Prinsip Arsitektur Tropis Jawa terhadap Peningkatan Kinerja Termal pada Bangunan Djati Lounge Kota Malang

Hadinata, Fikran (2018) Prinsip Arsitektur Tropis Jawa terhadap Peningkatan Kinerja Termal pada Bangunan Djati Lounge Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Permasalahan kondisi lingkungan saat ini menjadi lebih kompleks, diawali dengan terjadi pemanasan global yang menyebabkan peningkatan suhu udara. Iklim tropis yang memiliki pemancaran radiasi matahari yang sedang hingga tinggi, dengan adanya peningkatan suhu udara tersebut mengakibatkan kondisi udara di iklim tropis menjadi lebih panas dari sebelumnya. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dilakukan perancangan arsitektur yang mengatasi permasalahan lingkungan tanpa memperburuknya dan tetap dapat memberikan kenyaman bagi penghuninya. Salah satu langkah perancangan tersebut ialah dengan menerapkan konsep arsitektur tanggap iklim atau konsep Arsitektur Tropis untuk kondisi iklim tropis. Indonesia sendiri sebenarnya sudah menerapkan konsep arsitektur tanggap iklim terhadap iklim tropisnya yang disebut dengan Arsitektur Vernakular. Keberadaan arsitektur vernakular di masa kemajuan teknologi saat ini tidak hanya ditemukan dalam bentuk arsitektur vernakular tradisional saja. Nilai-nilai arsitektur vernakular masa lalu kembali diterapkan pada bangunan-bangunan kontemporer atau masa kini dalam bentuk arsitektur nusantara kontemporer. Djati Lounge merupakan salah satu bangunan yang menerapkan kembali konsep Arsitektur Jawa secara kontemporer. Namun terdapat kekurangan dimana aspek tanggap iklim dari Arsitektur Jawa tidak tercapai karena menggunakan penghawaan buatan. Ketidaksesuaian pengelolaan bangunan terhadap desain tersebut menyebabkan kinerja termal bangunan kurang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip Arsitektur Tropis Jawa apa saja yang diterapkan serta mengetahui dan meningkatkan kinerja termal bangunan dengan penerapan konsep Arsitektur Tropis Jawa pada bangunan Djati Lounge. Penelitian ini dilakukan dengan metode evaluatif dengan analisis numerik dan simulasi. Analisis numerik menghitung nilai OTTV bangunan, kemudian analisis simulasi mensimulasikan model bangunan Djati Lounge untuk mengetahui nilai Insolation bangunan. Hasil yang diperoleh ialah rekomendasi desain bangunan Djati Lounge berdasarkan prinsip Arsitektur Tropis Jawa yang dapat meningkatkan kinerja termal bangunan. Peningkatan kinerja termal bangunan dari Nilai OTTV dan Insolation eksisting sebesar 48,09 W/m2 dan 42,75 W/m2 menjadi 28,50 W/m2 dan 29,27 W/m2. Rekomendasi desain yang diberikan dapat menurunkan nilai OTTV hingga 40,73% dan nilai Insolation bangunan sebesar 31,53%.

English Abstract

Environment problem nowadays becoming more complex, begins from global warming that cause increasing of air temperature. Tropical climate having a high sun radiation, and with the increasing of air temperature, making the air temperature of tropical climate area goes higher. To overcome that issue, need to apply an architecture design concept that overcome the environment issues without making it worse while still giving comfort aspect to users. One of the following concept is known as Climate Responsive Design or Tropical Architecture for building in tropical area. Indonesia itself actually has apllied this concept long before to overcome it’s environment issues, called Vernacular Architecture. In this technology advances era, Vernacular Architecture not only found in traditional architecture. Those Vernacular Architecture value were reapplied into contemporary buildings and known as Nusantara Contemporary Architecture. Djati Lounge is one of buildings that reapply the concept of Javanese Architecture in contemporary way. However there is lack where the climate responsive aspect from Javanese Architecture was not fully achieved because it using air conditioner system. The misused of design by building management causing a bad building thermal performance. Thus the aim of this research is to find out what Javanese Tropical Architecture principles are applied to Djati Lounge and to improve the building’s thermal performance by applying the principles of Javanese Tropical Architecture. This research use evaluative method with numerical and simulation analysis. The numerical analysis calculate the building’s OTTV value, then the simulation analysis simulate Djati Lounge’s building model to find the building’s Insolation value. The result is design recommendation for Djati Lounge based on Javanese Tropical Architectural principles that increasing the building’s thermal performance. Building’s thermal performance improvement for OTTV and Insolation exsisting value from 48,09 W/m2 and 42,75 W/m2 into 28,50 W/m2 and 29,27 W/m2. The given design recommendation can reduce building’s OTTV value up to 40,37% and Insolation value up to 31,53%.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2018/478/051806049
Uncontrolled Keywords: Arsitektur Tropis Jawa, Kinerja Termal, OTTV, Insolation Javanese Tropical Architecture, Thermal Performance, OTTV, Insolation.
Subjects: 300 Social sciences > 333 Economics of land and energy > 333.7 Land, recreational and wilderness areas, energy > 333.79 Energy > 333.796 Energy for spesific uses > 333.796 2 Energy for use in buildings
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 08 Oct 2018 02:58
Last Modified: 29 Mar 2022 02:47
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12327
[thumbnail of Fikran Hadinata.pdf]
Preview
Text
Fikran Hadinata.pdf

Download (11MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item