Respon Morfologi Tanaman Sedap Malam (Polianthes tuberosa L. cv Roro Anteng) Terhadap Pemberian Beberapa Konsentrasi Colchicine

Zuhrah, Ainun (2009) Respon Morfologi Tanaman Sedap Malam (Polianthes tuberosa L. cv Roro Anteng) Terhadap Pemberian Beberapa Konsentrasi Colchicine. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tanaman sedap malam ( Polianthes tuberosa L.) ialah tanaman hias yang digunakan sebagai bunga potong, bunga tabur dan bahan baku minyak atsiri. Permintaan bunga sedap malam cenderung mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Pada skala penelitian di Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) hortikultura maupun Balai Penelitian Hortikultura (Balithor) Lembang, tanaman sedap malam termasuk tanaman potensial (Soedibyo, 1990). Mengingat hal tersebut, maka diperlukan upaya untuk meningkatkan mutu tanaman sedap malam. Salah satu cara meningkatkan mutu tersebut adalah dengan melalui induksi mutasi, antara lain melalui poliploidisasi. Menurut Brewbaker (1983), tanaman poliploid seringkali menunjukkan keunggulan sifat dibandingkan dengan diploidnya. Hindarti (2002), mengemukakan bahwa terdapat pengaruh nyata antara lama perendaman dan konsentrasi colchicine pada jumlah kromosom, lebar daun, tinggi tanaman, bobot segar, diameter umbi, volume umbi, bobot siung, dan kandungan protein tetapi tidak berpengaruh pada jumlah siung bawang putih. Selain itu pada penelitian Lu Chun et al. (1998) terhadap tanaman lily inca ( Alstromeria aurea ) diberikan perlakuan colchicine dengan konsentrasi 0,2%, 0,4%, dan 0,6% dan lama perendaman selama 6 jam, 12 jam, dan 18 jam menghasilkan perubahan kromosom menjadi tetraploid, daun lebih lebar dan lebih hijau, tangkai daun lebih pendek, stomata lebih besar dan lebih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan produktifitas tanaman bunga sedap malam. Hipotesis yang diajukan yaitu : (1) Terdapat interaksi antara konsentrasi dengan lama perendaman, yaitu semakin tinggi konsentrasi maka semakin singkat waktu perendaman yang diberikan. (2) Semakin tinggi konsentrasi colchicine yang diberikan, maka dapat memperbaiki morfologi dan meningkatkan produktifitas bunga sedap malam. (3) Semakin lama waktu perendaman colchicine yang diberikan, maka dapat memperbaiki morfologi dan meningkatkan produktifitas bunga sedap malam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor, yaitu : faktor konsentrasi colchicine yang terdiri dari 4 taraf (0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, dan 300 ppm) dan faktor lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf (3 jam, 6 jam, dan 9 jam). Masing-masing perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali dan tanaman contoh yang diamati sebanyak 6 tanaman per perlakuan. Alat yang digunakan adalah timbangan, penggaris, polibag berdiameter 19 cm, bak perendaman, kamera dan lain-lain. Bahan yang digunakan adalah benih sedap malam varietas roro anteng dan serbuk colchicine. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5% dan jika tidak berbeda nyata, dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Parameter yang digunakan adalah panjang tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2), jumlah anakan, saat munculnya primordia bunga (hst), saat munculnya daun pertama (hst), umur panen bunga (hst), panjang tangkai bunga (cm), panjang rangkaian bunga (cm), diameter bunga (cm), jumlah kuntum bunga perbatang, diameter tangkai bunga (cm), ketebalan sepal, diameter kuntum bunga (cm), dan lamanya waktu pajang bunga sedap malam. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanaman sedap malam yang diperlakukan dengan berbagai konsentrasi colchicine dan lama perendaman yang diujikan memberikan respon yang berbeda-beda terhadap parameter komponen hasil maupun komponen pertumbuhan. Pengaruh interaksi nampak pada parameter panjang kuntum bunga, diameter kuntum bunga, umur panen, jumlah daun pada umur 24 mst, dan jumlah anakan (kecuali umur 28 mst). Semakin tinggi konsentrasi colchicine yang diberikan, maka dapat meningkatkan panjang kuntum bunga, diameter kuntum bunga, umur panen bunga, namun menurunkan masa pajang dan saat muncul daun pertama. Dan semakin lama waktu perendaman colchicine, maka dapat meningkatkan diameter tangkai bunga, masa pajang dan jumlah daun, namun menurunkan panjang kuntum bunga, diameter kuntum bunga, umur panen bunga, panjang dan rangkaian bunga.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2009/15/0509000237
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 630 Agriculture and related technologies
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 19 Feb 2009 08:54
Last Modified: 11 Apr 2022 03:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128142
[thumbnail of 050900237.pdf]
Preview
Text
050900237.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item