Uji Bioaktivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Siam Pontianak Citrus Nobilis Pada Spodoptera Litura

Prawidiasti, GhassaniAnggiah (2016) Uji Bioaktivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Siam Pontianak Citrus Nobilis Pada Spodoptera Litura. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ulat grayak Spodoptera litura F . merupakan salah satu hama daun yang penting karena memiliki kisaran inang yang luas meliputi kedelai, kacang tanah, kubis, ubi jalar, dan kentang. Pengendalian S. litura pada umumnya masih menggunakan pestisida sintetik yang berdampak negatif bagi lingkungan dan ekosistem. Melihat resiko penggunaan pestisida sintetik yang dapat membahayakan ekosistem, maka diperlukan pengendalian yang ramah lingkungan. Salah satu sarana pengendalian hama alternatif yang layak dikembangkan ialah insektisida nabati karena mudah terurai di lingkungan. Penggunaan ekstrak minyak kulit buah jeruk sebagai pestisida nabati merupakan suatu usaha pemanfaatan limbah industri sari buah jeruk yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Oleh karena itu dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak dari kulit buah jeruk pontianak (Citrus nobilis Lour) terhadap hama hama ulat grayak S.litura. Penelitian dilakukan di Laboratorium Rearing dan Laboratorium Toksikologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang pada bulan April sampai Oktober 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 20 larva S. litura. Perlakuan yang digunakan yaitu ekstrak kulit jeruk Pontianak dengan konsentrasi 0 (kontrol); 1 ; 2; 3; 4; 5; dan 6%. Minyak kulit jeruk diperoleh dari penyulingan sendiri dan ulat S. litura didapat dari Balittas, Karangploso, Malang. Parameter pengamatan adalah persentase mortalitas, persentase aktivitas makan, pembentukan pupa dan imago. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit jeruk Pontianak secara efektif mengakibatkan mortalitas yang cukup tinggi untuk hama ulat grayak. Ekstrak kulit jeruk Pontianak mampu menurunkan aktivitas makan larva S. litura sebanyak 80,11% dan mengakibatkan mortalitas hingga 76,25% . Ekstrak kulit jeruk Pontianak belum mampu menyebabkan larva S. litura gagal menjadi pupa dan imago namun hanya dapat memperlambat pembentukannya saja. Nilai LC50 yang diperoleh yaitu 4% dan LT50 adalah 79 jam setelah perlakuan (JSP).

English Abstract

The armyworm Spodoptera litura F. is one of the important leaves pests because it has a wide host range includes soybeans, peanuts, cabbage, sweet potatoes, and potatoes. Control of S. litura generally still use synthetic pesticides which have a negative impact on the environment and ecosystems. Natural insecticide is an alternatives pest control should be developed because it is easy to decomposed in the environment. Using extracts citrus fruit peel oil as a natural pesticide is an industrial waste utilization orange juice that has a high economic value. Therefore, in this research observed about the effectiveness of the extraction citrus fruits peel pontianak (Citrus nobilis Lour) against pests armyworm S.litura. So it could provide scientific information to public about potential of orange peel oil Pontianak as a natural insecticide. This research was conducted in Sub-Laboratory of Toxicology and Rearing, Plant Pest and Disease Department, Agriculture Faculty, Brawijaya University, Malang, on Juli 2015 until December 2015. The experiment was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) with four replications. The treatment used is orange peel extract Pontianak with a concentration of 0 (control); 1; 2; 3; 4; 5; and 6%$. Orange peel oil derived from distillation itself and S. litura obtained from Balittas, Karangploso, Malang. Observation parameters measured were the percentage of mortality, the percentage of feeding activity, and the number of formed pupae and emerged adult. The results showed that Pontianak orange peel extract could effectively increase mortality against the pests armyworm. Pontianak orange peel extract was able to decreased activity of S. litura larvae ate as much as 80,11% and resulted in mortality of up to 76,25%. Pontianak orange peel extract has not been able to made the larvae of S. litura failed become pupae and imago but just slowing the course of formation its. LC50 values obtained by the 4% and LT50 were 79 hours.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2016/160/ 051604519
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Kustati
Date Deposited: 24 May 2016 15:28
Last Modified: 24 May 2016 15:28
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/131134
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item