Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jagung dan Kacang Tanah di Wilayah Dau, Malang dengan Program ALES (Automated Land Evaluation System)

Rudianto (2009) Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Jagung dan Kacang Tanah di Wilayah Dau, Malang dengan Program ALES (Automated Land Evaluation System). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dau merupakan salah satu Kecamatan potensial di Kabupaten Malang untuk pengembangan tanaman semusim seperti jagung, kacang tanah dan tanaman lainnya namun belum diketahui kesesuaian lahannya. Wilayah penelitian juga merupakan daerah perbukitan dengan kondisi lereng yang berbeda sehingga dibutuhkan pengolahan yang sesuai dengan kondisi lahan yang ada. Adanya penggunaan lahan secara terus-menerus yang tidak memperhatikan kondisi lahan akan menimbulkan masalah rusaknya lingkungan yang akhirnya berdampak pada penurunan kualitas lahan dan produktivitas tanaman. Untuk itu diperlukan teknologi yang tepat untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan dalam perencanaan penggunaan lahan serta mengoptimalkan komoditas pertanian. Salah satu teknologi yang berbasis komputer yang digunakan dalam proses evaluasi lahan adalah ALES (Automated Land Evaluation System) untuk menghasilkan kelas kesesuaian fisik maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan tanaman jagung dan kacang tanah baik fisik maupun ekonomi, usaha perbaikan lahan serta mengetahui potensial lokasi untuk pengembangannya. Hipotesis penelitian ini adalah faktor kendala lereng berpengaruh terhadap kelas kesesuaian lahan dan kelas kesesuaian lahan fisik berpengaruh terhadap tingkat produksi pada tanaman jagung dan kacang tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dan analisa laboratorium. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut diperlukan 4 tahapan yaitu 1) persiapan dengan interpretasi foto udara untuk mendapatkan peta bentuk lahan dan pembuatan peta dasar, 2) survei lapangan dengan survei tanah dan survei ekonomi (masukan, keluaran, data produksi), 3) analisa sifat fisik dan kimia tanah, 4) evaluasi kesesuaian lahan menggunakan ALES (pembutan model evaluasi, daftar acuan, tipe penggunan lahan, data, pemanggilan data base ke ALES, dan evaluasi). Hasil evaluasi lahan untuk tanaman jagung dan kacang tanah dengan ALES didapatkan kelas kesesuaian lahannya cukup sesuai (S2) dan sesuai marginal (S3) dengan faktor kendala yaitu retensi hara, ketersediaan hara, bahaya erosi (lereng, erosi), dan media perakaran (tekstur) dan suhu udara. Usaha perbaikan lahan seperti penambahan pupuk, pemberian bahan organik, pembuatan teras serta penanaman tanaman sejajar dengan garis kontur akan menghasilkan kelas kesesuaian potensial S2 (cukup sesuai). Sedangkan kelas kesesuaian ekonomi termasuk dalam kelas S2 (cukup menguntungkan) dan S3 (menguntungkan marginal) dengan pendapatan bersih (NPV) terbaik sebesar Rp.18.649.650,-/ha dan kacang tanah sebesar Rp.13.675.000,-/ha. Beberapa lokasi terbaik untuk pengembangan jagung dengan kelas kesesuaian lahan S2 (cukup sesuai) terdapat di Desa Sumbersekar (SPL 17) dan kacang tanah terdapat di Desa Gadingkulon, Landungsari, Kalisongo, Sumbersekar, dan Karangwidoro (SPL 2, 4, 6, 7, 11, 12, 17, 15, 16, 18).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FP/2009/11/050900233
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 630 Agriculture and related technologies
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroekoteknologi
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 19 Feb 2009 09:47
Last Modified: 22 Oct 2021 01:19
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/128102
[thumbnail of 050900233.pdf]
Preview
Text
050900233.pdf

Download (5MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item