Konsep Perlindungan Hukum untuk Pekerja Rumah Tangga

Pamungkas, Trias Atmaja (2011) Konsep Perlindungan Hukum untuk Pekerja Rumah Tangga. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Perburuhan merupakan bagian yang tidak terelakkan dalam peradaban manusia. Selama manusia memiliki keinginan selama itu pula buruh akan tetap ada. kondisi ketenagakerjaan/perburuhan di Indonesia merupakan suatu hal yang kompleks dan tidak kunjung menunjukkan titik terang. Hal ini disebabkan oleh kondisi perburuhan yang sangat multidimensional, namun ketika muncul suatu permasalahan, solusi yang ada hanya bersifat kausistik/parsial, bahkan tidak menutup kemungkinan permasalahan yang muncul tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan politik sesaat, sehingga kondisi yang semacam ini tidak tuntas terselesaikan. Penelitian ini mencoba membahas salah satu organ dalam dunia perburuhan, yaitu Pekerja rumah tangga (PRT). PRT merupakan hal yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat namun jarang mendapat perhatian baik dari masyarakat maupun dari pemerintah. Stigmatisasi masyarakat terhadap PRT sebagai pembantu merupakan hal yang harus dilepaskan hari ini, mengingat dengan adanya UU Nomor 13 Tahun 2003 yang telah memberikan definisi terhadap pekerja. Selain hal itu, kekerasan terhadap PRT merupakan permasalahan yang kerap terjadi. Kualitas sebagian pekerja/buruh yang bisa dikata rendah, karena sebagian besar PRT berpendidikan rendah dan dari golongan miskin juga merupakan permasalahan tersendiri. Selain itu waktu kerja yang tidak terbatas serta tugas-tugas rumah tangga yang dibebankan sangat bervariasi tergantung kondisi rumah tangga majikan, seperti membersihkan rumah, mencuci, memasak, mengasuh anak majikan dan berbagai tugas lain yang diberikan oleh majikan. Sebagai imbalan atas pekerjaannya, PRT menerima upah dari majikan. Besarnya upah tergantung dari perjanjian antara PRT dengan majikan, dalam beberapa hal, biasanya upah didasarkan pada kondisi majikan. Diakui atau tidak, keberadan PRT sebagai pekerja tidak diterima oleh hampir semua kalangan, terlebih lagi diakui sebagai tenaga kerja yang sama dengan tenaga kerja lain yang bekerja di sektor formal, karena pandangan terhadap PRT sebagai bukan pekerja formal telah tertanam di masyarakat. Pada umumnya, masyarakat lebih menerima menyebut PRT sebagai ‘pembantu rumah tangga’ daripada ‘pekerja rumah tangga’.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2011/83/051101918
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 13 Jun 2011 10:36
Last Modified: 01 Apr 2022 02:31
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/111183
[thumbnail of 051101918.pdf]
Preview
Text
051101918.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item