Efek Ekstrak Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) terhadap Jumlah Sel Glomerulus Ginjal Tikus Galur Wistar (Rattus norvegicus) pada Berbagai Lama Paparan Asap Kendaraan Bermotor

Mourend, ElvasiscaHesttya (2014) Efek Ekstrak Kacang Tunggak (Vigna unguiculata) terhadap Jumlah Sel Glomerulus Ginjal Tikus Galur Wistar (Rattus norvegicus) pada Berbagai Lama Paparan Asap Kendaraan Bermotor. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Emisi kendaraan bermotor yang terhirup diterjemahkan oleh sel tubuh sebagai senyawa yang sangat reaktif, dikenal sebagai senyawa reaktif oksigen yang disebut reactive oxygen species (ROS). Peningkatan ROS akan berdampak stres oksidatif yang menyebabkan gangguan pada ginjal. Ekstrak kacang tunggak (Vigna unguiculata) memiliki kandungan genistein yang dapat melindungi jaringan dari stres oksidatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kacang tunggak terhadap jumlah sel glomerulus ginjal tikus wistar (Rattus norvegicus). Tiga puluh enam tikus wistar jantan dibagi secara acak kedalam 9 kelompok perlakuan, terdiri dari kelompok kontrol negatif (N), kelompok yang diberi oksigen 4 menit (N+O4), kelompok yang diberi ekstrak kacang tunggak (N+G), kelompok yang diberi perlakuan asap 2, 3 dan 4 menit, masing-masing diberikan oksigen 4 menit dengan ekstrak kacang tunggak (A2O4(+)G, A3O4(+)G, A4O4(+)G dan tanpa ekstrak kacang tunggak (A2O4(-)G, A3O4(-)G, A4O4(-)G). Penelitian eksperimental ini menggunakan metode randomized post test controlled group design. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan jumlah sel glomerulus ginjal antar kelompok yang signifikan (p<0,05). Hasil analisis statistik Post Hoc LSD menunjukkan bahwa jumlah sel glomerulus ginjal kelompok tikus A2O4(+)G, A3O4(+)G, A4O4(+)G turun secara signifikan dibandingkan dengan kelompok tikus A2O4(-)G, A3O4(-)G, A4O4(-)G. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kacang tunggak dapat mencegah peningkatan jumlah sel glomerulus ginjal tikus wistar pada berbagai lama paparan asap kendaraan bermotor.

English Abstract

Inhalation of motor vehicle emissions are translated by the cells as a highly reactive compounds, known as reactive oxygen compounds called reactive oxygen species (ROS). Increased ROS will affect oxidative stress that causes disorders of the kidneys. Extract cowpea (Vigna unguiculata) containing genistein can protect the tissues from oxidative stress. The purpose of this study was to determine the effect of cowpea extract to the number of renal glomerulus cell of strain Wistar rat (Rattus norvegicus). Thirty- six male Wistar rats were randomly divided into nine treatment groups, consisting of a negative control group (N), the group given 4 minutes oxygen (N+O4), the group given extract of cowpea (N+G), the group given 2, 3 and 4 minutes exposure + 4 minutes oxygen, with extract oxygen cowpea A2O4(+)G, A3O4(+)G, A4O4(+)G and without extract cowpea A2O4(-)G, A3O4(-)G, A4O4 (-)G. Experimental study using randomized controlled post-test group design. ANOVA test showed a significant differences in renal glomerulus cell number between all groups (p<0,05). Statistical analysis Post Hoc LSD Test showed significant decrease of renal glomerular cell number in A2O4(+)G, A3O4(+)G, A4O4(+)G compared to A2O4(-)G, A3O4(-)G, A4O4(-)G. The conclusion of this study is cowpea extract can prevent increasing number of renal glomerular cells in the Wistar rat with variety exposure of motor vehicle fumes.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2014/171/051402161
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health > 610.7 Education, research, nursing, services of allied health personnel
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 27 Mar 2014 10:50
Last Modified: 21 Oct 2021 07:54
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/124142
[thumbnail of Fullteks.pdf]
Preview
Text
Fullteks.pdf

Download (5MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item