Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dalam Sistem Akuaponik Terhadap Hematologi Ikan Nila (Oreochromis Niloticus)

Januarti, Hamidah Tsana (2018) Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Dalam Sistem Akuaponik Terhadap Hematologi Ikan Nila (Oreochromis Niloticus). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Akuaponik merupakan teknologi yang dikembangkan dengan menggabungkan antara kegiatan akuakultur dan hidroponik. Teknologi akuaponik ini memiliki prinsip dasar yaitu memanfaatkan produk sisa dari kegiatan budidaya perikanan berupa sisa pakan dan feses ikan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Selain itu akuaponik juga menerapkan prinsip resirkulasi yang akan membantu menangani masalah ketersediaan air yang terbatas. Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan yang dapat dibudidaya dalam sistem akuaponik, karena ikan ini memiliki kelebihan yaitu mudah dikembangbiakkan, mudah beradaptasi, dan toleransi yang tinggi terhadap kondisi lingkungan. Beberapa jenis tanaman yang diketahui dapat dibudidayakan dalam sistem akuaponik diantaranya yaitu kemangi, kangkung, tomat, stroberi, jagung, dan selada. Pemberian pupuk dalam sistem akuaponik bertujuan untuk meningkatkan kebutuhan tanaman akan sumber unsur hara makro dan mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberiah pupuk organik cair dengan konsentrasi berbeda pada sistem akuaponik terhadap hematologi ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimental dan rancangan metode penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter utama yang diuji yaitu hematologi ikan meliputi jumlah eritrosit, jumlah leukosit, hemoglobin, dan hematokrit. Penelitian ini diawali dengan kegiatan persiapan alat bahan dan adaptasi ikan nila, kemudian dilakukan setting (penyusunan) akuarium. Ikan yang telah diukur berat dan panjangnya ditempatkan pada akuarium ukuran 60 x 30 x 30 cm dan tanaman selada yang telah berumur 10 hari di letakkan pada netpod yang selanjutnya ditempatkan pada nampan berukuran 50 x 40 x 20 cm. Pupuk cair yang digunakan yaitu pupuk AB Mix dengan dosis 275 ml/l, 550 ml/l, dan 825 ml/l. Pengambilan data parameter utama dilakukan pada hari ke-0, ke-7, ke-14, ke-21 dan hari ke-28. Parameter pendukung yang diamati setiap hari yaitu suhu, DO, pH dan TDS, sedangkan parameter pendukung yang diamati mingguan yaitu amonia, nitrit dan nitrat. Hasil penelitian ini menunjukkan penambahan dosis pupuk akan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah eritrosit, jumlah leukosit, hemoglobin dan hematokrit darah ikan nila. Pada penelitian perlakuan A dengan dosis 275 mg/l menjadi perlakuan terbaik karena nilai total rerata log eritrosit tersebut yaitu 18,554 sel/mm3, total rerata hemoglobin 15,960 G% dan total rerata hematokrit sebesar 38%, sementara total rerata log leukosit yaitu sebesar 13,712 sel/mm3.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/388/051805847
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 597 Cold-blooded vertebrates > 597.7 Perciformes > 597.74 Cichlidae
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 17 Oct 2018 08:26
Last Modified: 12 May 2020 13:40
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12703
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item