Dasar Pertimbangan Penyidik Dalam Menentukan Alasan Subjektif Penahanan Terhadap Tersangka Tindak Pidana. : Studi kasus di Polres Madiun

Winanto, Dheni (2011) Dasar Pertimbangan Penyidik Dalam Menentukan Alasan Subjektif Penahanan Terhadap Tersangka Tindak Pidana. : Studi kasus di Polres Madiun. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dalam skripsi ini penulis membahas mengenai Dasar Pertimbangan Penyidik Dalam Menentukan Alasan Subjektif Penahanan Terhadap Tersangka Tindak Pidana. Hal ini dilatar belakangi alasan subjektif ini yang menjadi permasalahan atau juga memunculkan pertanyaan bagi kita tentang bagaimana menentukan seseorang tersebut memenuhi alasan subjektif untuk dilakukan penahanan atau tidak. Dalam prakteknya alasan tersebut juga sering disalahgunakan untuk mencari keuntungan materi semata serta ternyata terdapat alasan lain diluar alasan dalam KUHAP yang digunakan penyidik. Untuk mengetahui Dasar Pertimbangan Penyidik Dalam Menentukan Alasan Subjektif Penahanan Terhadap Tersangka Tindak Pidana yang dilakukan oleh Penyidik Polres Madiun. Penulis menggunakan metode penelitian yuridis empiris dan meteode pendekatannya secara yuridis soiologis kemudian dianalisis dengan metode content analisis serta dipaparkan dengan cara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di Polres Madiun penulis memperoleh jawaban bahwa terdapat alasan subjektif yang tidak terdapat dalam KUHAP untuk melakukan penahanan atau tidak terhadap seorang tersangka. Alasan untuk menahan seorang tersangka di luar KUHAP diantaranya adalah pertimbangan bahwa untuk kepentingan keselamatan tersangka, pertimbangan untuk keamanan masyarakat, pertimbangan kerena untuk menghindari tersangka dapat menghambat proses penyidikan, pertimbangan bahwa tersangka dapat mempengaruhi saksi dan keluarga korban. Selain terdapat alasan untuk menahan seorang tersangka juga terdapat alasan untuk tidak menahan seorang tersangka yang digunakan di luar KUHAP, alasan tersebut, status tersangka yang sabagai pelajar, tersangka yang masih menjabat, serta tersangka yang dalam keadaan sakit. Menyikapi fakta-fakta tersebut diatas dalam menentukan alasan subjektif untuk melakukan penahanan terhadap tersangka tindak pidana dengan menggunakan alasan lain diluar KUHAP, maka perlu kiranya dilakukan kodifikasi dari alasan yang digunakan penyidik tersebut agar lebih terjamin kepastian hukum dalam hal penahanan terhadap tersangka tindak pidana.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH?2011/217/051104212
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 28 Sep 2011 09:08
Last Modified: 28 Sep 2011 09:08
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/113011
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item