Pengaruh Pemberian Pupuk Urea terhadap Perkembangan Populasi Kutu Daun Aphis sp. (Hemiptera: Aphididae) pada Tanaman Melon (Cucumis melo L.).

FiaRizkiAmalia (2016) Pengaruh Pemberian Pupuk Urea terhadap Perkembangan Populasi Kutu Daun Aphis sp. (Hemiptera: Aphididae) pada Tanaman Melon (Cucumis melo L.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman melon (Cucumis melo L) merupakan komoditas holtikultura yang bernilai tinggi. Produksi melon di Indonesia sering kali mengalami penurunan. Salah satu kendala menurunnya produksi, dikarenakan adanya masalah kerusakan tanaman akibat serangan hama. Hama yang sering dijumpai pada tanaman melon adalah kutu daun (Aphis sp.). Salah satu cara alternatif dalam pengendalian hama pada tanaman yaitu mengusahakan pertumbuhan tanaman sehat melalui pemupukan yang berimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian pupuk urea terhadap perkembangan populasi kutu daun (Aphis sp.), mengetahui intensitas serangan kutu daun (Aphis sp.) dan mengetahui hasil produksi (bobot buah). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas enam perlakuan dan empat ulangan. Masing-masing perlakuan dan ulangan terdapat 7 tanaman, sehingga total seluruh tanaman 168. Terdiri dari enam perlakuan pemberian dosis pupuk Urea yang diberikan pada tanaman melon yaitu 0 gr/tanaman (kontrol), 0,54 gr/tanaman, 0,77 gr/tanaman, 1,03 gr/tanaman, 1,28 gr/tanaman, dan 1,54 gr/tanaman. Parameter yang diamati yaitu populasi Aphis sp., intensitas serangan Aphis sp., bobot buah dan analisis usaha tani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan dosis pupuk urea pada tanaman melon dapat meningkatkan populasi Aphis sp., peningkatan dosis pupuk urea pada tanaman melon juga dapat meningkatkan intensitas serangan Aphis sp. Pemberian dosis pupuk urea yang tinggi dapat menyebabkan penurunan produksi pada tanaman melon, serta usaha tani yang diterapkan kurang tepat untuk dilanjutkan.

English Abstract

The corps of Melon (Cucumis melo L) are known to be high-valued horticulture commodities. Yet, the production of melon in Indonesia is often diminished. One of the reasons is the destruction of corps due to pest’s attacks. The most commonly found pest in melon corps is Aphis sp. One of the alternative ways to pests contorl is by maintaining healthy growth of the corps by giving balanced amount of fertilizer. The purpose of the study was to know the influence amount of urea fertilizer to the population development Aphis sp. determine the intensity of the attack of Aphis sp, and analyzed for yield (weight of fruit). This research used Randomized Block Design (RBD) that, in this case, consists of six treatments and four repetitions. Each treatment and repetition are implemented to 7 corps, that makes the total of the corps becomes 168. There are six different treatments in giving the dosage of urea fertilizer to melon corps, those are 0 gr/plant (kontrol), 0,54 gr/plant, 0,77 gr/plant, 1,03 gr/plant, 1,28 gr/plant, and 1,54 gr/plant. The parameter observed are the population of Aphis sp., the intensity of the attack Aphis sp., the weight of the fruit, and the analysis of farmer’s business. The results of this research showed that increasing dosage of urea on melon can increase the population of Aphis sp, increasing dosage of urea on melon can also increase the intensity of the attack Aphis sp. Giften urea high dosage to a decrease in the production of melon, and farm applied less appropriate to continue.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/677/051609365
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 04 Nov 2016 10:32
Last Modified: 19 Oct 2021 15:19
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131687
[thumbnail of skripsi_fia.pdf]
Preview
Text
skripsi_fia.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item