Analisis Kontribusi Pendapatan Asli Daerah Terhadap Tingkat Kemandirian APBD di Kabupaten Nganjuk : periode Tahun Anggaran 2005-2009

Utomo, DwiWahyu (2011) Analisis Kontribusi Pendapatan Asli Daerah Terhadap Tingkat Kemandirian APBD di Kabupaten Nganjuk : periode Tahun Anggaran 2005-2009. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang “Kontribusi Pendapatan Asli Daerah Terhadap Tingkat Kemandirian APBD Kabupaten Nganjuk (tahun anggaran 2005-2009)”. Permasalahan yang ingin diketahui dalam penelitian ini adalah seberapa besar kontribusi dari PAD terhadap pendapatan daerah dari Kabupaten Nganjuk untuk periode anggaran 2005-2009 dan untuk mengetahui seberapa besar peranan pemerintah pusat terhadap keuangan daerah Kabupaten Nganjuk selama tahun penelitian. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini menggunakan sumber sekunder. Adapun data yang digunakan adalah jenis data sekunder dari Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) dan BPS dengan tinjauan APBD Tahun Anggaran 2005-Tahun 2009, teknik pengumpulan data dengan dokumentasi; metode analisa dan interpretasi data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan pengamatan selama lima tahun diketahui: 1) gambaran besarnya kontribusi PAD terhadap Total Pendapatan Daerah mulai tahun 2005 – 2009 rata-rata pertahunnya sebesar 8,19%. Kontribusi terbesar selama lima tahun penelitian masih didominasi oleh pendapatan transfer dengan rata-rata sebesar 90,90% per tahun. Pendapatan transfer ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat berupa Dana Perimbangan, 2) kontribusi PAD terhadap kemandirian APBD dari tahun 2005 – 2009 rata-ratanya sebesar 8,92% pertahun dengan tingkat trend KKD rata-rata per tahunnya sebesar 81,03%, dengan ratarata rasio sebesar ini menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Nganjuk masih sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa peran dari pemerintah pusat masih sangat dominan atau Instruktif. Selain itu, trend dari KKD sendiri juga mengalami penurunan karena rasionya masih di bawah 100%, 3) rasio efektivitas keuangan daerah Kabupaten Nganjuk rata-rata sebesar 113,95% mulai tahun 2005-2009. Dengan jumlah rasio sebesar ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas keuangan daerah Kabupaten Nganjuk tergolong sangat efektif, 4) trend EKD rata-rata sebesar 120,82% per tahun. Dari jumlah ini dapat disimpulkan bahwa tingkat trend EKD dari tahun 2005-2009 tergolong mengalami peningkatan. Beberapa saran yang perlu dilakukan yaitu 1) Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menyusun dan merealisasikan APBD perlu memperhatikan rasio dan trend kemandirian dan efektivitas keuangan daerah. 2) Penetapan besaran kebutuhan dana perimbangan dari pusat hendaknya disertai dengan peningkatan PAD. 3) Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menyusun dan realisasi pendapatan dan belanja daerah perlu juga memperhatikan arah perkembangan pola hubungan dan kemampuan keuangan daerahnya agar menunjukkan kondisi yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FE/2011/275/051102186
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 657 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 11 May 2011 08:53
Last Modified: 18 Oct 2021 10:02
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/105304
[thumbnail of 051102186.pdf]
Preview
Text
051102186.pdf

Download (3MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item