Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pada usaha pembuatan makanan khas di Kabupaten Lamongan : studi pada industri wingko babat di kecamatan Babat kabupaten Lamongan

TriSutrisno, CiptoHadi (2011) Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pada usaha pembuatan makanan khas di Kabupaten Lamongan : studi pada industri wingko babat di kecamatan Babat kabupaten Lamongan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Industri makanan khas di Lamongan merupakan salah satu bentuk industri kecil yang berkembang di Kabupaten Lamongan. Industri ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, yang kemudian mampu menciptakan pendapatan masyarakat maupun daerah. Dari bermacam –macam makanan khas yang ada di Kabupaten Lamongan, industri wingko Babat merupakan salah satu industri yang berpotensi dikembangkan sebagai oleh-oleh bagi para pelancong yang datang ke Lamongan. Dari fenomena inilah penulis mencoba meneliti pengaruh dari variabel modal, jumlah tenaga kerja, lama usaha, ijin usaha dan jam kerja terhadap pendapatan perusahaan. Karena peningkatan pendapatan dalam usaha maupun industri merupakan hal utama pendorong industri agar dapat terus bertahan dan juga berkembang. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui pengaruh modal, jumlah tenaga kerja, lama usaha, jam kerja dan ijin usaha terhadap Pendapatan Pengusaha Pembuatan wingko Babat di Kabupaten Lamongan, (2) Untuk mengetahui faktor mana yang paling mempengaruhi tingkat pendapatan industri wingko babat di Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Pengumpulan data diperoleh dari data primer dan data skunder, data primer berupa angket sedangkan data sekunder berupa data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Responden adalah pemilik Pengusaha Industri wingko babat yang berjumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode purposive sampling, yakni dengan membandingkan usaha yang memiliki ijin usaha dan tidak memiliki ijin usaha. Dalam hal ini berarti membandingkan 15 pengusaha yang memiliki ijin usaha dengan 15 pengusaha yang tidak memiliki ijin usaha, hal ini dimaksudkan agar proporsi antara pengusaha yang memiliki ijin usaha dan tidak memiliki ijin usaha kurang lebih sama. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program statistik SPSS diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = -4638212 + 0,189X 1 + 358722,998X 2 + 169077,700X 3 + 100941,058X 4 + 98435,388D + e . Hasil analisis data diketahui bahwa terdapat 4 (empat) variabel independen (modal, tenaga kerja, lama usaha dan jam kerja) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan Pengusaha Pembuatan Wingko Babat di Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Variabel yang tidak berpengaruh tersebut adalah ijin usaha. Variabel yang berpengaruh dominan terhadap tingkat pendapatan pengusaha wingko babat di Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan adalah tenaga kerja.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FE/2011/508/ 051103918
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 28 Sep 2011 14:52
Last Modified: 28 Sep 2011 14:52
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/105556
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item