Pengaruh Jumlah Kombinasi Tanaman Refugia Sebagai Rekayasa Ekologi Terhadap Intensitas Serangan Hama Scirpophaga Innotata

EkaYunian, Alif (2016) Pengaruh Jumlah Kombinasi Tanaman Refugia Sebagai Rekayasa Ekologi Terhadap Intensitas Serangan Hama Scirpophaga Innotata. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Padi merupakan salah satu sumber pangan paling penting di Indonesia. Produksi padi pada tahun 2015 sebesar 75.551 ton/ha, yang mengalami peningkatan sebesar 6,64% dari tahun sebelumnya. Dalam usaha budidaya, khususnya budidaya padi tidak terlepas dari hambatan. Salah satu hambatan diantaranya adalah permasalahan organisme pengganggu ttanaman padi (OPT). Salah satu hama utama yang meyerang tanaman padi tahun 2012 yang lalu, di Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang adalah serangan penggerek batang padi. Serangan ini menyebabkan petani kehilangan sebagian hasil panen padinya. Populasi hama penggerek batang padi dapat meningkat karena banyak musuh alami yang mati akibat penggunaan pestisida kimia yang kurang tepat dan kurang bijaksana. Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) merupakan pilihan strategi budidaya yang potensial dilakukan. Salah satu komponen dari PHT adalah berbasis rekayasa ekologi dengan menanam tanaman refugia. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang pada bulan Januari-April 2016. Penelitian ini menggunakan lahan sebanyak 12 sub petak masing-masing seluas 392 m2. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Perlakuan 1 menggunakan PHT padi tanpa kombinasi tanaman refugia sebagai kontrol. Sedangkan perlakuan 2 menggunakan PHT padi dengan kombinasi dua jenis refugia yaitu wijen dan kenikir. Perlakuan 3 menggunakan PHT padi dengan empat jenis tanaman refugia yaitu jagung, wijen, kenikir dan pacar air. Teknik budidaya padi PHT pada penelitian ini meliputi analisa tanah, persiapan lahan, penanaman benih dan pemeliharaan tanaman. Variabel pengamatan meliputi kelompok telur, imago , intensitas serangan S. innotta dan populasi musuh alaminya serta hasil produksi dan analisa usaha tani. Analisis data menggunakan Uji F dengan taraf kepercayaan 95%, apabila terdapat pengaruh nyata antar perlakuan maka diuji lanjut dengan uji BNT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan 2 dan 4 kombinasi refugia mampu menekan intensitas serangan S. innotata menjadi sebesar 0,006 % dan 0 % serta pada 12 MST sebesar 0,001 % dan 0,0002 %. Hasil produksi padi pada tanaman refugia lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa kombinasi refugia, namun hasil produksinya tergolong rendah dibandingkan hasil produksi padi pada umumnya. Hasil perhitungan BCR pada semua perlakuan menunjukkan nilai lebih dari angka 1, artinya penerapan kombinasi refugia layak untuk dilanjutkan kembali.

English Abstract

Rice is one source of food most important in indonesia. Rice production in 2015 is 75.551 ton/ha, who increased by 6,64 % from the previous year. But, The rice cultivation can notbe separated from the hitch, thats problems is about pest and disease of rice. One of the barriers that often become an obstacle in the cultivation is Plant Pest Organisme disorders (OPP). One of the cultivations problems In 2012 ago, in Sumobito, Jombang is the attack of white stem borer rice. The attack is causing farmers lose some their rice crops. Population of pest stem borer rice can be increasing because of many natural enemies died cause used of chemical pesticides inappropriately. The concept of Integrated Pest Management (IPM) is a potential strategy options farming. One development is the aplications of IPM concept there ecosystem engineering applications with reugia plant. The research was carried out in the fields located in Sumobito village, District of Sumobito, Jombang on January until April 2016. The study was used 12 sub plots of land and each of 392 m2. The study was used RAK with 3 treatment. First treatment was used PHT of rice without combination refugia plants as control. Secound treatment was used PHT of rice and two combination types of refugia with namely Sesamum indicum and Cosmos caudatus. Thrird Treatment was used PHT of rice with four combination types of refugia namely Zea mays, S. indicum, C. caudatus and Impatient balsamina. Technique of PHT in this research, was included land analysis, land preparation, planting seeds and maintenance of plants. Each treatments was repeated 4 times. The study was conducted by observation the group of eggs, intensity attack of S. innotta and the production of rice. The data were analyszed using F test followed by LSD test (level of accu racy 95%). The research result was not found the group of S. innotata eggs. The intensity attack S. innotata was showed that the implementation of 2 and 4 combination refugia can be impressed intensity attack of S. innotata until 0,006 % and 0 % and also on 12 MST 0,001 % and 0,0002 %. Produce of rice in refugia plants was higher than without combination refugia, but the result production was lower than produce rice in general. The calculation of BCR for all treatment was showed more than 1, it means the application of combination refugia will be suitable for reuse.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/537/051609224
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Sugiantoro
Date Deposited: 21 Dec 2016 09:48
Last Modified: 19 Oct 2021 12:55
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131543
[thumbnail of SKRIPSI_ALIF_EKA_YUNIAN_125040201111129.pdf]
Preview
Text
SKRIPSI_ALIF_EKA_YUNIAN_125040201111129.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item