Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang

Faisol (2014) Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Perdagangan orang merupakan permasalahan yang bersifat serius dan global, dapat dikatakan perdagangan orang perbukan dizaman modern. Pelaku perdagangan orang tidak hanya terbatas pada perseorangan melinkan korporasipun baik yang berbadan hukum ataupun tidak juga ditempatkan sebagai subyek hukum yang dapat dipertanggungjawabkan secara pidana. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti merumuskan beberapa permasalahan yang hendak dikaji dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pengaturan pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana lain, dan Apa urgensi pengaturan pertanggungjawaban pidana korporasi terkait tindak pidana perdagangan orang. Kemudian penulisan karya tulis ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan peraturan perundang-undang (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier, serta menggunakan teknis analisis bahan hukum content analysis. Berdasarkan hasil penelitian dengan metode diatas, Penulis menemukan jawaban atas permasalahan yang ada, bahwa korporasi dapat dipertanggungjawabkan secara pidana apabila tindak pidana yang dilakukan memenuhi kriteria dalan peraturan perundang-udangan yang berlaku dan pola pertanggunngjawaban pidana korporasi bersifat komulatif dan alternatif. Selanjutanya yang menjadi urgensi dari pengaturan pertanggungjawaban pidana korporasi terkait tindak pidana perdagangan orang adalah meberikan perlindungan hukum bagi korban tindak pidana perdagangan orang dan dewi terwujudnya tujuan hukum yang meliputi keadilan, kepastian dan kemanfaatan.

English Abstract

Human trafficikng is a serious problems that is global and it could be said as kind of mendern era of slavery. Perpetrator of human trafficking are not just limited to individual but also done by corporation, whether it is incorporated or not. Therefore, next development about corporation set up as a legal entity that can be criminally. Based on this background, then i propose some issues to be examined in this study, namely How to setup corporate criminal responsibility in the crime of human trafficking and other offenses, and What is the urgency of setting corporate criminal liability related to the crime of trafficking in persons. This thesis will using the research method of Juridical Normative approach method with statute approach and case approach, and will using primary, secondary and tertiery law material,s as well as content analysis Based on the research result with the methods above, the researhcer finds an answer to the problem, that corporation can be accounted as a criminal when crimnal acts are performed meet the criteria by the law and the liability pattern are cumulative and alternative. Furthermore, the urgency of the arrangement of criminal accountability of corporate related to the criminal act of human trafficking is provide legal protection for victims and the criminal act of human trafficking abd for the realization of the purpose of the law which include fairness, certainty, and expediency.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2014/379/ 051502052
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Kustati
Date Deposited: 10 Mar 2015 10:30
Last Modified: 10 Mar 2015 10:30
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/112025
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item