varietas Takar 1 berkulit ari memiliki kulit ari lebih tebal daripada perlakuan lain yaitu 0,092 mm. Keberadaan kulit ari, juga mempengaruhi tingkat kekerasan dari kacang tanah. Hasil uji kekerasan biji kacang tanah menunjukkan bahwa kacang tanah varietas Bison dan Takar 1 berkulit ari memiliki tingkat kekerasan lebih tinggi daripada perlakuan lain yaitu 126,10 dan 105,94 N. Kematian pada serangga yang diinfestasikan akan berpengaruh terhadap jumlah telur, larva, pupa, dan imago baru yang dihasilkan. Kacang tanah dengan kulit ari yang tebal dan tingkat kekerasan yang tinggi kurang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan serangga O. mercator.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/880/051612195
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 28 Nov 2016 10:00
Last Modified: 20 Oct 2021 09:02
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131880
[thumbnail of Shanas_Tanzilia.pdf]
Preview
Text
Shanas_Tanzilia.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item