Tinjauan Yuridis Keterkaitan Hukum Persaingan Usaha Terhadap Perlindungan Konsumen Di Indonesia (Studi Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 26/Kppu-L/2007 Tentang Kartel Sms Dan Nomor 25/Kpp

Widyantari, Dela Wanti (2014) Tinjauan Yuridis Keterkaitan Hukum Persaingan Usaha Terhadap Perlindungan Konsumen Di Indonesia (Studi Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Nomor 26/Kppu-L/2007 Tentang Kartel Sms Dan Nomor 25/Kpp. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Pada skripsi ini, penulis mengangkat permasalahan Tinjauan Yuridis Keterkaitan Hukum Persaingan Usaha Terhadap Perlindungan Konsumen di Indonesia. Pilihan tema tersebut dilatar belakangi bahwa di beberapa negara seperti Australia, India, dan Kanada yang tidak memisahkan peraturan mengenai persaingan usaha dan perlindungan konsumen, sedangkan di Indonesia pengaturan keduanya memiliki Undang-Undang yang terpisah. Namun dalam Putusan KPPU mengenai perkara persaingan usaha juga mempertimbangkan perlindungan bagi konsumen selain pertimbangan mengenai persaingan usaha yang tidak sehat. Berdasarkan hal tersebut diatas, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah: (1) Bagaimana keterkaitan Pasal 5 tentang Penetapan Harga dan Pasal 11 tentang Kartel dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat terhadap asas dan tujuan perlindungan konsumen ? (2) Bagaimana perlindungan konsumen dalam Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha Perkara Nomor 26/KPPU-L/2007 tentang Kartel SMS dan Perkara Nomor 25/KPPU-I/2009 tentang Penetapan Harga Fuel Surcharge dalam Industri Penerbangan? Kemudian penulis karya tulis ini menggunakan metode yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan historis (historical approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh penulis akan dianalisis dengan menggunakan interpretasi atau penafsiran terhadap semua bahan hukum. Teknik Interpretasi diterapkan terhadap norma-norma hukum yang tidak jelas rumusannya sehingga harus ditafsirkan untuk memperoleh pemahaman yang jelas dan dapat diaplikasikan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi. Dari hasil penelitian dengan metode di atas, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada bahwa Undang-Undang Persaingan Usaha selain memperhatikan perlindungan bagi pelaku usaha juga memperhatikan perlindungan konsumen. Ada beberapa asas dan tujuan perlindungan konsumen yang terkait dengan pasal-pasal Undang-Undang Persaingan Usaha. Diantaranya pasal mengenai larangan perjanjian penetapan harga dan kartel. Selain itu kepentingan konsumen juga menjadi perhatian KPPU. Hal tersebut dapat ditemui dalam Putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Diantaranya adalah Putusan KPPU mengenai penetapan harga fuel surcharge dalam industri penerbangan dan Kartel SMS.

English Abstract

In bachelor theses raised issues, the authors Highlight Relevance Judicial Law business competition to the consumer protection in Indonesia. A common theme limitation based that in some countries such as Australia, India, and Canada that did not separate rules on competition and consumer protection, while in Indonesia both of them have a separate Act. However, in the Commission Decisions on matters of competition also considers the protection of consumers in addition to consideration of the unhealthy business competition. Based on the above, this paper raised the formulation of the problem: (1) How it relates Pricing Article 5 and Article 11 of the Cartel Act No. 5 of 1999 concerning Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition of the principles and objectives of consumer protection ? (2) How does consumer protection in the Business Competition Supervisory Commission Decision Case Number 26 / KPPU-L / SMS 2007 on Cartels and Case Number 25 / KPPU-I / 2009 on Fuel Surcharge Pricing in the Airline Industry? Then the author of this paper uses the method of normative juridical approach legislation (statute approach), the historical approach (historical approach), and the approach to the case (case approach). Primary legal materials, secondary, and tertiary obtained by the authors will be analyzed using interpretation or the interpretation of all legal materials. Interpretation techniques applied to the legal norms that are not clear formulation should be interpreted to obtain a clear understanding and can be applied to solve the problems faced. From the results of research by the above method, the authors obtained answers to existing problems that the Business Competition Act in addition to the protection of businesses also concerned consumer protection. There are several principles and objectives of consumer protection associated with the articles of the Business Competition Act. Among the chapter on the prohibition of price fixing and cartel agreements. In addition, consumer interest also concern the Commission. It can be found in the Council Decision of KPPU. Among them is the Commission Decisions on fuel surcharge pricing in the airline industry and SMS cartel.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2014/233/051406129
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 22 Sep 2014 11:08
Last Modified: 21 Apr 2022 07:33
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/111862
[thumbnail of 051406129.pdf]
Preview
Text
051406129.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item