Ketaatan hukum Masyarakat Dalam Berlalu Lintas Di Jalan Raya : studi Efektifitas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Di Wilayah Kota Malang

Permatasari, Devi Ayu (2009) Ketaatan hukum Masyarakat Dalam Berlalu Lintas Di Jalan Raya : studi Efektifitas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Di Wilayah Kota Malang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas mengenai Ketaatan Hukum Masyarakat Dalam Berlalu Lintas Di Jalan Raya (Studi Efektifitas Undang Undang Nomor 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Di Wilayah Kota Malang). Hal ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran masyarakt untuk menaati peraturan lalu lintas. Akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas adalah seringnya terjadi kecelakaan. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa factor apa yang menyebabkan masyarakat tidak menaati peraturan lalu lintas, untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana penegakkan hukum yang dilakukan polisi terhadap pelanggar lalu lintas dan untuk mengetahui dan menganalisa strategi polisi lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas. Metode pendekatan yang dipakai adalah yuridis sosiologis dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan cara wawancara dan observasi di lapangan yang diolah secara deskriptif analitis. Data sekunder diperoleh dari penelusuran kepustakaan (literature) di perpustakaan pusat Universitas Brawijaya, perpustakaan PDIH Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, dan dari penelusuran informasi yang berkaitan dengan ketaatan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. Banyaknya tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan bermotor sering mengakibatkan kecelakaan. Peraturan mengenai berkendara di jalan raya sudah diatur dalam pasal 23 Undang-Undang No 14 Tahun 1992 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Pada kenyataannya banyak pengemudi kendaraan bermotor yang tidak mematuhi peraturan tersebut. Faktor yang menyebabkan para pengendara tidak menaati peraturan lalu lintas adalah (1) faktor usia, (2) faktor pendidikan, (3) faktor pekerjaan, (4) faktor jenis kelamin. Penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polisi Lalu Lintas ini ada dua yaitu, (1) penegakan hukum non yuridis, penegakan hukum ini merupakan kebijakan dari pihak polisi lalu lintas, penegakan hukum non yuridis ini tidak diatur di dalam Undang-Undang, (2) penegakan hukum secara yuridis, penegakan hukum secara yuridis ini diatur di dalam Undang-Undang, penegakan hukum yuridis ini yang sering digunakan oleh polisi lalu lintas untuk menindak para pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar peraturan lalu lintas. Strategi polisi lalu lintas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas adalah dengan mengadakan program-program yang berguna untuk masyarakat. Program-program tersebut adalah (1) Kampanye Keselamatan Lalu Lintas Mandiri ( Traffic Safety Compaign), (2) Responsible Riding 2, dan (3) Responsible Riding For Aremania.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2009/27/050900692
Subjects: 300 Social sciences > 340 Law
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 27 Mar 2009 11:05
Last Modified: 17 Mar 2022 01:35
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/110488
[thumbnail of 050900692.pdf]
Preview
Text
050900692.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item