Pengaruh Perbedaan Umur Tanaman Saat Inokulasi Tobacco Mosaic Virus (TMV) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.).

Maranticha, Hesty (2016) Pengaruh Perbedaan Umur Tanaman Saat Inokulasi Tobacco Mosaic Virus (TMV) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi. Rata-rata produksi tomat di Indonesia dalam 10 tahun terakhir yaitu tahun 2003-2013 mencapai 850.754,9 ton/tahun. Di Indonesia, virus yang banyak menyerang tanaman tomat adalah Tobacco Mosaic Virus (TMV), Potato Virus Y (PVY), dan Cucumber Mosaic Virus (CMV). TMV dan CMV secara bersama-sama dapat mengurangi produksi sampai 50% tergantung umur tanaman saat terjadi infeksi dan varietas tomat. Tanaman muda umumnya rentan terhadap infeksi virus dibandingkan dengan tanaman yang tua. Penelitian ini dilakukan untuk lebih memahami secara terperinci pengaruh perbedaan umur tanaman saat inokulasi TMV terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman tomat. Pengetahuan akan umur kerentanan tanaman akan sangat berguna untuk merancang suatu sistem pengendalian yang lebih terarah, efektif, dan efisien. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Jurusan HPT, FP, UB dan di screenhouse milik STPP (Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian) Kampus 2 yang terletak di Jl. I.R. Rais, Malang. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Maret sampai Oktober 2015. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 satuan perlakuan. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah pengaruh perbedaan umur tanaman pada saat inokulasi TMV yaitu pada saat tanaman berumur 14, 21, 28, 35, dan 42 Hari Setelah Tanaman (HST). Variabel yang diamati adalah masa inkubasi dan gejala, intensitas serangan, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman, bobot kering tanaman, jumlah buah, dan bobot buah. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dan apabila terdapat pengaruh yang nyata dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perbedaan umur tanaman saat inokulasi TMV tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap masa inkubasi virus dan intensitas serangan. Kisaran masa inkubasi TMV pada tanaman tomat adalah 40-45 hari. Gejala yang muncul pada daun berupa mosaik dan daun muda yang mengerut. Perlakuan perbedaan umur tanaman saat inokulasi TMV memberikan pengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan tanaman tomat. Tanaman yang diinokulasi pada 14 HST memiliki tinggi tanaman yang rendah dan jumlah daun yang sedikit. Hal ini terjadi karena kecepatan penyebaran virus akan lebih tinggi pada sel-sel muda daripada sel-sel yang tua. Bobot basah serta bobot kering tanaman tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata dari inokulasi TMV pada umur tanaman tomat yang berbeda. Pada variabel hasil, perlakuan perbedaan umur tanaman saat inokulasi TMV memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap bobot buah namun tidak memberikan pengaruh nyata pada jumlah buah. Hal ini menunjukkan bahwa infeksi TMV dapat menekan pertumbuhan tanaman dan menurunkan produksi tanaman.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/19/051602665
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 04 Apr 2016 15:02
Last Modified: 19 Oct 2021 04:22
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131166
[thumbnail of Skripsi.pdf]
Preview
Text
Skripsi.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item