Kejadian Hama dan Penyakit Tanaman Cabai Kecil yang dibudidayakan secara Vertikultur di Sidoarjo

Roziq, Fatkur (2013) Kejadian Hama dan Penyakit Tanaman Cabai Kecil yang dibudidayakan secara Vertikultur di Sidoarjo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman golongan cabai merupakan salah satu tanaman yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi, sehingga banyak diminati oleh masyarakat. Permintaan terhadap cabai kecil terus meningkat dari tahun ketahun. Faktor yang mempengaruhi produksi cabai kecil adalah serangan berbagai jenis hama dan penyakit. faktor lain yang mempengaruhi adalah ketersediaan lahan yang terus berkurang karena pertumbuhan penduduk. Kegiatan bertani secara vertikultur dengan memanfaatkan lahan sempit seperti halnya pekarangan rumah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan cabai kecil dalam skala rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, hama dan penyakit pada tanaman cabai kecil kecil yang dibudidayakan secara vertikultur. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Juni 2012 sampai dengan November 2012 di Sidoarjo dan di Laboratorium Mikologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Dalam penelitian digunakan PVC dengan panjang 200 cm dan diameter 12 cm sebagai media tanam. Jumlah PVC yang digunakan adalah 20 buah. PVC dilubangi dengan jarak antar lubang lebih kurang 12,5 cm yang diukur secara diagonal. Pada tiap PVC terdapat 6 lubang tanam. PVC yang telah dilubangi kemudian di susun dilahan dan bagian bawahnya ditanam dengan kedalaman lebih kurang 20 cm. Jarak antar PVC yang ditegakkan lebih kurang 50 cm. PVC yg telah ditegakkan kemudian diisi dengan media tanam yang merupakan campuran tanah, pasir dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1:1. Parameter yang diamati yatu tinggi tanaman, jumlah bunga, jumlah buah cabai kecil, bobot buah cabai kecil yang dipanen, jenis hama cabai kecil dan jumlahnya, dan penyakit yang menyerang serta intensitasnya. Pengamatan dimulai dari minggu 1 sampai minggu ke-13. Pertumbuhan tanaman cabai kecil dilihat dari tinggi tanaman, bunga dan buah yang mengalami kenaikan pada tiap pengamatan menunjukkan bahwa budidaya tanaman cabai kecil secara vertikultur dapat dilakukan pada lahan sempit. Hama yang ditemukan pada lahan budidaya cabai kecil secara vertikultur yaitu aphid (Homoptera: Aphididae) dan kutu kebul Bemisia tabacci Genn. (Hemiptera: Aleyrodidae). Rerata populasi dari hama tersebut masih pada populasi yang rendah yaitu 350 ekor/100 tanaman dan 150 ekor/100 tanaman. Penyakit yang ditemukan yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus gemini yang ditularkan oleh kutu kebul. Letak lubang tanam pada paralon berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah bunga, jumlah buah, bobot panen buah cabai kecil, jumlah aphid, jumlah kutu kebul B. tabacci dan persentase tanaman yang terserang virus gemini

English Abstract

Chili’s group is one of plant which has quite high economic value, so people like it most. Demand of chili keep on increase from year to year. Factors which influence chili’s production are pest and plant disease. Other factor is plant area decreasing because of people growth. Vertikultur cultivation which use narrow area like house yard hopefully can fulfill chili’s necessity at household scale. This research aims to know the growth, pest and plant disease at vertikultur chili cultivation. This research was started from June 2012 until November 2012 at Sidoarjo and in Mycology Laboratory Pest and Plant Disease Department, Agriculture Faculty University of Brawijaya Malang. In this research used PVC with 200 cm lenght and 12 cm diameter as plant media. The number of PVC is 20. PVC holed with inter hole distance approximately 12, 5 cm which is measured diagonally. In every PVC there are 6 plant holes. PVC which is holed then arranged at area and the bottom part planted with approximately 20 cm of depth. Inter PVC distance which is straightened approximately 50 cm. The straightened PVC after that fulfilled with plant media which are mixed of soil, sand, and organic fertilizer with 1:1:1 comparison. The observation parameter are plant height, number of flower, number of chili fruit, chili fruit weight, kind of chili’s pest and its number, also the attack disease and its intensity. The observation starts at 1st week until 13th weeks. Chili plant growth can be seen from plant height, flower and fruit which increase every observation, it shows that vertikultur chili cultivation can be done in narrow area. Pest which is found at vertikultur chili cultivation are aphid (Homoptera: Aphididae) and whitefly Bemisia tabacci Genn. (Hemiptera: Aleyrodidae). Pest population average still in low population, that is 350 tail/100 of plant and 150 tail/100 of plant. Plant disease is Gemini virus which is infected from whitefly. Plant hole location at PVC influenced to plant height, number of flower, number of fruit, chili fruit weight, number of aphid, number of whitefly B. tabacci and plant percentage which is infected by virus gemini.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2013/222/051308273
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 632 Plant injuries, diseases, pests
Divisions: Fakultas Pertanian > Hama dan Penyakit Tanaman
Depositing User: Hasbi
Date Deposited: 25 Nov 2013 09:43
Last Modified: 20 Oct 2021 06:04
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129337
[thumbnail of 1._cover.pdf]
Preview
Text
1._cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 3._PERNYATAAN.pdf]
Preview
Text
3._PERNYATAAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 5.Pengesahan_Penguji.pdf]
Preview
Text
5.Pengesahan_Penguji.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 2._Cover_dalam.pdf]
Preview
Text
2._Cover_dalam.pdf

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of 6._skripsi_lengkap.pdf]
Preview
Text
6._skripsi_lengkap.pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of 4._LEMBAR_PERSETUJUAN..pdf]
Preview
Text
4._LEMBAR_PERSETUJUAN..pdf

Download (1MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item