Penerapan zero street crime dalam mengurangi kejahatan di jalan Kota Kediri : studi di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Kediri

Utomo, Ari Satrio (2009) Penerapan zero street crime dalam mengurangi kejahatan di jalan Kota Kediri : studi di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Kota Kediri. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Terjadinya tindak kejahatan termasuk kejahatan jalanan antara lain curat, curas, curanmor, perampasan ataupun kejahatan lainya di simpul-simpul jalan raya diwilayah kota Kediri. Tingkat kriminalitas dan gangguan keamanan di pengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait. Masalah kesempatan ataupun keterdesakan dapat menjadi pemicu kejahatan. Kebutuhan hidup, gaya hidup modern yang berlebihan, kesempatan kerja yang sulit didapatkan, ataupun keinginan-keinginan materi yang melebihi kapasitas atau kemampuan dirinya sering mendorong orang untuk melanggar hukum. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kasus-kasus kejahatan yang terjadi dijalanan khususnya di Kota Kediri. Atas dasar tersebut, kondisi ini tidak dapat dibiarkan berlarut-larut, karena sadar akan tingginya kejahatan yang terjadi dijalanan, maka Kepolisian Resort Kota Kediri memunculkan program baru yang diberi nama dengan Zero Street Crime. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program penanggulangan kejahatan jalanan yang diadakan Kepolisian Resor Kota Kediri yaitu program Zero Street Crime diterapkan di masyarakat dengan mengadakan studi di Kepolisian Resor Kota Kediri di Kota Kediri Adapun pokok permasalahan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah; Bagaimana pelaksanaan program Zero Street Crime diwilayah hukum Polresta Kediri dalam rangka meniadakan kejahatan di jalan kota Kediri, pengaruh program Zero Street Crime terhadap kejahatan jalan di kota Kediri, dan kendala yang dihadapi dalam penerapan program Zero Street Crime di Kota Kediri Metode penelitian yang digunakan untuk membahas permasalahan dilakukan dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, Lokasi penelitian dilakukan di Polresta Kediri, Jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, populasi dalam penelitian ini adalah Kepolisian Resor Kota Kediri, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah Bagian Operasional, Teknik memperoleh data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu : Pelaksanaan program Zero Street Crime dilapangan melalui beberapa cara yaitu : (1) mengutamakan tindakan Preventif kegiatan pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan terbuka meliputi a) Meningkatkan pembinaan terhadap masyarakat guna menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam pengamanan lingkungan, b) Melaksanakan pengamanan di simpul-simpul jalan, penyeberangan, pengalihan arus lalu lintas, patroli, pemjagaan pada lokasi rawan kejahatan jalanan. Sedangkan pengamanan tertutup meliputi a) Melaksanakan detksi dini terhadap aspek-aspek kondisi situasi masyarakat yang merupakan faktor-faktor yang dapat menimbulkan bentuk-bentuk gangguan kamtibmas, b) Melaksanakan penggalangan dalam rangka penagkalan terhadap terjadinya kejahatan jalanan, c) Memantau kegiatan masyarakat dan melaksanakan tindakan pencegahan. Sasaran dari program Zero Street Crime adalah a) Orang, b) Barang c) Tempat. Pola penanggulangan dalam program Zero Street Crime yaitu a) Preemtif, b) preventif, c) Represif. Pengaruh dari program Zero Street Crime terhadap kejahatan jalanan di Kota Kediri yaitu semakin meningkatnya kasus-kasus kejahatan jalanan khususnya pencurian kendaraan bermotor yang mengalami peningkatan yang signifikan dari data tahun 2007 berjumlah 65 kasus meningkat 30 kasus menjadi 90 kasus pada tahun 2008, curat meningkat dari curat meningkat dari 31 kasus menjadi 68 kasus, curas meningkat dari 4 kasus menjadi 9 kasus. Namun terjadi penurunan pada kasus perampasan yang menurun dari 13 kasus menjadi 7 kasus, penganiayaan menurun dari 51 kasus menjadi 47 kasus, penculikan menurun dari 1 kasus menjadi 0 atau tidak terjadi tindak pidana sama sekali. Kendala-kendala yang dihadapi oleh pihak Kepolisian Resor Kota Kediri dalam penerapan atau pelaksanaan program Zero Street Crime yaitu : 1) Faktor intern, meliputi a) Kurangnya jumlah personil pelaksana, b) kurangnya prasarana penunjang Zero Street Crime, c) Kurangnya Dana. Sedangkan kendala dari faktor ektern yaitu : 1) Kurangnya Kesadaran Masyrakat, b) Kurangnya Penerangan di Pos-pos Zero Street Crime.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2009/60/050900881
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 20 Mar 2009 15:49
Last Modified: 21 Mar 2022 01:28
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/110593
[thumbnail of 050900881.pdf]
Preview
Text
050900881.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item