Strategi Pengembangan Jasa Kesyahbandaran Di Upt Pelabuhan Dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo

Nashrin, Taslima (2018) Strategi Pengembangan Jasa Kesyahbandaran Di Upt Pelabuhan Dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kata Syahbandar menurut etimologisnya terdiri dari kata Syah dan Bandar. Syah berarti penguasa dan kata Bandar berarti pelabuhan-pelabuhan dan sungai-sungai yang digunakan sebagai tempat kepil atau tempat labuh. Berdasarkan pengertian di atas terlihat beberapa unsur yang berhubungan langsung satu sama lainnya yaitu adanya penguasa laut atau unsur manusia (pengusaha/pemerintah) dan unsur sarana dan prasarana yaitu laut dan sungai, dermaga dan kapal. Sarana dan prasarana harus diatur dan di tata sedemikian rupa sehingga dapat menunjang kelancaran lalu lintas angkutan laut. Pelayanan jasa kesyahbandaran di UPT Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo saat ini diduga berjalan kurang optimal di beberapa faktor, diperlukan studi tentang pengembangan dari strategi hingga nantinya menjadi acuan bagi UPT Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo untuk mengembangkan atau memperbaiki jasa kesyahbadarannya secara optimal dan memberikan keuntungan bagi semua pihak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor – faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta eksternal (peluang dan ancaman) pengembangan jasa kesyahbandaran UPT Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo, dan merumuskan arahan strategi perencanaan pengembangan jasa kesyahbandaran UPT Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Mayangan Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara melakukan analisa data yang diperoleh dengan menggunakan program komputer Microsoft Excel. Analisis data menggunakan Model SWOT, Grand Strategi, dan QSPM. Dari hasil analisa SWOT didapatkan faktor internal berupa 4 variabel, dan kelemahan 4 variabel. Untuk faktor eksternal didapatkan pula 4 variabel peluang dan 4 variabel ancaman. Dimana faktor internal lebih berpengaruh lebih banyak daripada faktor eksternal dalam strategi pengembangan jasa kesyahbandaran UPT P2SKP Mayangan Kota Probolinggo. Dari hasil analisa matriks grand strategi, didapatkan strategi alternatif Program peningkatan keahlian nelayan dilakukan secara rutin akan membuat nelayan banyak belajar sehingga nantinya mereka akan bisa membuat surat – surat kapalnya sendiri tanpa bantuan agen, Lokasi UPT P2SKP yang strategis harus diimbangi dengan pembagian tata letak yang sesuai agar kegiatan faktorlain diluar kegiatan kesyahbandaran tidak mengganggu kegiatan kesyahbandaran itu sendiri, dan pelaksanaan patroli pengawasan secara rutin untuk mengurangi kapal – kapal yang beroperasi tanpa ada surat ijin.

English Abstract

-

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FPR/2018/357/051805749
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: 300 Social sciences > 387 Water, air, space transportation > 387.1 Ports > 387.16 Activities and services
Divisions: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 17 Oct 2018 06:42
Last Modified: 17 Oct 2018 06:42
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12625
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item