Analisis pengaruh penggunaan model prediksi kebangkrutan terhadap ketepatan opini audit modifikasi Going Concern pada industri perbankan yang terdaftar di BEI

Faizza, Meutia (2011) Analisis pengaruh penggunaan model prediksi kebangkrutan terhadap ketepatan opini audit modifikasi Going Concern pada industri perbankan yang terdaftar di BEI. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Selain sebagai lembaga yang berorientasi pada laba, Instansi atau lembaga perbankan merupakan lembaga yang menjadi urat nadi perekonomian di setiap negara termasuk di Indonesia karena peran lembaga perbankan sebagai instansi penggerak sistem moneter. Oleh karena itu masalah kelangsungan hidup menjadi suatu hal yang harus benar-benar diperhatikan karena tidak hanya menyangkut kepentingan investor namun juga kepetingan nasabah atau pihak ke-3 . Secara umum, ketidakmampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya disebabkan oleh dua hal yaitu kegagalan ekonomi dan kegagalan keuangan. Auditor bertanggungjawab untuk mengevaluasi kesangsian terhadap kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Jika auditor menemukan keraguan-raguan atas kelangsungan hidup klien maka harus diungkapkan dalam laporan audit. Opini audit dengan modifikasi going concern pada umumnya menjadi pertimbangan bagi investor sebelum mengambil keputusan investasi. Model prediksi kebangkrutan merupakan suatu yang alat yang dinilai mampu membantu auditor dalam menemukan indikasi kebangkrutan perusahaan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menemukan model prediksi kebangkrutan yang terbaik dan mengetahui besarnya pengaruh suatu model prediksi kebangkrutan terhadap ketepatan opini audit dengan modifikasi going concern. Model kebangkrutan yang akan diuji sebagai variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Zmijewski, model Revised Altman II, dan model Springate. Sedangkan variabel terikat yang akan diuji adalah opini audit modifikasi going concern. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia). Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Periode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahun 2007-2009. Penelitian ini menggunakan regresi logistik yang diolah menggunakan SPSS. Penelitian ini menemukan hasil bahwasannya model prediksi yang tepat digunakan dalam industri perbankan dan mempengaruhi ketepatan opini audit going concern adalah model Revised Altman II. Penggunaan model ini dalam memprediksi kebangkrutan lebih baik lagi jika didampingi dengan variabel pendukung lainnya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FE/2011/148/051101559
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 657 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Unnamed user with email heriprayitno@ub.ac.id
Date Deposited: 23 May 2011 08:50
Last Modified: 18 Oct 2021 19:59
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/105169
[thumbnail of 051101559.pdf]
Preview
Text
051101559.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item