Peningkatan Produksi Susu Sapi Perah Rakyat Melalui Teat Dipping Dengan Dekok Daun Sirih (Piper betle Lina)

Djoharjani, Trianti and Radiati, Lilik Eka and -, Sarwiyono and Surjowardojo, Puguh (2010) Peningkatan Produksi Susu Sapi Perah Rakyat Melalui Teat Dipping Dengan Dekok Daun Sirih (Piper betle Lina). Project Report. Fakultas Peternakan - Universitas Brawijaya, Malang. (Unpublished)

Abstract

Suatu penelitian telah dilaksanakan di peternakan sapi perah rakyat milik GKSI JATIM di Sawiran Pasuruan untuk mengetahui apakah dekok daun sirih (Piper bettle Linn) dapat dimanfaatkan sebagai antiseptik alami untuk teat dipping dibandingkan antiseptik. Penelitian ini dimaksudkan untuk menghasilkan teknologi tepat guna dengan memanfaatkan sumber daya lokal (daun sirih) sebagai antiseptik alami yang mudah dibudidayakan oleh peternak sebingga memperkecil ketergantungan peternak pada produk impor. Daun sirih yang telah dipilih selanjutnya dicuci dan ditiriskan agar bebasa air selanjutnya ditimbang sesuai dosis dan dicincang melintang dan membujur kemudian direbus dengan air hingga mendidih selama 15 menit kemudian didinginkan, setelah dingin air rebusan (dekok) daun sirih dengan dosis tertentu (20 dan 30 %) digunakan untuk teat dipping untuk rnencegah pertumbuhan kuman penyebab mastitis agar kesehatan puting dan ambing dapat terjamin. Ambing dan sapi yang sehat bila mendapatkan pakan yang rasional akan dapat menghasilkan produksi susu optimal (jumlah dan mutunya) dan sehat sesuai standart yang ditentukan SNI tentang susu sehingga harga susu susu juga Iebih baik sehingga pendapatan peternak meningkat. Contoh susu dari puting sapi yang di teat dipping dengan arttiseptik dekok daun sirih dan emtiseptik buatan pabrik diperiksa mutunya (protein, lemak dan jumlah koloni bakterinya (TPC) untuk mengetahui efektivitasnya. Pelatihan tentang budidaya dan cara membuat antiseptik lokal dan aplikasinya diberikan pada peternak sapi perah agar dapat mendapatkan manfaat langsung dari hasil penelitian ini. Tiga puluh ekor sapi perah Friesian Holstein laktasi pada bulan keempat dan digunakan dalam penelitian ini yang selanjutnya dibagi 3 kelompok masing-masing untuk perlakuan A sebagai kontrol (teat dipping dengan antiseptik pabrik) dan B (teat dipping dengan ekstrak daun sirih 20% ) dan C (teat dipping dengan ekstrak daun sirih 30 %) Semua ternak diperiksa keadaan ambing dan puting serta jumlah dan mutu produksi susunya (protein, lemak, tingkat subklinikal mastitisnya dengan metode CMT atau White Side Test serta jumlah bakteri dengan metoda TPC untuk mengetahui keadaan sebelum dan setelah percobaan (teat dipping). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa manajemen sapi perah khususnya pada ternk laktasi dilokasi penelitian masih perlu ditingkatkan utamanya program sanitasi ternak, peralatan pemerahan dan lingkungan menjelang pmerahan, Demikian pula perlunya dilakukan teat dipping paling tidak setelah pemerahan dan tetap menjaga kebersihan lantai kandang, penyediaan air bersih baik untuk air minum ternak, membersihan peralatan kandang maupun ternak serta pencucian alat-alat pemerahan Menjaga kebersihan lantai kandang dan teenak dapat membantu mengurangi kontaminasi puting dengan mikroorganime penyebab mastitis yang sekaligus untuk mempertahankan kesehatan ambing yang pada gilirannya dapat meningkatkan jumlah dan mutu susu sapi perch rakyat agar pendapatan peternak dap-at meningkat serta men gurangi ketergantungan pada produk impar dan penghematan devisa.

English Abstract

-

Item Type: Monograph (Project Report)
Identification Number: PEN/363.192 9/PEN/p/2010/021100183
Subjects: 300 Social sciences > 363 Other social problems and services > 363.1 Public safety programs > 363.19 Product hazards > 363.192 Foods
Divisions: Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: soegeng sugeng
Date Deposited: 19 Sep 2018 04:54
Last Modified: 17 Jun 2022 03:55
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/12140
[thumbnail of 021100183 sdh.pdf] Text
021100183 sdh.pdf

Download (19MB)

Actions (login required)

View Item View Item