Dampak Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Faktor Kriminogenik Terhadap Pengulangan Tindak Pidana Oleh Warga Binaan (Studi di Lapas Kelas II A Denpasar),

WibawaSP, I putu Satrya (2015) Dampak Kelebihan Kapasitas Lembaga Pemasyarakatan Sebagai Faktor Kriminogenik Terhadap Pengulangan Tindak Pidana Oleh Warga Binaan (Studi di Lapas Kelas II A Denpasar),. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas mengenai masalah Dampak kelebihan kapasitas Lembaga Pemasyarakatan sebagai faktor kriminogenik terhadap pengulangan tindak pidana oleh warga binaan. Hal ini dilatarbelakangi kondisi kelebihan kapasitas lapas yang terjadi pada sebagian besar lapas di Indonesia dan beberapa dari lapas tersebut telah mengalami kerusuhan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena dapat menimbulkan dampak yang lebih besar lagi. Dampak kelebihan kapasitas juga memiliki potensi besar untuk mengganggu proses pembinaan yang terjadi di dalam lapas, sehingga tujuan dari pembinaan untuk warga binaan menjadi tidak maksimal. Dalam Upaya untuk mengetahui dampak dari kelebihan kapasitas terhadap pengulangan tindak pidana oleh warga binaan serta upaya preventif dan represif yang dilakukan petugas lapas untuk menanggulangi terjadinya pengulangan tidak pidana. Maka metode yang dipakai adalah yuridis sosiologis, mengkaji dan menganalisa permasalahan yang ditetapkan secara yuridis dengan melihat fakta di lapangan. Kemudian, seluruh data yang ada dianalisa secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada, bahwa dampak kelebihan kapasitas lapas lebih condong kepada pengawasan yang tidak maksimal oleh petugas pengamanan lapas karena jumlah petugas pengamanan yang tidak ideal dengan jumlah warga binaan sehingga mudah terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh warga binaan. Segi kesehatan warga binaan menjadi tidak terjamin akibat jumlah warga binaan yang melebihi kapasitas. Selain ha tersebut, dengan jumlah warga binaan lebih besar dari kapasitas lapas memungkinkan terjadinya gesekan maupun perkelahian antar warga binaan. Menyikapi fakta-fakta tersebut diatas, maka perlu kiranya pemerintah menambah kapasitas lapas yang ada dan menambah jumlah pegawai dan petugas pengamanan lapas agar ideal terhadap jumlah warga binaan lapas yang ada. Selain itu menunggu penambahan kapasitas lapas beserta dengan pegawai maupun petugas pengamanan lapas, para pegawai maupun petugas pengamanan tetap meningkatkan koordinasi antar bidang untuk mengantisipasi dampak dari kelebihan kapasitas lapas tersebut.

English Abstract

This research is motivated occupants prison conditions that exceed the capacity of the prison where this is the case in most prisons in Indonesia and some of these prisons has been experiencing unrest. This condition is very worrying because it may cause a greater impact. The impact of overcapacity also has great potential to disrupt the process of development that occurs in prison, so the goal of coaching for inmates to be not optimal. Based on research, the authors obtained the answers to the problems that exist, that the impact of the excess capacity of more prisons are not inclined to control the maximum by prison guards because of the number of security officers who are not ideal with the number of inmates so easily happen offenses committed by prisoners. In terms of the health of inmates become insecure due to the number of inmates that exceeds the capacity. In addition to these thing, the number of inmates is greater than the capacity of prisons allow the friction and fights between inmates. Responding to the facts mentioned above, it is essential to increase the capacity of governments existing prisons and increasing the number of officers and prison guards that ideal to the number of existing prison inmates. Besides waiting for additional prison capacity along with employees and prison guards, officials and security officers keep improving coordination between the field to anticipate the impact of the excess capacity of the prisons.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2015/141/051503847
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Budi Wahyono Wahyono
Date Deposited: 14 Jul 2015 09:48
Last Modified: 26 Apr 2022 06:34
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/112157
[thumbnail of I_PUTU_SATRYA_WIBAWA_SP_0910110175_FH.pdf]
Preview
Text
I_PUTU_SATRYA_WIBAWA_SP_0910110175_FH.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item