Pengembangan Kriteria Kesesuaian Lahan Tanaman Tembakau Madura Varietas Prancak 95 (Nicotiana Tabacum L.) Di Kabupaten Sampang,

MBurhanudin (2012) Pengembangan Kriteria Kesesuaian Lahan Tanaman Tembakau Madura Varietas Prancak 95 (Nicotiana Tabacum L.) Di Kabupaten Sampang,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tembakau (Nicotiana tabacum L.) adalah genus tanaman berdaun lebar yang berasal dari daerah Amerika Utara dan Amerika Selatan. Tanaman tembakau banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kabupaten Sampang sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, kurang dikenal karena kualitas tembakau yang dihasilkan beragam. Kualitas tembakau di Kabupaten Sampang beragam disebabkan oleh variasi pada topografi lahan untuk budidaya tanaman tembakau. Perbedaan topografi berpengaruh terhadap jenis tanah maupun kondisi iklim mikro pada tiap-tiap lahan. Salah satu tembakau yang umum dibudidayakan di Kabupaten Sampang adalah tembakau Madura varietas Prancak 95. Tinggi tanaman rata-rata berkisar antara 60-80 cm. umur tanaman berbunga 54-74 hari dan umur panen 84-104 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Menentukan faktor yang berpengaruh terhadap produksi, dan indeks mutu, tembakau varietas Prancak 95 di Kabupaten Sampang; 2) Menyusun kriteria karakteristik lahan tanaman tembakau varietas Prancak 95 di Kabupaten Sampang; dan 3) Membuat model evaluasi lahan dengan menggunakan program ALES untuk pengembangan curah hujan dan tekstur tanah. Penelitian ini dilakukan di tiga kecamatan yaitu di Kecamatan Omben, Sokobanah, dan Camplong. Pendugaan faktor yang berpengaruh dominan dihasilkan dari regresi linear berganda langkah mundur. Dari hasil regresi, didapatkan bahwa faktor yang berpengaruh dominan terhadap produksi adalah curah hujan fase 0-30 hari setelah tanam (HST), sedangkan yang berpengaruh dominan terhadap mutu tembakau adalah tekstur (fraksi pasir). Setelah dilakukan modifikasi kriteria kesesuaian lahan tanaman tembakau Prancak 95, diketahui bahwa curah hujan > 92 mm sampai tanaman umur 30 HST merupakan faktor pembatas untuk kesesuaian lahan S1 yang menghasilkan produksi berat rajangan kering antara 835-1043 kg ha-1. Faktor pembatas kesesuaian lahan S2 untuk curah hujan antara 47,84 mm-92 mm sampai umur 30 HST, menghasilkan berat rajangan kering 626-835 kg ha-1. Faktor pembatas kesesuaian lahan S3 untuk curah hujan antara 2,30 mm-47,84 mm sampai umur 30 HST yang menghasilkan berat rajangan kering 418-626 kg ha-1, dan faktor pembatas kesesuaian lahan N untuk curah hujan <2,30 mm sampai 30 HST, menghasilkan berat rajangan kering kurang dari 418 kg ha-1. Sedangkan dari pengembangan mutu, dari hasil modifikasi kriteria kesesuaian lahan tembakau Prancak 95 dapat diketahui bahwa fraksi pasir antara 3-21 % merupakan faktor pembatas untuk kelas kesesuaian lahan S1, yang menghasilkan indeks mutu sebesar 67,6-84,62 %. Faktor pembatas kelas kesesuaian lahan S2 untuk fraksi pasir antara 21-52 % yang menghasilkan indeks mutu sebesar 50,77-67,69 %, sedangkan faktor pembatas kelas kesesuaian lahan S3 untuk fraksi pasir antara 52-60 % yang menghasilkan indeks mutu sebesar 33,85-50,77 % dan faktor pembatas kelas kesesuaian lahan N untuk fraksi pasir sebesar > 60% yang menghasilkan indeks mutu kurang dari 33,85%. Hasil evaluasi lahan untuk tanaman tembakau varietas Prancak 95 dengan ALES didapatkan kelas kesesuaian lahannya cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3), dan tidak sesuai (N), dengan kendala retensi hara (nr), media perakaran (rc), temperatur (tc), dan bahaya erosi (eh). Usaha perbaikan seperti pemberian bahan organik dan pembuatan teras akan menghasilkan kelas kesesuaian lahan potensial cukup sesuai (S2). Sedangkan kelas kesesuaian lahan ekonomi termasuk kelas cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3) dengan pendapatan bersih (NPV) sebesar Rp 4.196.218,- dan Rp 3.358.192,-. Untuk kelas kesesuaian ekonomi tidak sesuai (N) tidak memiliki nilai pendapatan karena berdasarkan kelas kesesuaian lahan fisik, jika termasuk kelas N (tidak sesuai) maka tidak akan diperhitungkan dalam kelas kesesuaian lahan ekonomi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2012/135/051202921
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 551 Geology, hydrology, meteorology
Divisions: Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 12 Sep 2012 15:22
Last Modified: 21 Oct 2021 05:47
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128928
[thumbnail of Skripsi_burhanudin_M_0510430007.pdf]
Preview
Text
Skripsi_burhanudin_M_0510430007.pdf

Download (7MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item