Carok Dalam Tinjauan Hukum Pidana dan Kriminologi : studi di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Bangkalan

Attaufiqi, Muslim (2009) Carok Dalam Tinjauan Hukum Pidana dan Kriminologi : studi di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Bangkalan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Di Madura khususnya di Kabupaten Bangkalan tradisi carok sampai saat ini masih sering terjadi. Bagi orang Madura carok adalah salah satu jalan keluar untuk menyelesaikan masalah. Carok merupakan fenomena yang sulit untuk dihilangkan dari kehidupan orang Madura. Penelitian ini mengambil rumusan masalah: 1. Bagaimana carok dilihat dari aspek hukum pidana dan kriminologi, dan 2. Bagaimana peran Polisi dalam upaya mencegah tradisi carok di Bangkalan Madura. Dalam upaya mengetahui carok ditinjau dari aspek hukum pidana dan kriminologi serta peran Polres Bangkalan dalam upaya mencegah tradisi carok di Bangkalan Madura. Maka penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-kriminologis, teknik pengumpulan datanya berupa wawancara dengan responden/sampel yaitu masyarakat Bangkalan dan observasi langsung di wilayah hukum Kepolisian Resort Bangkalan serta ke lokasi penelitian di Polres Bangkalan sebagai tempat pemgambilan data sekunder. Kemudian data hasil penelitian tersebut dianalisa secara diskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, penulis memperoleh jawaban atas permasalahan yang ada, bahwa prilaku carok dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan. Walaupun secara khusus tidak diatur dalam KUHP, namun karena akibat perbuatan carok tersebut seringkali memenuhi rumusan delik yang ada dalam KUHP, diantaranya pasal 338, 340 KUHP (tentang pembunuhan), dan pasal 351, 353, 354, dan 355 KHUP (tentang penganiyaan). Dari 20 responden diperoleh data-data tentang faktor penyebab dari carok, yaitu: masalah wanita, harga diri, harta warisan, hasil pertanian dan ternak, pemilihan kepala desa serta balas dendam. Penulis berharap hendaknya segala permasalahan yang terjadi di Bangkalan Madura dapat terselesaikan dengan kekeluargaan atau musyawarah. Selain itu, dengan adanya peningkatan ilmu pengetahuan dan agama, pendekatan persuasif terhadap masyarakat Bangkalan, pembinaan terhadap generasi muda, serta peningkatan peran Polres Bangkalan, tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat meminimalisir terjadinya carok di Bangkalan Madura.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2009/32/050900735
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email repository.ub@ub.ac.id
Date Deposited: 27 Mar 2009 10:56
Last Modified: 17 Mar 2022 03:47
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/110539
[thumbnail of 050900735.pdf]
Preview
Text
050900735.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item