Analisis Prediksi Dari Setiap Emiten Per Sektor Dalam LQ45.

EraFratiwiHitipeuw (2010) Analisis Prediksi Dari Setiap Emiten Per Sektor Dalam LQ45. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Abstract

Tingginya volatilitas di pasar modal menyebabkan munculnya kebutuhan untuk memahami pola dan perilaku harga saham maupun indeks di pasar modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prediksi dari setiap emiten per sektor dalam LQ 45 untuk meramalkan pergerakan harga saham di masa depan. Sehingga perlu diketahui performa metode agar prediksi dapat dilakukan dengan lebih baik. Untuk memperoleh tujuan di atas, peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan alat analisis yang digunakan yaitu VECM. Data diperoleh dari publikasi Bursa Efek Indonesia. Dari penelitian ini ditemukan bahwa nilai prediksi untuk ramalan setiap emiten tidak berbeda jauh dengan nilai aktualnya. Peramalan sektor konsumsi menyebutkan bahwa masing-masing emiten (INDF, KLBF, UNVR) tren yang dihasilkan mengalami peningkatan. Peramalan sektor keuangan dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (BBCA, BBNI, BBRI, BNGA, BDMN, PNBN, dan BMRI) bergerak mengalami peningkatan yang cukup baik, tetapi tidak untuk emiten BNII yang justru harga sahamnya mengalami penurunan. Peramalan sektor industri dasar dan kimia dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (BRPT, INKP, INTP, SMCB, SMGR dan CPIN) mengalami peningkatan yang cukup baik. Peramalan sektor infrastruktur dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (BLTA, INDY, ISAT, JSMR, PGAS, dan TLKM) mengalami peningkatan yang cukup baik, tetapi hal ini justru tidak berlaku untuk MIRA yang justru mengalami penurunan. Peramalan sektor perdagangan dan jasa dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (UNTR dan AKRA) mengalami peningkatan yang cukup baik. Peramalan sektor pertambangan dapat dilihat bahwa masingmasing emiten (ADRO, ANTM, ELSA, INCO, ITMG, MEDC, PTBA, TINS dan BYAN) mengalami peningkatan yang cukup baik. Peramalan sektor pertanian dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (AALI, BISI, LSIP, SGRO, UNSP dan TBLA) mengalami peningkatan yang cukup baik, kecuali BISI yang mengalami penurunan. Peramalan sektor properti dan real estate dapat dilihat bahwa masing-masing emiten (CTRA dan WIKA) mengalami peningkatan yang cukup baik, kecuali LPKR yang mengalami penurunan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FE/2010/617/051003518
Subjects: 300 Social sciences > 330 Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Endang Susworini
Date Deposited: 03 Jan 2011 14:27
Last Modified: 24 Oct 2021 09:10
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/104886
[thumbnail of 051003518.pdf]
Preview
Text
051003518.pdf

Download (2MB) | Preview

Actions (login required)

View Item View Item