Pengaruh Lama Perebusan Dan Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Kerupuk Kulit Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer)

Utami, Sri (2018) Pengaruh Lama Perebusan Dan Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Kerupuk Kulit Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Ikan kakap putih setiap tahunnya mengalami peningkatan produksi, baik dalam bentuk segar maupun olahan. Dalam proses produksi tersebut, didapatkan limbah ikan kakap putih yang salah satunya adalah limbah berupa kulit. Saat ini pemanfaatan limbah kulit ikan kakap putih masih jarang, sehingga perlu dilakukan adanya pengolahan lanjutan agar limbah kulit tersebut dapat bernilai ekonomi. Salah satu pengolahan yang dapat dilakukan adalah dengan membuat kerupuk kulit ikan karena cara serta alat yang digunakan masih sederhana. Biasanya daya kembang kerupuk masih kurang serta tidak diketahui kandungan nilai gizinya sehingga dilakukan penelitian pengaruh lama perebusan dan pengeringan terhadap kualitas fisikokimia kerupuk kulit ikan kakap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perebusan dan lama pengeringan serta menentukan waktu terbaik yang digunakan dalam proses pembuatannnya terhadap karakteristik fisikokimia kerupuk kulit ikan kakap putih. Penelitian ini dilakasanakan mulai bulan Maret sampai April 2018 dan bertempat di laboratorium Nutrisi Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, yaitu lama perebusan sebagai faktor I dengan 4 taraf perlakuan yaitu A1= 0 menit, A2= 10 menit, A3= 15 menit dan A4= 20 menit. Faktor II berupa lama pengeringan dengan 3 taraf perlakuan yaitu B1= 10 jam, B2= 20 jam dan B3= 30 jam dengan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA). Bila terdapat pengaruh yang berbeda nyata pada taraf α 5% pada sidik ragam maka dilakukan uji lanjut Tukey. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan didapatkan hasil analisis fisik berupa daya patah sebesar 15,13 N/m2 – 25,09 N/m2 dan daya kembang berkisar antara 70,44 % – 100,07 %. Sedangkan hasil rerata analisis kimia yakni kadar air 1,09% – 4.95%, kadar protein 65,26% – 70,43%, kadar lemak 13,43% – 15,83%, kadar abu 3,02%- 3,51%, kadar karbohidrat 5,33% - 16,13%. Kesimpulan dari penelitian tentang pengaruh perebusan yaitu lamanya waktu perebusan dan pengeringan berpengaruh terhadap karakteristik fisikokimia kerupuk kulit ikan kakap putih. Dari hasil uji fisik dan uji kimia yang dilakukan didapatkan perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan Perebusan 15 menit dan pengeringan 30 jam dengan nilai daya patah sebesar 15.13 N/m2, daya kembang 100.07 %, kadar air 1,09%, kadar protein 66.25%, kadar lemak 14,43%, kadar abu 3.11%, kadar karbohidrat 16.13%.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/627/051806549
Uncontrolled Keywords: Kulit Ikan, Pemanfaatan, Proses Produksi, Memasak, Perebusan, Pengeringan
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 641 Food and drink > 641.6 Cooking specific materials > 641.69 Cooking game and seafood > 641.692 Fish
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 15 Jan 2019 01:40
Last Modified: 13 May 2020 11:11
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/13039
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item