Pengaruh. Pengaruh Frekuensi Pemberian Kemoterapi terhadap Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), Total Lymphocyte Count (TLC) dan Subjective Global Assessment (SGA) pada Pasien Kanker Salu

Lova, NoviNirwanti (2014) Pengaruh. Pengaruh Frekuensi Pemberian Kemoterapi terhadap Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), Total Lymphocyte Count (TLC) dan Subjective Global Assessment (SGA) pada Pasien Kanker Salu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Kemoterapi merupakan salah satu terapi yang digunakan sebagai terapi kanker saluran cerna. Efek samping yang timbul secara langsung terjadi dalam waktu 24 jam pengobatan, berupa mual dan muntah yang hebat, diare, perubahan pengecapan, tidak nafsu makan, sehingga akan mempengaruhi asupan makan dan berkontribusi pada terjadinya malnutrisi. Indeks massa tubuh (IMT), jumlah limfosit total dan subjective global assessment (SGA) merupakan beberapa parameter pengukuran status gizi seseorang. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan di RSUD dr. Saiful Anwar pada bulan Juli-Agustus 2013. Subjek penelitian adalah pasien kanker saluran cerna yang datang ke bagian hematologi-onkologi penyakit dalam. Subjek direkrut secara consecutive sampling, sebanyak 15 pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh frekuensi kemoterapi terhadap status gizi pasien kanker saluran cerna. Besar pengaruh diuji menggunakan uji statistik regresi linear dan uji statistik regresi logistik. Hasil statistik menunjukkan bahwa setiap pertambahan 1 siklus kemoterapi maka IMT akan naik sebesar 0,338 kali (p = 0,097, R2 = 19,8%), jumlah limfosit total akan menurun sebesar 36,901 kali (p = 0,356, R2 = 6,6%), serta lebih mempengaruhi terjadinya SGA A daripada SGA B (koefisien = 0,212 dan OR = 1,236) dan lebih mempengaruhi terjadinya SGA B daripada SGA C (koefisien = -0,194 dan OR = 0,824). Pengaruh frekuensi kemoterapi terhadap SGA sebesar 33,5% (p = 0,071). Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara frekuensi pemberian kemoterapi terhadap status gizi pasien kanker saluran cerna yang diukur berdasarkan IMT, jumlah limfosit total dan SGA. Namun dapat dilihat bahwa semakin sering seseorang mendapat kemoterapi maka status gizi berdasarkan IMT dan SGA cenderung akan semakin baik.

English Abstract

Chemotherapy as one of medical treatment for gastrointestinal cancer. It has an adverse effect such as severe nausea and vomiting, diarrhea, a change of taste, no appetite within 24 hours after treatment. That may affect food intake and lead to malnutrition in which good nutritional status is important for the success of treatment. Therefore, nutritional status should be assessed to each gastrointestinal cancer patient by body mass index (BMI), total lymphocytes count (TLC) and subjective global assessment (SGA). This research was a cross-sectional study conducted at dr. Saiful Anwar Hospital, start on July until August 2013. Research subjects were gastrointestinal cancer patients who came to the Hematology-Oncology of internal diseases. Fifteen patients were gathered by consecutive sampling. Statistical analysis included Linear Regression and Logistic Regression test used to know how much influence of chemotherapy frequency against nutritional status. The results shows that each giving 1 cycle of chemotherapy, BMI will increase by 0.338 times (p = 0.097, R2 = 19.8%), TLC will decrease by 36,901 times (p = 0,356, R2 = 6,6%). Increase of frequency of chemotherapy will influence SGA A than SGA B (coefficient = 0,212 and OR = 1,236 and will influence SGA B than SGA C (coefficient = -0,194 and OR=0,824). Effect frequency of chemotherapy to the SGA is 33,5% (p = 0,071). There were no significant effect between frequency of chemotherapy and the nutritional state of gastrointestinal cancer patients assessed by BMI, TLC and SGA. However, it can be seen that the more someone gets the chemotherapy,then nutritional status based on BMI and SGA tend to be better.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FK/2014/111/051401725
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 610 Medicine and health > 610.7 Education, research, nursing, services of allied health personnel
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 06 Mar 2014 11:08
Last Modified: 14 Oct 2022 06:58
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/124076
[thumbnail of Novi Nirwanti Lova.pdf] Text
Novi Nirwanti Lova.pdf

Download (2MB)

Actions (login required)

View Item View Item